3 Vihara di Kota Tegal, Jejak Ibadah Buddha dari Metta hingga Maitreya

3 Vihara di Kota Tegal, Jejak Ibadah Buddha dari Metta hingga Maitreya

Vihara Kota Tegal
Kota Tegal memiliki tiga vihara, yaitu Metta Vihara, Vihara Ksanti Maitreya, dan Vihara Meditation Center, yang menjadi tempat ibadah sekaligus bagian dari keberagaman kehidupan beragama masyarakat setempat.
Table of Contents

Kota Tegal, Jawa Tengah, memiliki tiga vihara yang menjadi tempat ibadah dan kegiatan keagamaan umat Buddha. Ketiga tempat tersebut meliputi Metta Vihara, Vihara Ksanti Maitreya, dan Vihara Meditation Center. Keberadaan vihara tersebut memperlihatkan kehidupan keagamaan masyarakat yang beragam sekaligus menjadi bagian dari sejarah perkembangan komunitas Buddha di Kota Bahari.

Metta Vihara Menjadi Jejak Sejarah Umat Buddha Tegal

Metta Vihara berlokasi di Jalan Udang Nomor 8, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat. Vihara ini memiliki sejarah panjang sejak komunitas umat Buddha mulai membangun tempat ibadah bersama pada akhir dekade 1950-an.

Sejumlah tokoh Buddha setempat mendirikan Cetiya Tipadma sekitar 1958. Tempat ibadah tersebut kemudian berkembang menjadi Metta Vihara. Bhikkhu Narada Mahathera dari Sri Lanka bersama Bhikkhu Khemasarano meresmikan vihara ini pada 12 Desember 1969.

Nama Metta berasal dari bahasa Pali yang memiliki arti cinta kasih. Makna tersebut mencerminkan nilai kasih sayang dan kepedulian dalam ajaran Buddha.

Vihara Ksanti Maitreya di Kawasan Tegal Timur

Vihara Ksanti Maitreya berada di Jalan Veteran Nomor 51, Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur. Tempat ibadah ini melayani umat Buddha yang mengikuti tradisi Maitreya.

Vihara ini menjadi salah satu tempat ibadah Buddha Maitreya di Kota Tegal. Bangunannya juga memiliki altar sebagai bagian dari fasilitas peribadatan.

Lokasinya berada di kawasan perkotaan yang memiliki aktivitas komunitas dan sejarah permukiman masyarakat Tionghoa.

Meditation Center Menjadi Pusat Kegiatan Umat Buddha

Vihara Meditation Center beralamat di Jalan Slamet Riyadi Nomor 17, Kota Tegal. Tempat ibadah ini berada di bawah naungan Yayasan Meditation Center Tegal.

Yayasan Meditation Center Tegal berdiri pada 7 Desember 2007 dengan nama Paguyuban Meditation Center. Pengelola kemudian membangun gedung di Jalan Slamet Riyadi dan meresmikannya pada Juli 2012.

Pada perayaan Tri Suci Waisak 2023, umat Buddha melaksanakan ibadah di Meditation Center bersama Metta Vihara. Kegiatan tersebut menunjukkan peran kedua tempat ibadah dalam kehidupan spiritual masyarakat setempat.

Ketiga vihara tersebut memperlihatkan keberadaan komunitas Buddha yang terus menjalankan kegiatan keagamaan di Kota Tegal.

PakistanIndonesia.com mengajak pembaca mengenal lebih dekat keberagaman tempat ibadah dan kehidupan masyarakat di berbagai daerah Indonesia.

Pembaca juga dapat menemukan artikel lain tentang sejarah lokal, tradisi keagamaan, serta kekayaan budaya Nusantara melalui berbagai liputan PakistanIndonesia.com.

Last Updated: 7 November 2026, 11:10

Bagikan:

Search

Artikel Lainnya

Ayo Menelusuri