Pakindo adalah platform yang bertujuan untuk mempererat hubungan budaya, sosial, dan ekonomi antara masyarakat kedua negara. Kami hadir untuk menghapus hambatan, memperkuat kolaborasi, serta menciptakan ruang bagi pemahaman yang lebih mendalam.
Pakistan Indonesia dalam Membangun Kerjasama & Mempererat Persahabatan
20+
Jumlah Anggota
30+
Jumlah Penulis
10+
Jumlah Mitra
5+
Penghargaan
75
Tahun Bersama
75 Tahun Bersama dalam Persahabatan & Kolaborasi
Hubungan antara Indonesia dan Pakistan telah terjalin selama lebih dari 75 tahun, didasarkan pada nilai-nilai persaudaraan, saling menghormati, dan kerja sama strategis. Meskipun terpisah secara geografis, kedua negara memiliki ikatan budaya dan sejarah yang kuat, berbagi visi untuk perdamaian global, serta aktif dalam pertukaran budaya dan ekonomi.
Melalui kerja sama bilateral di berbagai sektor, termasuk perdagangan, pendidikan, dan pariwisata, Pakistan dan Indonesia terus memperkuat kemitraan mereka. Kedekatan ini tidak hanya tercermin dalam hubungan diplomatik, tetapi juga dalam interaksi masyarakat yang semakin erat. Komitmen bersama untuk stabilitas regional dan global menjadi fondasi penting dalam menjaga hubungan yang harmonis dan berkelanjutan.
Tujuan Kami
Menghubungkan Pakistan & Indonesia
Pakindo adalah platform yang bertujuan untuk mempererat hubungan budaya, sosial, dan ekonomi antara masyarakat kedua negara. Kami hadir untuk menghapus hambatan, memperkuat kolaborasi, serta menciptakan ruang bagi pemahaman yang lebih mendalam.
Platform ini membantu menghilangkan stereotip dan kesalahpahaman antara masyarakat Indonesia dan Pakistan dengan menampilkan informasi yang akurat dan berimbang.
Menampilkan keindahan alam, adat istiadat, serta pencapaian ekonomi dan sosial dari kedua negara untuk meningkatkan rasa saling menghormati dan memahami.
Membuka peluang kerja sama dalam bidang bisnis, pendidikan, pariwisata, dan pengembangan sosial, sehingga kedua negara bisa saling belajar dan berkembang bersama.
Menciptakan komunitas di mana masyarakat dapat berinteraksi, berbagi pengalaman, serta membangun hubungan yang lebih erat di berbagai bidang.
Pakistan Utara
Bali, Indonesia
Tagline Kami
Menghubungkan Pakistan Indonesia dalam Membangun Kolaborasi Tanpa Batas
Mewujudkan hubungan erat antara Pakindo melalui budaya, perdagangan, dan pendidikan. Dengan semangat persaudaraan, kami membuka peluang kolaborasi tanpa batas untuk masa depan yang lebih maju dan harmonis.
pakindoice@gmail.com
Istana Al Barkat
+62 857-1804-1993
Baca Berita Terkini
Indonesia Perkuat Kerja Sama Perdagangan dengan Rusia
Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti menegaskan komitmen Indonesia untuk terus memperkuat kerja sama strategis dengan Rusia, khususnya dalam sektor perdagangan dan ekonomi kedua negara, seperti diberitakan Antara News.
Mentan Sebut Pupuk RI Tembus Australia, Harga Nasional Turun 20 Persen
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut industri pupuk nasional semakin kuat setelah ekspor ke Australia. Sementara itu, harga pupuk dalam negeri berhasil turun 20 persen, seperti diberitakan Antara News.
Kementerian Ekraf Jajaki Kolaborasi untuk Memperkuat Ekosistem Esports
Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) menjajaki peluang kolaborasi dengan Riot Games untuk memperkuat ekosistem esports nasional, seperti diberitakan Antara News. Saat menerima audiensi perwakilan Riot Games di Jakarta, Kamis, Menteri Ekonomi
Wamendukbangga: Kolaborasi Ayah-Ibu Kunci Utama Ketahanan Keluarga
Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga)/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka mengemukakan pentingnya pembagian peran seimbang antara ayah dan ibu untuk ketahanan keluarga, seperti diberitakan Antara News.
Produk Ekraf Jakarta Bakal Dipamerkan di Milan pada Juni 2026
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyampaikan bahwa produk ekonomi kreatif (ekraf) ibu kota akan dipamerkan di Galeri Indonesia Trade Promotion Center Milan pada 1-30 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian
HCC: 6 dari 10 Anak Muda Urban Lebih Memilih Swadiagnosis saat Sakit
Studi terbaru dari Health Collaborative Center (HCC) menunjukkan hampir 60 persen anak muda usia di bawah 40 tahun memilih swadiagnosis terlebih dahulu ketika mengalami keluhan kesehatan. Mereka tidak langsung berkonsultasi