Perpustakaan menjadi tempat yang menyimpan beragam karya tulis dan karya cetak untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, mulai dari pendidikan dan penelitian hingga hiburan. Berdasarkan informasi dari GoodStats, perpustakaan tidak hanya berperan sebagai pusat informasi yang akurat, tetapi juga menjadi bagian penting dalam upaya melestarikan budaya melalui berbagai koleksi berbentuk tulisan.
Di Indonesia, perpustakaan terbagi ke dalam beberapa jenis, seperti perpustakaan khusus, sekolah, perguruan tinggi, dan umum. Pengelompokan tersebut didasarkan pada sejumlah aspek, termasuk jenis koleksi serta lembaga yang mengelolanya. Sementara itu, perpustakaan yang telah melalui serangkaian penilaian formal dan memperoleh pengakuan resmi dari lembaga berwenang dapat menyandang predikat terakreditasi. Sebagai ibu kota Indonesia, DKI Jakarta memiliki perpustakaan dengan fasilitas relatif lengkap, salah satunya yakni Perpustakaan Nasional Republik Indonesia atau Perpusnas RI.
Sebaran Perpustakaan Terakreditasi di Jakarta 2025
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), DKI Jakarta memiliki 715 perpustakaan terakreditasi pada 2025. Jakarta Timur menjadi wilayah dengan jumlah perpustakaan terakreditasi terbanyak di Jakarta. Jumlahnya mencapai 197 perpustakaan. Jumlah tersebut terdiri dari tujuh perpustakaan khusus, 160 perpustakaan sekolah, delapan perpustakaan perguruan tinggi, dan 22 perpustakaan umum.
Peringkat kedua diraih oleh Jakarta Selatan dengan 168 perpustakaan terakreditasi. Jumlah ini meliputi 14 perpustakaan khusus, 126 perpustakaan sekolah, 16 perpustakaan perguruan tinggi, dan 12 perpustakaan umum.
Jakarta Pusat menyusul di posisi ketiga dengan total 129 perpustakaan. Angka ini terdiri dari 28 perpustakaan khusus, 84 perpustakaan sekolah, tujuh perpustakaan perguruan tinggi, dan 10 perpustakaan umum. Di urutan keempat dan kelima terdapat Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Masing-masing memiliki 121 dan 93 perpustakaan yang mendapatkan akreditasi.
Jumlah perpustakaan di Jakarta Barat terdiri dari satu perpustakaan khusus, 100 perpustakaan sekolah, delapan perpustakaan perguruan tinggi, dan 12 perpustakaan umum. Sementara Jakarta Utara meliputi empat perpustakaan khusus, 73 perpustakaan sekolah, tiga perpustakaan perguruan tinggi, dan 13 perpustakaan umum.
Sementara itu, Kepulauan Seribu hanya memiliki tujuh perpustakaan terakreditasi, menjadi yang paling sedikit di Jakarta. Wilayah ini tidak memiliki perpustakaan khusus dan perguruan tinggi, hanya terdapat lima perpustakaan sekolah dan dua perpustakaan umum. Kondisi ini menunjukkan masih terdapat tantangan dalam pemerataan akses literasi rakyat ibu kota.
Penutup
Berdasarkan data BPS, DKI Jakarta memiliki 715 perpustakaan terakreditasi pada 2025. Jakarta Timur menjadi wilayah dengan jumlah terbanyak, yakni 197 perpustakaan, sedangkan Kepulauan Seribu memiliki jumlah paling sedikit dengan tujuh perpustakaan terakreditasi.
Jangan lewatkan artikel menarik lainnya seputar ekonomi, kesehatan, nasional, olahraga, otomotif, religi, pariwisata, pendidikan, politik, seni budaya, dan teknologi hanya di PakistanIndonesia.com.