10 Provinsi Penghasil Kapulaga Terbesar di Indonesia 2025

10 Provinsi Penghasil Kapulaga Terbesar di Indonesia 2025

provinsi penghasil kapulaga terbesar
Foto: GoodStats
Table of Contents

Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan kekayaan tanaman biofarmaka yang melimpah. Tanaman biofarmaka merupakan tanaman yang memiliki khasiat untuk menyembuhkan atau mencegah penyakit. Di Indonesia, jenis tanaman ini dapat tumbuh subur karena didukung oleh iklim dan tanahnya. Bahkan, tanaman obat dari Indonesia ini menjadi salah satu komoditas ekspor unggulan yang dibutuhkan oleh negara lain.

Berdasarkan informasi dari GoodStats, salah satu tanaman biofarmaka yang masih dari keluarga jahe-jahean adalah kapulaga. Tanaman ini berbentuk seperti kacang dan memiliki biji kecil di dalam polongnya. Aromanya yang khas membuatnya dijuluki sebagai “Ratu Rempah”. Selain itu, kapulaga juga banyak dimanfaatkan sebagai penyedap masakan (terutama untuk gulai dan kari), penambah aroma pada minuman, dan obat herbal. Kapulaga memiliki berbagai manfaat di antaranya membantu menjaga daya tahan tubuh, mengontrol tekanan darah, memperbaiki masalah pencernaan, hingga mencegah bau mulut.

Daftar Provinsi Penghasil Kapulaga Terbesar di Indonesia 2025

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis daftar provinsi penghasil tanaman biofarmaka di Indonesia pada 2025, salah satunya tanaman kapulaga. Jawa Barat meraih predikat pertama sebagai produsen kapulaga terbesar tingkat nasional. Angka produksinya menyentuh 110,5 juta kilogram (kg) pada tahun lalu. Fenomena ini menunjukkan peran Jawa Barat sebagai sentra utama produksi kapulaga nasional.

Di posisi kedua terdapat Jawa Tengah dengan produksi kapulaga sebesar 33,7 juta kg. Sementara itu, peringkat ketiga juga diduduki oleh provinsi dari Jawa yakni Jawa Timur. Jumlah produksi kapulaga di provinsi tersebut mencapai 5,4 juta kg. Jika dijumlahkan, angka produksi di ketiga provinsi teratas tersebut mencapai 149,7 juta kg atau 97,31% dari total produksi Indonesia pada 2025.

Pulau Sumatra diwakili oleh Sumatra Barat dan Sumatra Utara dengan angka produksi kapulaga masing-masing 1,7 juta kg dan 1,6 juta kg. Daftar produsen kapulaga terbesar turut diisi oleh Banten (197,5 ribu kg), DI Yogyakarta (141,5 ribu kg), Aceh (139 ribu kg), Nusa Tenggara Barat (125,2 ribu kg), dan Lampung (120,2 ribu kg).

Secara nasional, kapulaga menjadi tanaman biofarmaka dengan total produksi terbesar kedua setelah jahe pada 2025. Tanaman ini diklasifikasikan ke dalam beberapa jenis antara lain kapulaga hijau, kapulaga Jawa, kapulaga hitam, dan kapulaga putih. Uniknya, dalam situs Mongabay disebutkan bahwa kapulaga putih hanya dapat ditemukan di Indonesia. Bahkan, kapulaga menjadi rempah termahal ketiga di dunia.

Penutup

Berdasarkan data BPS 2025, Jawa Barat menjadi provinsi penghasil kapulaga terbesar di Indonesia dengan produksi 110,5 juta kg, diikuti Jawa Tengah sebesar 33,7 juta kg dan Jawa Timur sebesar 5,4 juta kg. Ketiga provinsi tersebut menyumbang 149,7 juta kg atau 97,31% dari total produksi kapulaga Indonesia pada 2025.

Jangan lewatkan artikel menarik lainnya seputar ekonomi, kesehatan, nasional, olahraga, otomotif, religi, pariwisata, pendidikan, politik, seni budaya, dan teknologi hanya di PakistanIndonesia.com.

Last Updated: 19 September 2026, 08:00

Bagikan:

Search

Artikel Lainnya

Ayo Menelusuri