Luas perairan laut Indonesia membentang seluas kurang lebih 6,4 juta km². Wilayah tersebut mencakup Perairan Pedalaman dan Perairan Kepulauan, Laut Teritorial, dan Zona Ekonomi Eksklusif. Berdasarkan informasi dari GoodStats, wilayah laut Indonesia mendominasi lebih dari 63% dari total wilayah nasionalnya, membuatnya berhasil menyandang predikat negara maritim. Luasnya wilayah laut ini berbanding lurus dengan potensi sumber daya hayati yang juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat pesisir.
Sebagian besar potensi perikanan tangkap Indonesia terpusat pada perairan di wilayah Indonesia timur. Melimpahnya sumber daya kelautan seperti ikan di kawasan ini menjadikan sektor maritim sebagai salah satu tonggak utama perekonomian lokal dan sumber penghidupan. Tingginya produktivitas laut di wilayah Indonesia Timur tidak hanya menempatkan kawasan ini sebagai lumbung perikanan nasional, melainkan juga pusat konsumsi ikan yang signifikan. Ketersediaan sumber daya laut yang melimpah berdampak langsung pada tingginya angka konsumsi ikan per kapita, bahkan konsisten melampaui rata-rata konsumsi nasional.
Daftar Provinsi dengan Konsumsi Ikan Tertinggi di Indonesia 2025
Adapun tingkat konsumsi ikan masyarakat Indonesia di tataran nasional berada di angka 26,08 kg per kapita pada tahun 2025. Sementara itu, pada tataran regional, tingkat konsumsi ikan tertinggi didominasi oleh Sulawesi Utara. Konsumsinya mencapai 48,97 kg per kapita, hampir dua kali lipat dari rata-rata konsumsi nasional.
Melangkah lebih jauh ke timur, Papua Selatan menyusul di posisi kedua dengan tingkat konsumsi ikan mencapai 44,44 kg per kapita pada 2025. Peringkat ketiga masih berasal dari Pulau Papua, yaitu Papua Barat Daya dengan konsumsi 44,38 kg ikan per kapita. Angka tersebut hanya terpaut 60 gram lebih sedikit dibandingkan Papua Selatan.
Selanjutnya pada urutan keempat adalah Sulawesi Tenggara dengan konsumsi 43,5 kg ikan per kapita. Posisi tersebut disusul oleh Maluku Utara dengan konsumsi 43,28 kg per kapita. Beralih ke posisi keenam dan ketujuh, konsumsi ikan di Kepulauan Riau dan Maluku berada pada kisaran 41 kg per kapita. Masing-masing mencatat konsumsi 41,83 kg dan 41,26 kg per kapita.
Daftar provinsi dengan konsumsi ikan terbesar pada 2025 ditutup oleh Kepulauan Bangka Belitung dengan konsumsi mencapai 40,49 kg per kapita. Gorontalo berada setelahnya dengan konsumsi 40,18 kg per kapita. Sementara itu, Kalimantan Utara mencatat konsumsi sebesar 39,31 kg per kapita.
Penutup
Data Kementerian Kelautan dan Perikanan menunjukkan tingkat konsumsi ikan masyarakat Indonesia pada 2025 sebesar 26,08 kg per kapita. Sulawesi Utara mencatat konsumsi tertinggi dengan 48,97 kg per kapita. Papua Selatan menyusul dengan 44,44 kg per kapita, diikuti Papua Barat Daya sebesar 44,38 kg per kapita.
Jangan lewatkan artikel menarik lainnya seputar ekonomi, kesehatan, nasional, olahraga, otomotif, religi, pariwisata, pendidikan, politik, seni budaya, dan teknologi hanya di PakistanIndonesia.com.