Taman sebagai salah satu bentuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) memiliki peran penting dalam kawasan perkotaan. Selain mempercantik tata kota, taman juga berfungsi sebagai paru-paru kota yang membantu menyerap polusi, menjadi area resapan air, serta menyediakan ruang publik bagi masyarakat untuk berekreasi dan beraktivitas. Sebagian besar taman juga dapat diakses secara gratis dan terbuka untuk umum.
Mengacu pada Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, luas ideal Ruang Terbuka Hijau ditetapkan minimal 30% dari total luas wilayah. Dari jumlah tersebut, 20% diperuntukkan bagi RTH publik yang dikelola pemerintah, sedangkan 10% sisanya merupakan RTH privat yang dikelola oleh swasta atau masyarakat. Berdasarkan informasi dari GoodStats, di kota-kota besar seperti Jakarta, taman menjadi salah satu pilihan untuk melepas penat. Hal ini terjadi di tengah padatnya aktivitas, deretan gedung tinggi, dan polusi perkotaan.
Daftar Taman di Jakarta dengan Pengunjung Terbanyak
Berdasarkan data dari Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, terdapat beberapa taman di Jakarta yang ramai dikunjungi masyarakat pada 2025. Peringkat pertama ditempati oleh Tebet Eco Park yang memiliki 926.235 pengunjung. Lokasinya berada di Jakarta Selatan dan memiliki luas 7,3 hektare. Pengunjung dapat menikmati sensasi harmoni antara fungsi ekologi, sosial, edukasi, hingga rekreasi. Tingginya volume pengunjung di Tebet Eco Park juga dilatarbelakangi oleh lokasinya yang strategis serta tidak dipungut biaya masuk.
Di urutan kedua terdapat Taman Lapangan Banteng yang berada di Jakarta Pusat. Jumlah kunjungannya pada 2025 mencapai 258.513 pengunjung. Luas taman ini menyentuh 10,1 hektare dengan ikon utamanya yakni Monumen Pembebasan Irian Barat.
Posisi ketiga kembali diisi oleh taman yang berada di Jakarta Selatan yakni Taman Bumi Perkemahan Ragunan dengan 81.993 pengunjung. Sesuai namanya, tempat ini memiliki area perkemahan. Taman ini juga dapat digunakan untuk kegiatan outdoor lain, seperti camping, outbond, hingga pelatihan organisasi.
Jajaran taman dengan pengunjung terbanyak lainnya diisi oleh Taman Hutan Kota Penjaringan dengan 77.270 pengunjung dan Taman Puring dengan 73.551 pengunjung. Taman Kumbang Sereh mencatat 59.485 pengunjung, sedangkan Taman Warung Silah memiliki 49.377 pengunjung. Selanjutnya, Taman Cattleya mencatat 44.185 pengunjung dan Taman Langsat sebanyak 42.220 pengunjung. Taman Kampung Baru berada di urutan terakhir dengan 33.607 pengunjung.
Penutup
Berdasarkan data Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, Tebet Eco Park menjadi taman dengan jumlah pengunjung terbanyak di Jakarta pada 2025, yakni 926.235 orang. Selanjutnya, Taman Lapangan Banteng mencatat 258.513 pengunjung dan Taman Bumi Perkemahan Ragunan sebanyak 81.993 pengunjung. Tujuh taman lainnya juga masuk dalam daftar dengan jumlah kunjungan masing-masing.
Jangan lewatkan artikel menarik lainnya seputar ekonomi, kesehatan, nasional, olahraga, otomotif, religi, pariwisata, pendidikan, politik, seni budaya, dan teknologi hanya di PakistanIndonesia.com.