Minat membaca masyarakat Indonesia tergolong rendah dibandingkan negara-negara lain berdasarkan skor Programme for International Student Assessment (PISA). Bahkan, berdasarkan data UNESCO, tingkat minat baca masyarakat Indonesia hanya 0,001% atau hanya satu dari 1.000 orang yang rajin membaca. Salah satu solusi dari permasalahan ini dapat dilakukan melalui fasilitas publik yang bersifat open access, seperti taman bacaan.
Berdasarkan informasi dari GoodStats, taman baca atau yang juga disebut Taman Bacaan Masyarakat (TBM) menyediakan akses bahan bacaan serta sarana belajar bagi masyarakat semua kalangan usia. Umumnya, taman bacaan menyediakan buku dan informasi yang dapat diakses dengan murah atau bahkan gratis. Fasilitas ini turut berperan dalam menumbuhkan minat dan budaya literasi di luar lingkungan sekolah. Lebih dari itu, taman bacaan juga menjadi pusat kegiatan kreativitas, seperti mendongeng, menulis, atau diskusi.
Sebaran Taman Bacaan di Setiap Wilayah Jakarta
Berdasarkan data dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta dalam Profil Statistik Jakarta Volume 8 Tahun 2026, terdapat 70 taman bacaan yang tersebar dalam enam wilayah administratif DKI Jakarta. Dua wilayah yang memiliki taman bacaan terbanyak yakni Jakarta Selatan dan Jakarta Utara, dengan jumlah masing-masing 16 taman.
Keberadaan taman bacaan di Jakarta Selatan tersebar di beberapa titik yakni kecamatan Mampang Prapatan, Pasar Minggu, Tebet, Pesanggrahan, Jagakarsa, Cilandak, Kebayoran Baru, dan Kebayoran Lama. Sementara itu, di Jakarta Utara, taman bacaan dapat dijumpai di Pademangan, Koja, Tanjung Priok, dan Cilincing.
Jakarta Timur menyusul tepat di bawahnya dengan selisih cukup tipis, yakni terdapat 14 taman bacaan. Persebarannya mencakup di wilayah Matraman, Pulo Gadung, Jatinegara, Duren Sawit, Cakung, Kramat Jati, Pasar Rebo, Ciracas, dan Cipayung.
Di urutan keempat, Jakarta Barat memiliki 12 taman bacaan yang dapat ditemui di Kalideres, Grogol Petamburan, Kebon Jeruk, Palmerah, Duri Selatan, dan Kembangan. Jakarta Pusat memiliki 10 taman bacaan yang berada di Menteng, Gambir, Kemayoran, Senen, dan Tanah Abang. Sementara itu, Kepulauan Seribu hanya memiliki dua taman bacaan, paling sedikit dibandingkan wilayah Jakarta lainnya.
Penutup
Sebanyak 70 taman bacaan tersebar di enam wilayah administratif DKI Jakarta. Jakarta Selatan dan Jakarta Utara memiliki jumlah terbanyak, masing-masing 16 taman bacaan. Sementara itu, Kepulauan Seribu memiliki jumlah paling sedikit dengan dua taman bacaan.
Jangan lewatkan artikel menarik lainnya seputar ekonomi, kesehatan, nasional, olahraga, otomotif, religi, pariwisata, pendidikan, politik, seni budaya, dan teknologi hanya di PakistanIndonesia.com.