Pakistan menutup Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 4 Oktober dengan koleksi 10 medali, yakni dua perak dan delapan perunggu. Kontingen tersebut menempati peringkat ke-29 klasemen akhir tanpa meraih medali emas. Meski belum mencapai podium tertinggi, hasil ini menjadi perolehan medali terbaik Pakistan dalam ajang tersebut sejak 2002.
Asian Games 2026 Catat Perolehan Medali Terbaik Pakistan Sejak 2002
Raihan 10 medali menunjukkan peningkatan performa Pakistan dibandingkan sejumlah edisi sebelumnya. Pada Asian Games 2023, Pakistan hanya membawa pulang tiga medali. Jumlah tersebut meningkat menjadi 10 medali pada edisi 2026, meskipun masih berada di bawah catatan 13 medali pada 2002.
Dua medali perak Pakistan berasal dari cabang olahraga beregu. Tim kriket putra kalah dari India dengan selisih 19 runs pada pertandingan final, sedangkan tim squash putra harus puas menjadi runner-up setelah menghadapi Malaysia.
Delapan Medali Perunggu Pakistan Berasal dari Tujuh Cabang Olahraga
Pakistan memperoleh delapan medali perunggu dari sejumlah pertandingan beregu dan perorangan. Capaian tersebut memperlihatkan kontribusi atlet di luar cabang olahraga yang selama ini menjadi andalan negara itu.
Berikut rincian perolehan medali perunggu Pakistan:
- Kriket putri: Tim meraih perunggu setelah mengalahkan Bangladesh dalam perebutan tempat ketiga.
- Hoki lapangan putra: Tim mengakhiri penantian medali sejak 2014 setelah mengalahkan Korea Selatan dengan skor 5-3.
- Voli putra: Tim mencatat sejarah dengan meraih medali Asian Games pertama sejak 1962 setelah menaklukkan Tiongkok dengan skor 3-0.
- Squash tunggal putra: Noor Zaman dan Mohammad Ashab Irfan masing-masing memperoleh medali perunggu.
- Mixed martial arts: Asim Khan meraih perunggu pada kelas 60 kilogram putra.
- Menembak: Ghulam Mustafa Bashir menyumbangkan medali dari nomor pistol cepat 25 meter putra.
- Esports: Tim 4Thrives meraih perunggu dalam kompetisi PUBG Mobile.
Raihan Medali Asian Games 2026 Jadi Modal Pakistan untuk Kompetisi Berikutnya
Perolehan medali ini mengakhiri sejumlah penantian panjang Pakistan, terutama pada cabang voli putra dan hoki lapangan putra. Hasil tersebut juga memperlihatkan kontribusi kriket putri, squash, menembak, MMA, dan esports terhadap prestasi kontingen.
Meski gagal membawa pulang emas, Pakistan memiliki capaian positif untuk menjadi bahan evaluasi pembinaan atlet. Peningkatan hasil pada kompetisi mendatang akan bergantung pada persiapan, konsistensi performa, dan pengembangan atlet di berbagai cabang olahraga.
Pembaca dapat mengikuti perkembangan olahraga internasional dan kiprah atlet Asia melalui artikel-artikel lain di PakistanIndonesia.com. Beragam berita olahraga menghadirkan informasi mengenai hasil pertandingan, prestasi atlet, dan perkembangan kompetisi regional maupun global.
Jangan lewatkan artikel terbaru PakistanIndonesia.com untuk mengikuti cerita di balik pencapaian atlet dan tim dari berbagai negara. Informasi tersebut dapat membantu pembaca memahami dinamika olahraga internasional serta perjalanan negara-negara peserta dalam mengejar prestasi.