E-Commerce Pakistan Menggeser India & Indonesia? Data Terbaru Bikin Shock!

E-Commerce Pakistan Menggeser India & Indonesia? Data Terbaru Bikin Shock!

Bagikan

Benarkah E-Commerce Pakistan Mulai Menggeser India & Indonesia?

Pertanyaan ini sempat dianggap lelucon beberapa tahun lalu. Tapi sekarang?
Data terbaru bikin banyak analis regional geleng-geleng kepala.

Sebab E-Commerce Pakistan tidak hanya naik, tapi meledak cepat, sampai-sampai beberapa indikator pertumbuhan mengungguli dua pasar raksasa: India dan Indonesia.

Banyak yang nggak siap menerima fakta ini.
Tapi angka di lapangan nggak bisa bohong.

 

Lonjakannya Bukan Main – Pertumbuhan E-Commerce Pakistan Melesat 80%

Dalam 2 tahun terakhir, pertumbuhan pembelian online, transaksi digital, serta munculnya ribuan merchant baru di Pakistan melonjak drastis.

Pendorong kenaikan besar ini:

  • Gen Z Pakistan makin mendominasi pasar digital
  • Platform lokal seperti Daraz, PriceOye, Telemart, dan Krave jadi raja baru
  • Sistem pembayaran digital (UPaisa, JazzCash, Easypaisa) makin stabil
  • Penetrasi internet murah + smartphone kelas mid-end meledak besar

Perpaduan ini bikin pertumbuhan E-Commerce Pakistan jauh lebih cepat dibanding negara tetangganya.

Di beberapa kategori, Pakistan bahkan mengalami pertumbuhan yang lebih agresif dibanding India & Indonesia—terutama di mobile commerce, fashion, gadget, dan FMCG.

 

Kok Bisa Pakistan Tiba-Tiba Jadi “Pemain Serius”?

Pakistan sedang mengalami shifting budaya belanja tercepat di Asia Selatan.

Dan faktor pemicunya:

  1. Platform Lokal yang Lebih Dipercaya dari Marketplace Asing

Beda dengan India & Indonesia yang sering didominasi pemain besar global, Pakistan punya keunikan:
platform lokal jauh lebih dipercaya.

PriceOye, misalnya, tumbuh gila-gilaan karena hanya menjual produk original + fokus pada niche elektronik.

  1. Gen Z Pakistan Sangat Online-Oriented

Mereka:

  • belanja lewat ponsel,
  • ikut flash sale,
  • follow influencer lokal,
  • dan suka produk custom.

Ini membuat pasar digital naik tanpa hambatan.

  1. Perusahaan & UMKM Masuk Online Massal

Dalam 2 tahun terakhir, ribuan bisnis tradisional Pakistan mendadak “go online” karena kebutuhan survival pasca krisis ekonomi.
Dampaknya? Marketplace ramai, transaksi naik.

  1. Sistem Pembayaran Digital Makin Matang

JazzCash dan Easypaisa membuat transaksi online super gampang, bahkan untuk pengguna yang tidak punya rekening bank.

Hasilnya:
adopsi digital melesat tajam.

 

Inilah Bagian Paling Kontroversial: Pakistan Lebih Gesit dari Indonesia & India

Jika dilihat dari angka “pertumbuhan” (growth rate), bukan “total pasar”, Pakistan kini menjadi:

Salah Satu Pasar E-commerce dengan Pertumbuhan Tercepat di Asia Selatan.

Sementara India dan Indonesia pasar besar, tapi:

  • pertumbuhan mulai melambat,
  • biaya iklan makin mahal,
  • kompetisi terlalu jenuh,
  • ada pembatasan regulasi baru terkait cross-border & marketplace.

Di sisi lain, Pakistan justru lari kencang dari belakang, tanpa beban.

Inilah yang bikin analis shock.
Karena menurut tren, Pakistan punya peluang menyalip dalam adopsi digital dalam 3–5 tahun ke depan.

 

Platform yang Lagi Jadi Bintang E-Commerce Pakistan

Beberapa nama besar yang kini merajai pasar:

a. Daraz

Marketplace paling besar, sering disebut “Lazada versi Pakistan”.

b. PriceOye

Fokus elektronik, HP, gadget, pertumbuhannya sangat brutal karena trust tinggi.

c. Telemart

Marketplace tech modern dengan customer base loyal.

d. Krave

Brand fast-fashion online yang meroket di kalangan Gen Z.

Yang bikin unik:
platform-platform ini berasal dari lokal Pakistan, bukan pemain luar.

 

Masa Depan E-Commerce Pakistan: Terlalu Cerah untuk Diremehkan

Dengan pertumbuhan pengguna internet yang luar biasa, demografi muda yang besar, dan inovasi pembayaran yang terus berkembang, masa depan e-commerce Pakistan bener-bener kelihatan CERAH.

Jika tren ini terus berlanjut:

  • brand global akan masuk Pakistan,
  • UMKM lokal makin naik kelas,
  • ekspor digital dan cross-border commerce bakal muncul,
  • dan Pakistan resmi jadi kompetitor nyata di Asia Selatan.

Dan ya, bersaing langsung dengan India & Indonesia.

 

Jangan Remehkan E-Commerce Pakistan

Dulu Pakistan dianggap “tertinggal” dalam digital commerce.
Sekarang?
Mereka bukan hanya mengejar — tapi mulai mendekati level rival besar di kawasan.

Dengan pasar muda, pertumbuhan eksplosif, dan platform lokal kuat, E-Commerce Pakistan adalah fenomena baru yang harus diperhatikan semua pemain digital Asia.

Siap atau tidak…
Pakistan sedang naik, kencang, dan nggak pelan-pelan.

 

Ayo Menelusuri