Terungkap Lengkap! Sejarah Musik Qawwali dari Ritual Sufi hingga Panggung Dunia

Terungkap Lengkap! Sejarah Musik Qawwali dari Ritual Sufi hingga Panggung Dunia

Sejarah Musik Qawwali
Alunan Qawwali terus hidup sebagai suara spiritual yang menembus batas budaya dan zaman. Sumber gambar: Pratha

Bagikan

Musik Qawwali merupakan salah satu tradisi musik religius Islam yang tumbuh dan berkembang di kawasan Asia Selatan. Irama yang repetitif, vokal yang penuh emosi, serta lirik spiritual menjadikan Qawwali sebagai medium ekspresi keagamaan yang khas dan mendalam.

Di balik popularitasnya saat ini, sejarah musik Qawwali memiliki perjalanan panjang yang berkaitan erat dengan dakwah sufisme, dinamika sosial masyarakat India dan Pakistan, serta peran tokoh-tokoh spiritual yang menjadikannya sarana mendekatkan diri kepada Tuhan.

Sejarah Musik Qawwali dan Akar Sufisme

Sejarah musik Qawwali dapat ditelusuri sejak abad ke-13, ketika Islam berkembang pesat di anak benua India. Tradisi ini lahir dari praktik sama’, yaitu mendengarkan musik sebagai bentuk ibadah dalam tasawuf, khususnya di lingkungan tarekat Chishti.

Qawwali digunakan para sufi sebagai sarana dakwah yang mampu menjangkau masyarakat luas. Melalui musik, ajaran cinta ilahi, kerendahan hati, dan kedekatan dengan Tuhan dapat disampaikan secara emosional dan mudah diterima.

Peran Amir Khusrau dalam Lahirnya Qawwali

Tokoh penting dalam sejarah musik Qawwali adalah Amir Khusrau (1253–1325), seorang penyair, musisi, dan murid dari sufi besar Nizamuddin Auliya. Ia dikenal sebagai figur yang meletakkan dasar Qawwali dengan memadukan unsur musik Persia, Arab, dan tradisi lokal India.

Amir Khusrau juga memperkaya Qawwali melalui penggunaan berbagai bahasa, seperti Persia dan Hindavi, sehingga musik ini menjadi lintas budaya dan dapat diterima oleh beragam lapisan masyarakat.

Fungsi Sosial dan Religius Qawwali

Dalam praktiknya, Qawwali sering dipentaskan di dargah atau makam para wali. Pertunjukan ini tidak hanya menjadi ritual keagamaan, tetapi juga ruang sosial tempat masyarakat berkumpul dan merasakan pengalaman spiritual bersama.

Lirik Qawwali umumnya berisi pujian kepada Tuhan, Nabi Muhammad, serta kisah cinta simbolik antara manusia dan Sang Pencipta. Repetisi lirik dan tempo yang meningkat diyakini dapat membawa pendengar pada kondisi ekstase spiritual atau wajd.

Ciri Khas Musik dan Pertunjukan Qawwali

Secara musikal, Qawwali ditandai dengan dominasi vokal utama yang didukung paduan suara, harmonium, serta alat perkusi seperti tabla dan dholak. Pertunjukan biasanya berlangsung cukup lama dan bersifat interaktif antara penyanyi dan audiens.

Interaksi ini menjadi bagian penting dari pengalaman Qawwali, karena respons penonton turut membangun suasana emosional dan spiritual dalam pertunjukan.

Globalisasi dan Popularitas Qawwali Modern

Memasuki abad ke-20, sejarah musik Qawwali mengalami perubahan signifikan seiring berkembangnya teknologi rekaman. Musik ini mulai dikenal di luar Asia Selatan melalui radio, kaset, dan konser internasional.

Nama Nusrat Fateh Ali Khan disebut sebagai tokoh yang berjasa besar membawa Qawwali ke panggung global. Melalui kolaborasi dengan musisi Barat, ia memperkenalkan Qawwali kepada audiens dunia tanpa menghilangkan esensi spiritualnya.

Sejarah musik Qawwali membuktikan bahwa seni dan spiritualitas dapat berjalan beriringan melintasi ruang dan waktu. Dari ritual sufi hingga konser internasional, Qawwali tetap mempertahankan identitasnya sebagai musik penghubung manusia dengan nilai-nilai ketuhanan.

Untuk membaca ulasan budaya dan sejarah lainnya, kunjungi berbagai artikel pilihan di PakistanIndonesia.com. Temukan beragam kisah menarik seputar tradisi, seni, dan peradaban dunia hanya di PakistanIndonesia.com.

Ayo Menelusuri