10 Provinsi Sentra Produksi Jagung Pipilan Kering KA14%

10 Provinsi Sentra Produksi Jagung Pipilan Kering KA14%

produksi jagung pipilan kering
Foto: GoodStats
Table of Contents

Pada awal tahun 2026, Kementerian Pertanian mengharapkan perluasan pemanfaatan jagung sebagai komoditas pangan nasional, bukan hanya sebagai pakan ternak. Melalui cita-cita tersebut, Kementerian Pertanian juga mempercepat pengembangan dan memperkuat pasokan jagung dalam negeri. Maka, ditetapkanlah target swasembada jagung 2026 dengan proyeksi produksi hingga 18 juta ton jagung pipilan kering.

Produksi jagung tongkol kering panen diperoleh dari hasil perkalian antara luas panen (bersih) dengan produktivitas. Berdasarkan informasi dari GoodStats, hasil produksi jagung tongkol kering panen kemudian dikonversi menjadi produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 28% dan 14% berdasarkan hasil Survei Konversi Jagung yang dilakukan pada 2020 (SKJG 2020).

10 Provinsi dengan Produksi Jagung Pipilan Kering KA14% Tertinggi

Terdapat 10 provinsi di seluruh Indonesia yang diprediksi menjadi sentra produksi jagung terbesar nasional. Pada urutan pertama dengan produksi tertinggi adalah Jawa Timur, dengan produksi 3,71 juta ton jagung pipilan kering kadar air 14% (JPK-KA14%) sepanjang periode Januari-Oktober 2026. Artinya, Jawa Timur sendiri menyumbang kisaran 26% produksi jagung nasional.

Selanjutnya pada peringkat kedua adalah Jawa Tengah dengan produksi 2,29 juta ton JPK-KA14%. Tidak hanya berpusat di Pulau Jawa, produksi jagung juga cukup banyak dihasilkan di daerah lain. Dibuktikan dengan provinsi sentra jagung selanjutnya yaitu Lampung dengan potensi produksi sebesar 1,26 juta ton.

Beralih ke Pulau Sulawesi, posisi keempat ditempati oleh Sulawesi Selatan dengan 1,23 juta ton JPK-KA14%. Menyusul pada peringkat kelima adalah Sumatra Utara dengan potensi produksi jagung sebesar 1,17 juta ton. Di bangku berikutnya adalah Nusa Tenggara Barat sebagai salah satu sentra jagung, dengan angka produksi mencapai 1,10 juta ton JPK-KA14%.

Beberapa provinsi sentra jagung selanjutnya memiliki hasil produksi kurang dari 1 juta ton. Jawa Barat mencatat produksi sebesar 751 ribu ton. Gorontalo mencapai 559 ribu ton, sementara Sumatra Barat sebesar 538 ribu ton. Sumatra Selatan melengkapi daftar tersebut dengan produksi 396 ribu ton.

Penutup

Sepuluh provinsi tersebut diprediksi menjadi sentra produksi jagung terbesar nasional pada Januari-Oktober 2026. Jawa Timur menempati posisi pertama dengan produksi 3,71 juta ton jagung pipilan kering kadar air 14%, disusul Jawa Tengah dengan 2,29 juta ton dan Lampung sebesar 1,26 juta ton. Provinsi lainnya dalam daftar tersebut adalah Sulawesi Selatan, Sumatra Utara, Nusa Tenggara Barat, Jawa Barat, Gorontalo, Sumatra Barat, dan Sumatra Selatan.

Jangan lewatkan artikel menarik lainnya seputar ekonomi, kesehatan, nasional, olahraga, otomotif, religi, pariwisata, pendidikan, politik, seni budaya, dan teknologi hanya di PakistanIndonesia.com.

Tri

Last Updated: 24 September 2026, 09:00

Bagikan:

Search

Artikel Lainnya

Ayo Menelusuri