Generasi Z, yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012, adalah generasi yang tumbuh di era digital. Mereka sangat terhubung dengan teknologi, menjadikan literasi digital sebagai keterampilan penting, khususnya di Indonesia dan Pakistan. Literasi digital bukan hanya tentang penggunaan internet, tetapi juga tentang berpikir kritis dan memahami informasi dengan bijak.
Menurut Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), penetrasi internet di Indonesia mencapai 80,66% pada tahun 2025, dengan lebih dari 229 juta pengguna. Generasi Z memiliki penetrasi tertinggi, yaitu 87,80%, dan berkontribusi 34,4% terhadap total penggunaan internet nasional. Di Pakistan, pemerintah telah meluncurkan Digital Pakistan Vision sejak 2018 untuk memperkuat infrastruktur dan keterampilan digital. Inisiatif ini menjadi fondasi penting untuk meningkatkan literasi digital di kalangan Generasi Z.

Tantangan Literasi Digital Generasi Z
Meskipun penetrasi internet tinggi, ada beberapa tantangan utama yang dihadapi oleh Generasi Z dalam literasi digital:
- Kesenjangan Akses Digital (Digital Divide): Terdapat perbedaan signifikan dalam akses internet antara daerah perkotaan dan pedesaan, terutama di Indonesia.
- Etika dan Literasi Informasi: Di Pakistan, UNESCO bekerja sama dengan pembuat kebijakan untuk mengembangkan strategi literasi media dan informasi nasional. Tujuannya adalah untuk membentuk pengguna digital yang lebih kritis dan etis di kalangan Generasi Z.
- Kurikulum Formal yang Terbatas: Di Indonesia dan Pakistan, literasi digital belum sepenuhnya terintegrasi dalam sistem pendidikan formal. Ini menyebabkan kurangnya panduan sistematis untuk mengembangkan literasi digital yang komprehensif.

Peluang Literasi Digital Generasi Z
Di balik tantangan, ada banyak peluang yang bisa dimanfaatkan oleh Generasi Z:
- Pendidikan dan Keterbukaan Informasi: Generasi Z memiliki akses ke berbagai platform pembelajaran daring, seperti MOOC dan aplikasi edukatif lainnya. Ini membuka wawasan dan keterampilan mereka secara global.
- Kreativitas dan Ekonomi Digital: Literasi digital membuka jalan bagi Generasi Z untuk mengeksplorasi karier di bidang vlogging, freelancing, dan digital entrepreneurship. Hal ini memungkinkan mereka untuk mandiri secara finansial.
- Partisipasi Sosial dan Politik: Melalui kampanye digital dan advokasi online, Generasi Z dapat terlibat aktif dalam isu-isu sosial dan politik. Mereka bisa menyuarakan pendapat dan berkontribusi pada perubahan masyarakat secara proaktif.

Rekomendasi Strategis
Untuk memperkuat literasi digital Generasi Z, beberapa langkah strategis dapat diterapkan:
- Integrasi Kurikulum: Sekolah di kedua negara harus memasukkan materi literasi digital ke dalam kurikulum. Topik yang bisa diajarkan antara lain keamanan siber, manajemen digital, dan verifikasi informasi.
- Pelatihan dan Inisiatif Komunitas: Program seperti Siberkreasi di Indonesia dan upaya UNESCO di Pakistan perlu diperluas melalui pelatihan formal dan informal. Hal ini akan menjangkau lebih banyak orang.
- Kolaborasi Lintas Negara: Indonesia dan Pakistan bisa saling berbagi strategi dan praktik terbaik melalui platform internasional seperti UNESCO atau D-8.
Generasi Z di Indonesia dan Pakistan memiliki hubungan erat dengan teknologi, tetapi literasi digital, terutama aspek kritis dan etis, masih perlu ditingkatkan. Dengan mengatasi kesenjangan akses dan mengintegrasikan literasi digital ke dalam pendidikan, kita bisa membentuk generasi yang lebih tangguh, kreatif, dan bertanggung jawab di era digital ini.
Referensi:
APJII Records Indonesia’s Internet Penetration Reaches 80.66 Percent in 2025. 2025, Agustus 06. Intimedia.id. https://intimedia.id/read/apjii-records-indonesias-internet-penetration-reaches-8066-percent-in-2025
Indonesia internet penetration now at 79.5% as Gen Z drives usage. 2024, Februari 01. SAMENA. https://www.samenacouncil.org/samena_daily_news?news=99196
UNESCO Engages Policymakers to Shape Pakistan’s First National Media and Information Literacy Strategy. 2025, Mei 15. UNESCO. https://www.unesco.org/en/articles/unesco-engages-policymakers-shape-pakistans-first-national-media-and-information-literacy-strategy



