Buah gandaria kaya akan vitamin C yang dapat membantu menjaga daya tahan tubuh. Selain itu, buah ini juga mengandung nutrisi lain yang baik untuk kesehatan, bahkan diyakini bisa mencegah penuaan dini dan mengatasi sembelit.
Berdasarkan informasi dari Alodokter, buah gandaria masih satu keluarga dengan mangga. Saat matang, buah ini berwarna jingga dengan rasa yang manis cenderung asam sehingga terasa segar ketika dikonsumsi. Di Indonesia, buah gandaria kerap dimakan sebagai rujak atau campuran sambal jika belum sepenuhnya matang atau masih mengkal. Bila sudah matang, buah gandaria bisa dikonsumsi secara langsung atau diolah menjadi jus, sirop, dan manisan.
Kandungan Nutrisi Buah Gandaria
Di dalam 100 gram buah gandaria terkandung sejumlah nutrisi penting yang bermanfaat bagi kesehatan, seperti:
- 439 mcg beta karoten
- 111 mg vitamin C
- 129 mg kalium
- 20 mg fosfor
- 9 mg kalsium
- 3 mg zat besi
- 2 gram serat
- Selain berbagai nutrisi tersebut, buah gandaria juga mengandung nutrisi lain, seperti vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin B3
9 Manfaat Buah Gandaria untuk Kesehatan
Berkat kandungan nutrisinya yang beragam, ada banyak manfaat buah gandaria untuk kesehatan, yaitu:
1. Mencegah Penyakit Infeksi
Buah gandaria mengandung vitamin C yang tinggi, sehingga konsumsi buah ini dapat meningkatkan imunitas tubuh. Ini karena vitamin C dapat meningkatkan jumlah sel darah putih, sehingga bisa melindungi tubuh dari infeksi yang menyebabkan beragam penyakit. Selain terdapat di dalam buah gandaria, vitamin C juga terkandung dalam brokoli, jeruk, melon, kubis, paprika, dan kiwi.
2. Mencegah Tanda Penuaan Dini
Konsumsi makanan yang mengandung vitamin C dan asam amino, seperti buah gandaria, diyakini dapat mengurangi tanda penuaan dini. Ini karena vitamin C dan asam amino dibutuhkan untuk meningkatkan produksi kolagen dan asam hialuronat di dalam tubuh. Pada kulit, kolagen dan asam hialuronat berfungsi untuk menjaga kelembapan dan elastisitas kulit sehingga kulit terlihat lebih sehat dan kencang. Dengan begitu, tanda-tanda penuaan dini, seperti kerutan halus, dapat dihindari.
3. Mencegah dan Mengatasi Sembelit
Saat mengalami sembelit, konsumsi buah-buahan seperti buah gandaria dapat membantu melancarkan pencernaan. Buah ini mengandung serat yang dibutuhkan untuk melembutkan tinja sehingga lebih mudah dikeluarkan saat buang air besar. Selain serat, buah gandaria juga memiliki kandungan air yang membantu memaksimalkan kerja serat dalam menjaga kelancaran sistem pencernaan.
4. Menurunkan Berat Badan
Manfaat buah gandaria juga dikaitkan dengan penurunan berat badan karena buah ini memiliki kandungan serat yang tinggi. Serat dapat membantu mengurangi penyerapan lemak di usus dan membuat rasa kenyang bertahan lebih lama, sehingga keinginan untuk makan berlebihan dapat terkendali. Untuk mendukung manfaat tersebut, pola hidup sehat seperti olahraga rutin, tidur cukup, serta memenuhi kebutuhan kalori dan nutrisi dari makanan bergizi tetap perlu diterapkan.
5. Mencegah Anemia
Buah gandaria mengandung zat besi yang dibutuhkan tubuh untuk membantu produksi sel darah merah sehat sehingga konsumsinya dapat mendukung pencegahan anemia atau kurang darah. Namun, kandungan zat besi dalam buah gandaria tergolong tidak terlalu tinggi. Oleh sebab itu, kebutuhan zat besi harian tetap perlu dipenuhi dari sumber makanan lain seperti daging sapi, ayam, ikan sarden, bayam, dan kentang.
6. Menguatkan Tulang
Konsumsi buah gandaria dapat membantu meningkatkan kesehatan tulang. Manfaat ini diperoleh berkat kandungan mineral penting seperti kalsium, kalium, dan fosfor yang mendukung pertumbuhan serta perkembangan tulang yang sehat. Namun, konsumsi buah gandaria saja tidak cukup. Asupan vitamin D harian juga perlu tercukupi untuk menjaga tulang tetap sehat dan kuat. Selain itu, berhenti merokok dan rutin berolahraga turut berperan dalam menjaga kesehatan tulang.
7. Menghindari Risiko Terjadinya Katarak
Buah gandaria mengandung beta karoten yang tinggi, sehingga konsumsinya dapat menjaga atau meningkatkan kesehatan mata. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi makanan yang kaya akan kandungan karotenoid, termasuk beta karoten, mampu mendukung kesehatan mata dan menurunkan risiko terkena penyakit mata, termasuk katarak dan degenerasi makula.
8. Mencegah Penyakit Jantung Koroner
Kandungan antioksidan yang tinggi dalam buah gandaria dapat mencegah atau meminimalkan risiko terkena penyakit kardiovaskular, seperti jantung koroner. Manfaat buah gandaria ini bisa diperoleh karena kandungan antioksidan di dalamnya yang dapat melawan radikal bebas. Radikal bebas diketahui bisa memicu penumpukan kolesterol jahat atau LDL di dinding arteri, sehingga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner.
9. Mencegah Penyakit Kanker
Meski perlu diteliti lebih lanjut, konsumsi buah gandaria juga diyakini bisa mencegah penyakit kanker. Manfaat buah gandaria ini juga bisa diperoleh berkat kandungan antioksidan di dalamnya. Antioksidan dapat meminimalkan risiko terkena penyakit kanker karena kandungan ini dibutuhkan untuk melawan radikal bebas yang dapat merusak DNA tubuh.
Penutup
Buah gandaria menjadi salah satu buah khas Indonesia yang memiliki berbagai kandungan nutrisi penting bagi kesehatan tubuh. Kandungan vitamin C, serat, beta karoten, mineral, dan antioksidan di dalamnya membuat buah ini berpotensi membantu menjaga daya tahan tubuh, kesehatan kulit, serta fungsi organ lainnya. Meski memiliki banyak manfaat, konsumsi buah gandaria tetap perlu diimbangi dengan pola hidup sehat dan asupan makanan bergizi lainnya.
Jangan lewatkan artikel menarik lainnya seputar ekonomi, kesehatan, nasional, olahraga, otomotif, religi, pariwisata, pendidikan, politik, seni budaya, dan teknologi hanya di PakistanIndonesia.com.