Indonesia mengembangkan Indonesian Sea Radar (ISRA) sebagai radar pengawas pantai untuk memantau pergerakan kapal dan aktivitas laut. PPET-LIPI mengembangkan teknologi tersebut sejak 2006 untuk mendukung kebutuhan pengawasan perairan Indonesia yang luas.
Indonesian Sea Radar Mengawasi Pergerakan Kapal di Wilayah Pantai
PPET-LIPI mengembangkan ISRA sebagai sistem radar untuk mengawasi aktivitas kapal di wilayah pesisir. Teknologi tersebut menggunakan Frequency Modulated Continuous Wave (FM-CW) yang memungkinkan radar bekerja dengan konsumsi daya lebih rendah dibandingkan sejumlah sistem radar konvensional.
Pengembangan radar maritim tersebut bermula dari proyek bernama Indonesian Radar atau Indra. Setelah melalui tahapan pengujian, radar pengawas pantai tersebut menggunakan nama Indonesian Sea Radar.
ISRA memiliki sejumlah kemampuan untuk mendukung pengawasan laut, antara lain:
- Memantau pergerakan kapal di wilayah perairan.
- Membantu pengawasan garis pantai dan perbatasan laut.
- Mendukung pemantauan lalu lintas kapal di kawasan pelabuhan.
- Mengintegrasikan data AIS, GPS, kompas, dan peta vektor pada sistem tampilan radar.
Indonesian Sea Radar Menggunakan Jaringan Radar di Selat Sunda
Peneliti Indonesia mengembangkan ISRA dalam bentuk jaringan radar untuk memperluas area pengawasan. Penelitian tersebut memasang tiga radar di kawasan Selat Sunda yang menjadi salah satu jalur pelayaran internasional.
Setiap radar menggunakan teknologi FM-CW dan memiliki kemampuan Low Probability of Intercept (LPI). Sistem tersebut menampilkan target yang terdeteksi melalui layar lokal dan tampilan berbasis web sehingga pusat kendali dapat memantau radar dari lokasi berbeda.
Indonesian Sea Radar Mendukung Kemandirian Teknologi Pertahanan
Pengembangan ISRA tidak hanya berfokus pada kemampuan deteksi. Peneliti Indonesia juga mengembangkan komponen dan perangkat lunak untuk mengurangi ketergantungan terhadap teknologi impor.
Radar pengawas pantai buatan LIPI memiliki jangkauan hingga 64 kilometer dalam pengembangan teknologinya. Kemampuan tersebut memberikan peluang bagi radar lokal untuk mendukung pemantauan wilayah pesisir dan aktivitas kapal.
Indonesian Sea Radar Menjadi Bagian Pengawasan Laut Indonesia
ISRA menunjukkan upaya peneliti Indonesia dalam mengembangkan teknologi radar untuk kebutuhan maritim. Sistem tersebut dapat membantu pemantauan lalu lintas kapal sekaligus memperkuat kemampuan pengawasan wilayah pesisir.
Pengembangan radar pantai juga tetap relevan karena Indonesia menghadapi berbagai potensi ancaman laut, termasuk penangkapan ikan ilegal, penyelundupan, dan pelanggaran wilayah. Teknologi pengawasan dapat meningkatkan pemantauan kawasan laut yang memiliki tingkat kerawanan tertentu.
Garap Media menghadirkan berbagai artikel teknologi yang membahas inovasi Indonesia dan perkembangan sains untuk kebutuhan masyarakat. Baca artikel teknologi lainnya di PakistanIndonesia.com untuk mengetahui berbagai inovasi yang lahir dari penelitian di Indonesia.
Pembahasan Indonesian Sea Radar juga memperlihatkan bagaimana teknologi lokal dapat menjawab kebutuhan negara kepulauan. Ikuti artikel PakistanIndonesia.com lainnya untuk menemukan cerita tentang teknologi, pertahanan, dan inovasi Indonesia.