Hi readers! Bayangkan kamu lagi duduk santai di kafe startup di Lahore, sambil menyeruput chai dan ngobrol bareng founder muda tentang pitch deck, mentor, dan mimpi besar. Di meja sebelah, temanmu bilang, “Bro, aku dapat slot di NIC Islamabad!”, dan kamu sadar, di Pakistan sekarang incubator dan accelerator itu bukan cuma tempat kumpul ide, tapi pangkalan serius buat perjalanan startup.
Kenapa Incubator & Accelerator Itu Penting di Pakistan Sekarang
Transformasi digital Pakistan makin cepat, dan generasi muda punya ide-ide brilian. Tapi ide saja belum cukup, untuk jadi bisnis teknologi yang nyata, pendiri butuh dukungan: mentor, ruang kerja, modal awal, validasi pasar. Nah, di sinilah incubator dan accelerator mengambil peran besar. Mereka bukan cuma “kantor gratis”, tapi ekosistem nyata yang membuat startup bisa tumbuh dengan lebih cepat dan terarah.
Kementerian Teknologi dan Telekomunikasi Pakistan sendiri sudah mendorong infrastruktur inkubasi lewat lembaga-lembaga seperti NIC (National Incubation Center) yang berkolaborasi publik-swasta.
Dan data PITB menunjukkan bahwa program inkubasi mereka, seperti Plan9 dan Regional Plan9, telah mendukung lebih dari 1.100 startup dan menciptakan puluhan ribu pekerjaan.

Profil Incubator & Accelerator Utama di Pakistan
Plan9 (PITB)
- Incubator teknologi flagship dari Punjab Information Technology Board (PITB).
- Program inkubasi berlangsung selama 6 bulan, tanpa mengambil ekuitas dari startup.
- Startup yang diterima mendapat fasilitas seperti ruang kerja, akses mentor, pelatihan, dan dukungan bisnis (seperti perencanaan produk, pemasaran, akuisisi pelanggan).
- Selain Plan9 pusat, ada Regional Plan9: jaringan inkubator di 9 kota Punjab, dengan model “zero-equity” dan dukungan dari universitas publik.
- Program “Launchpad” diadakan secara berkala, misalnya, Launchpad Season 8 di Islamabad.
PlanX (PITB)
- Ini adalah accelerator yang diluncurkan setelah Plan9. Sesuai namanya, fokusnya pada startup yang sudah punya sedikit traction atau mulai menghasilkan pendapatan.
- Dalam akselerasinya, startup dibimbing untuk skala, mencari investor, memperkuat operasi, dan memperluas jaringan.
National Incubation Center (NIC)
- Program inkubasi nasional di bawah kemitraan publik-swasta (termasuk Ignite / MoITT).
- NIC punya beberapa cabang di kota-kota besar: Islamabad, Karachi, Lahore, Quetta, Peshawar, Hyderabad, dan Faisalabad.
- NIC Islamabad misalnya, menawarkan incubation + acceleration track. Mereka bekerjasama dengan mitra global seperti MassChallenge dan Founder Institute, plus grant akselerasi hingga PKR 5 juta.
- Dari survei kebijakan (policy brief) disebutkan bahwa NIC menyediakan pelatihan, mentoring, dukungan keuangan, tetapi ada catatan bahwa ruang meeting atau fasilitas tertentu masih bisa ditingkatkan.
LUMS Centre for Entrepreneurship (LCE)
- Universitas LUMS punya program inkubasi dan akselerasi yang sangat kuat.
- Untuk startup tahap awal, ada LCE Idea Launch Incubation Program: coworking, labor prototyping (Makers Lab), mentor, dan modul pelatihan.
- Untuk startup yang sudah menghasilkan revenue, ada Slingshot Accelerator: mentorship strategis, workshop, pitch ke investor lewat Investor Summit.
- LCE juga menjalankan program “Entrepreneurial Coaching” agar inkubator lainnya bisa belajar bagaimana mendampingi startup dengan efektif.
Invest2Innovate (i2i) Accelerator
- i2i adalah akselerator lokal yang berfokus pada “impact entrepreneurship”, startup yang ingin memberi dampak sosial, bukan hanya profit.
- Program akselerasi mereka berdurasi sekitar 4 bulan dengan pertemuan tatap muka di kota-kota seperti Islamabad, Lahore, Karachi.
- Startup peserta mendapat mentor intensif, CFO virtual, akses ke investor, dan pelatihan untuk scale up bisnis.
- Sejak peluncuran, i2i telah membantu startup mengumpulkan modal dan menciptakan ribuan pekerjaan.
- NIC Islamabad: Banyak pendiri muda yang menyebut bahwa diterima di NIC adalah “mimpi hidup.” Mereka mendapat dukungan modal awal, akses mentor, dan platform untuk berjejaring dengan investor.
- Plan9 alum: Menurut Policy Brief riset PIDE, Plan9 telah mendukung puluhan startup, sebagian sukses melewati tahap ide menjadi perusahaan yang mendapat investasi eksternal.
- LCE cohorts: Di batch pertama LCE Idea Launch & Slingshot, startup dari berbagai sektor (AI, edukasi, finansial) dipilih, menunjukkan bahwa LUMS serius menjadi jembatan antara kampus dan dunia bisnis nyata.
- i2i Accelerator: Program ini sudah menghasilkan startup dengan dampak sosial, bukan hanya pertumbuhan cepat. Mereka konsisten mendukung pendiri wanita dan ide-ide berbasis masyarakat.
Tantangan & Peluang yang Masih Terbuka
Tantangan:
- Inkubator seperti Plan9 dan NIC sangat kompetitif. tidak mudah lolos, terutama untuk ide yang sangat baru.
- Sumber daya: meski NIC besar, ada laporan bahwa beberapa fasilitas dasar seperti ruang pertemuan kurang memadai di beberapa cabang.
- Kelanjutan pendanaan setelah program: startup butuh lebih dari sekadar inkubasi awal; mereka butuh strategi untuk scale, dan itu tidak selalu mudah di pasar Pakistan.
Peluang:
- Pemerintah Pakistan melalui program seperti BridgeStart siap mendanai startup agar bisa mengikuti incubator/accelerator internasional.
- Kolaborasi akademik + startup makin kuat (contoh: LUMS) → potensi ide riset kampus jadi bisnis nyata sangat besar.
- Akselerator berdampak (social) seperti i2i semakin penting: startup tidak hanya soal untung, tapi bisa memberi perubahan sosial.
Kesimpulan
Incubator dan accelerator di Pakistan kini bukan sekadar “tempat startup berkumpul”, mereka adalah mesin transformasi ide menjadi perusahaan nyata. Di sisi publik ada Plan9, PlanX, dan NIC; di sektor akademik LUMS LCE; dan di ranah impact sosial i2i Accelerator. Semua ini membangun ekosistem yang lebih matang, inklusif, dan ambisius.
Buat kamu Gen Z atau millennial di Pakistan dengan mimpi jadi founder, memahami dan terlibat di salah satu incubator/accelerator ini bisa jadi langkah besar menuju startup-mu yang sukses. Dan buat kamu pembaca yang penasaran saja, ekosistem ini adalah salah satu bukti nyata bahwa teknologi dan ide muda Pakistan sedang menuju masa depan besar.




