Pantai Watu Ulo di Ambulu, Jember, merupakan salah satu destinasi paling ikonik di pesisir selatan Jawa Timur. Ciri khasnya adalah batu karang panjang menyerupai tubuh ular yang menjorok ke laut, menjadi daya tarik unik yang tak dimiliki pantai lainnya.
Selain keindahan alam, pantai ini juga dibalut kisah legenda tentang naga raksasa bernama Nogo Rojo serta berbagai isu lingkungan seperti sampah dan edukasi wisata bersih yang kini tengah digencarkan pemerintah daerah.
Keunikan Pantai Watu Ulo
Batu Karang Menyerupai Tubuh Ular
Formasi karang di Pantai Watu Ulo memiliki panjang sekitar 110 meter dan tekstur menyerupai sisik ular. Nama “Watu Ulo” berasal dari bahasa Jawa, dengan “watu” berarti batu dan “ulo” berarti ular. Formasi batu tersebut telah lama menjadi ikon wisata setempat.
Legenda Nogo Rojo
Menurut cerita rakyat Jember, batu tersebut dipercaya sebagai tubuh naga jahat bernama Nogo Rojo. Ia dikalahkan oleh Joko Mursodo, seorang tokoh sakti yang kemudian memotong tubuh naga menjadi tiga bagian. Bagian yang diyakini berada di Watu Ulo adalah tubuh sang ular.
Legenda ini masih hidup hingga kini dan menjadi bagian dari identitas budaya Pantai Watu Ulo.
Akses Menuju Pantai
Pantai Watu Ulo berjarak sekitar 38 kilometer dari pusat Kota Jember dan dapat ditempuh dalam waktu sekitar satu jam menggunakan kendaraan pribadi. Rutenya melewati jalur Ambulu yang menjadi akses utama kawasan wisata pantai di Jember.
Gerakan Wisata Bersih dan Pengelolaan Lingkungan
Program Rutin Pemerintah Daerah
Pemerintah Kabupaten Jember secara rutin menyelenggarakan Gerakan Wisata Bersih di Pantai Watu Ulo. Kegiatan ini melibatkan pelajar, Pokdarwis, relawan, UMKM, dan masyarakat sekitar untuk membersihkan area pantai.
Pembentukan Bank Sampah Ambulu
Dinas Lingkungan Hidup Jember juga melakukan sosialisasi pemilahan sampah dan membentuk Bank Sampah Ambulu di sekitar kawasan Pantai Watu Ulo. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah dan menjaga kebersihan pesisir.
Studi Perilaku Wisatawan
Penelitian lokal menunjukkan bahwa perilaku wisatawan yang membuang sampah sembarangan masih menjadi masalah utama. Edukasi berkelanjutan terus digencarkan untuk menciptakan destinasi wisata yang lebih bersih dan ramah lingkungan.
Potensi Wisata dan Tantangannya
Pantai Watu Ulo memiliki potensi besar sebagai wisata alam, budaya, sekaligus edukasi lingkungan. Namun, tantangan seperti pengelolaan sampah, peningkatan fasilitas wisata, dan promosi yang berkelanjutan masih perlu diperhatikan.
Dengan kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan wisatawan, Pantai Watu Ulo berpeluang menjadi destinasi unggulan Jawa Timur yang lebih modern tanpa meninggalkan akar budaya lokal.
Pantai Watu Ulo menawarkan perpaduan antara keindahan alam, kekayaan budaya, dan cerita legenda yang memikat. Upaya pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan pantai menjadi langkah positif untuk masa depan destinasi ini.
Untuk mengetahui lebih banyak berita wisata dan budaya lainnya, Anda dapat membaca artikel-artikel menarik lainnya di PakistanIndonesia.com. Jelajahi berbagai liputan dan informasi terkini seputar wisata Indonesia.
Referensi



