Kehadiran layanan pesan-antar makanan berbasis aplikasi telah menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi di Pakistan. Salah satu pemain utamanya adalah Foodpanda. Lebih dari sekadar mengubah pola konsumsi masyarakat, Foodpanda juga memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian negara.
Sebuah penelitian dari University of Islamabad mengungkapkan bahwa adopsi layanan pesan-antar makanan di Pakistan relatif rendah, hanya sekitar 15%. Namun, situasi ini berubah drastis akibat pandemi COVID-19. Krisis kesehatan global tersebut secara signifikan mempercepat perubahan perilaku masyarakat, mendorong mereka untuk beralih dari sistem konvensional ke digital.
Menurut studi independen dari Lahore University of Management Science (LUMS), Foodpanda memberikan kontribusi sebesar 1,2 miliar USD (sekitar 19 triliun Rupiah) terhadap perekonomian Pakistan pada periode 2023-2024. Angka ini membuktikan bahwa transformasi digital tidak hanya menjadi tren gaya hidup, tetapi juga pilar penting dalam pembangunan ekonomi nasional.
Laporan Dampak Ekonomi Foodpanda Tahun 2023–2024
Kontribusi terhadap PDB: USD 1,2 Miliar
Proyeksi kontribusi sebesar USD 1,2 Miliar ini terus meningkat jika dibandingkan dengan dua tahun sebelumnya. Selain hal itu, dalam studi yang dilakukan oleh LMUS mengungkap bahwa Foodpanda membawa efek ganda yang kuat diberbagai sektor seperti makanan, perhotelan, manufaktur, transportasi dan ritel.
GMV Restoran dan Kontribusi Pajak
Gross Merchandise Value/GMV (Pendapatan Bruto melalui platform) dari restoran yang menjadi mitra Foodpanda menjadi salah satu sorotan dikarenakan mencapai PKR 75 Miliar. Selain itu, kontribusi pajak yang dihasilkan dari seluruh aktivitas bisnis mencapai PKR 9,76 Miliar.
Manfaat Foodpanda bagi Mitra dan Komunitas
Pertumbuhan Restoran Mitra
Dalam studi independen yang dilakukan oleh LMUS mengatakan bahwa kemitraan dengan Foodpanda telah membawa dampak signifikan bagi ribuan bisnis kuliner di Pakistan. Buktinya, sebanyak 13.000 restoran berhasil mencatat peningkatan pendapatan hingga 100%. Pencapaian ini membuktikan bahwa platform digital seperti Foodpanda tidak hanya memperkuat posisi mereka di pasar, tetapi juga memungkinkan ekspansi konsumen yang jauh lebih efisien dibandingkan metode pemasaran konvensional.
HomeChefs: Pemberdayaan Ekonomi Rumah Tangga
Selain menjalin mitra dengan beberapa restoran resmi, Foodpanda menciptakan inovasi unik dengan nama “HomeChefs” yang dimana program ini dirancang khusus untuk individu atau rumah tangga yang ingin menjual makanan rumahan melalui aplikasi tanpa harus mempunyai restoran fisik.
Hasilnya, lebih dari 7.000 individu, dengan mayoritas adalah perempuan, berhasil meraih pendapatan rata-rata PKR 120.000 setiap bulan. Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa ekonomi digital memiliki kekuatan untuk menciptakan peluang wirausaha baru, dimulai dari skala terkecil sekalipun.
Rider Foodpanda: Tulang Punggung Ekosistem
Sebanyak 50.000 mitra pengemudi atau rider juga memperoleh peningkatan pendapatan sebesar 57% berkat kemitraan dengan Foodpanda. Peran rider tidak hanya sebatas pada pengantaran saja, tetapi juga mendukung terciptanya lapangan kerja baru yang fleksibel di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Inklusi Digital dan Keberlanjutan Sosial
Penelitian di LMUS menunjukkan dampak Foodpanda jauh melampaui sekadar layanan pesan-antar makanan dan bahan makanan. Studi ini menyoroti peran fundamental dalam merangsang pertumbuhan diberbagai sektor, memberdayakan banyak individu melalui peluang kewirausahaan dan mata pencaharian, serta kontribusi besar dalam lanskap inklusi digital dan keuangan Pakistan.
Kesimpulan
Hadirnya layanan pesan-antar makanan berbasis aplikasi mendorong pertumbuhan ekonomi, salah satunya Foodpanda yang menjadi pemain dominan yang tidak hanya mengubah pola konsumsi masyarakat melainkan juga memberi kontribusi nyata bagi perekonomian.
Studi independen yang dilakukan oleh Lahore University of Management Sciences (LUMS) dan dirilis pada 2024 menunjukkan bahwa Foodpanda menyumbang USD 1,2 miliar (setara sekitar PKR 335 miliar) terhadap perekonomian Pakistan pada tahun fiskal 2023–2024. Angka ini membuktikan bahwa transformasi digital bukan sekadar tren gaya hidup, tetapi juga pilar penting dalam pembangunan ekonomi nasional. Temukan fakta menarik lainnya hanya di pakistanindonesia.com
Sumber :
ANTARA News. (2025, August 26). Independent study reveals USD 1.2 billion economic impact of foodpanda in Pakistan for 2023–2024. https://en.antaranews.com/news/375605/independent-study-reveals-usd-12-billion-economic-impact-of-foodpanda-in-pakistan-for-2023-2024
Ali, S., Khalid, N., Javed, H. M. U., & Islam, D. M. Z. (2021). Consumer adoption of online food delivery ordering (OFDO) services in Pakistan: The impact of the COVID-19 pandemic situation. Journal of Open Innovation: Technology, Market, and Complexity, 7(1), 10. https://doi.org/10.3390/joitmc7010010