Peran Pakistan dalam Ekonomi Digital Asia Selatan

Peran Pakistan dalam Ekonomi Digital Asia Selatan

edtech
Foto: ChatGPT

Bagikan

Hi Readers!
Bayangkan sebuah negara di Asia Selatan yang tengah menyalakan mesin transformasi digitalnya, bukan hanya untuk meningkatkan teknologi, tetapi untuk mengubah seluruh ekonomi. Itulah kisah Pakistan, yang perlahan namun pasti memainkan peran penting dalam peta ekonomi digital Asia Selatan.

Peran Pakistan dalam Ekonomi Digital Asia Selatan: Mengapa Ini Penting?

Ekonomi digital bukan lagi sekadar jargon, ia menjadi tulang punggung pertumbuhan, inovasi, dan daya saing suatu negara. Di kawasan Asia Selatan yang termasuk negara-populasi besar dan pertumbuhan ekonomi tinggi, peran negara seperti Pakistan sangat signifikan. Melalui konektivitas, ekspor jasa TI, fintech, e-commerce, hingga kebijakan digital, Pakistan mulai menunjukkan bahwa ia bukan sekadar pengikut, tetapi bisa menjadi pelopor dalam transformasi digital di kawasan.

  1. Landasan Infrastruktur & Konektivitas Digital

Sebelum berbicara layanan dan ekonomi digital, dasar yang harus ada adalah infrastruktur, seperti internet, smartphone, jaringan seluler, dan akses teknologi. Di Pakistan, beberapa fakta berikut cukup mencolok:

  • Menurut pemaparan GSMA, jaringan mobile broadband kini menjangkau sekitar 80 % dari populasi Pakistan. (
  • Sektor mobile di Pakistan menyumbang sekitar US$ 16,7 miliar atau sekitar 5,4 % dari PDB.
  • Laporan “Making Digital Pakistan a Reality” menyebut bahwa pada 2010 cakupan mobile broadband hanya sekitar 15 %, sementara kini mencapai angka mendekati 80 %.

Dengan infrastruktur ini, Pakistan menempatkan dirinya pada posisi strategis untuk mendukung ekonomi digital, sebab konektivitas adalah pintu gerbang layanan digital dan ekspor jasa berbasis teknologi.

  1. Ekspor Jasa Teknologi dan Peran Pakistan di Arena Global

Ekonomi digital bukan hanya layanan domestic, ekspor jasa TI, pengembangan perangkat lunak (software), freelancing, dan startup-teknologi menjadi aspek kunci. Pakistan menunjukkan kemajuan berikut:

  • Pakistan & Gulf Economist menyebut bahwa ekspor teknologi Pakistan tumbuh hingga 40 % dalam tahun fiskal terakhir, mencapai USD 2,2 miliar.
  • GSMA dan World Bank menunjukkan bahwa ekspor digital yang dikirim dari Pakistan telah meningkat dan mulai mendapat perhatian global. Contoh: “While digitally delivered exports have increased to around 10 percent of total exports.”
  • Pakistan juga dikenal sebagai salah satu negara utama freelancing di dunia, yang menambah dimensi ekonomi digitalnya.

Dengan demikian, Pakistan tak hanya sebagai konsumen teknologi, tetapi penyedia jasa berbasis teknologi yang mulai menembus pasar global. Ini meningkatkan posisi negara tersebut dalam ekonomi digital Asia Selatan.

  1. Layanan Keuangan Digital dan Fintech

Transformasi digital keuangan adalah bagian yang sangat penting dari ekonomi digital. Di Pakistan, sejumlah langkah menunjukkan peran aktifnya:

  • Menurut GSMA, mobile dan layanan berbasis seluler menjadi saluran utama untuk layanan keuangan digital, registrasi kelahiran, kesehatan digital, dan pembelajaran digital di Pakistan.
  • Selain itu, inisiatif seperti digital payments serta koneksi finansial yang lebih inklusif mulai berkembang.

Ketika layanan keuangan digital dan fintech semakin berkembang, Pakistan mempunyai potensi besar untuk memperkuat inklusi keuangan, mempercepat transaksi lintas-batas, dan meningkatkan efisiensi ekonomi digitalnya.

  1. Kebijakan, Regulasi dan Inisiatif Pemerintah

Peran pemerintah dalam memberi kerangka regulasi, insentif, dan infrastruktur mendasar sangat penting untuk ekonomi digital. Pakistan mengambil langkah-langkah sebagai berikut:

  • Pemerintah melalui Ministry of Information Technology & Telecommunication menyebut bahwa sektor telekomunikasi dan digital dapat memberikan kontribusi hingga US$ 30 miliar dalam beberapa tahun ke depan, memicu ekspor, dan menciptakan lapangan kerja.
  • Inisiatif “Digital Pakistan” sebagai program kebijakan menjadi landasan untuk mengembangkan ekonomi berbasis pengetahuan dan teknologi.
  • Namun, tantangan regulasi tetap ada seperti GSMA menyebut bahwa regulasi dan kebijakan Pakistan perlu dioptimalkan agar investasi digital dan teknologi terus mengalir.

Kebijakan tersebut menegaskan bahwa Pakistan ingin memainkan peran besar dalam ekonomi digital Asia Selatan, namun juga menunjukkan bahwa jalannya belum mulus dan masih membutuhkan perbaikan berkelanjutan.

Studi Kasus Ekspor TI Pakistan

Pakistan & Gulf Economist menampilkan bahwa ekspor teknologi Pakistan tumbuh 40 % tahun-terakhir mencapai USD 2,2 miliar. Hal ini menunjukkan bahwa Pakistan telah mampu menghasilkan produk atau layanan TI yang kompetitif secara global, sebuah tanda bahwa negara ini tidak hanya mengejar adopsi teknologi, tetapi juga pengembangan dan ekspor teknologi.

Peran Pakistan dalam Kawasan Asia Selatan

 

Melihat kawasan Asia Selatan (termasuk India, Bangladesh, Sri Lanka, Afganistan, Nepal, dan Pakistan), beberapa poin penting muncul:

  • Dengan populasi besar dan sumber daya manusia muda, Pakistan punya keunggulan demografis untuk ekonomi digital.
  • Infrastruktur mobile dan broadband yang berkembang memungkinkan Pakistan untuk menyaingi negara tetangga dalam hal penetrasi teknologi dan ekspor TI.
  • Pakistan juga punya potensi untuk menjadi hub teknologi dan jasa digital dalam kawasan jika hambatan regulasi, adopsi internet, dan skill digital diatasi.
  • Sebagai bagian dari rantai nilai digital regional, misalnya freelancing, outsourcing TI, teknologi fintech lintas batas, Pakistan bisa memperkuat integrasi ekonomi digital Asia Selatan.

Dengan demikian, peran Pakistan bukan hanya domestik, tetapi regional karena ia bisa menjadi salah satu penggerak utama ekonomi digital Asia Selatan.

Tantangan yang Harus Diatasi

Meski potensi besar, Pakistan masih menghadapi sejumlah tantangan yang perlu ditangani agar perannya dalam ekonomi digital Asia Selatan bisa maksimal:

  • Meskipun koneksi tersedia, banyak masyarakat yang belum aktif menggunakan internet atau layanan digital.
  • Beban pajak tinggi, akses spectrum terbatas, dan regulasi yang belum sempurna jadi hambatan investasi teknologi.
  • Meskipun cakupan jaringan besar, daerah rural masih tertinggal.
  • Untuk ekspor TI dan teknologi tinggi diperlukan tenaga yang terampil, inovasi lokal, dan investasi R&D (penelitian & pengembangan).
  • Keamanan siber dan regulasi aset digital: Dengan pengembangan fintech dan aset digital, regulasi dan keamanan menjadi semakin penting.

Peluang Besar ke Depan

Meski tantangan ada, peluang untuk Pakistan di bidang ekonomi digital sangat menjanjikan:

  • Peningkatan ekspor jasa TI dan freelancing, Pakistan bisa fokus pada teknologi bernilai tambah dan layanan digital ke global.
  • Penguatan fintech dan pembayaran digital, meningkatkan inklusi keuangan dan transaksi digital domestik/antar negara.
  • Integrasi regional digital, Pakistan bisa menjadi hub teknologi dan digital untuk Asia Selatan, kolaborasi lintas batas.
  • Investasi teknologi tinggi seperti AI, data center, blockchain, studi menunjukkan Pakistan mencoba menguatkan sektor AI sebagai industri strategis.
  • Mendorong inovasi lokal dan startup, dengan kebijakan yang mendukung, Pakistan bisa menghasilkan solusi digital yang tak hanya konsumsi tetapi juga produksi teknologi.
  • Pemerataan digital ketika daerah terpencil dan kelompok marjinal terjangkau konektivitas, potensi ekonomi digital mereka bisa terbuka luas.

Kesimpulan

Peran Pakistan dalam ekonomi digital Asia Selatan sudah nyata dan terus berkembang. Melalui infrastruktur mobile dan broadband yang semakin matang, ekspor TI yang naik, layanan keuangan digital yang mulai meluas, serta kebijakan pemerintah yang mendorong transformasi, Pakistan menempatkan diri sebagai pemain penting. Namun agar potensi ini benar-benar menjadi kenyataan, dibutuhkan adopsi yang lebih luas, regulasi yang mendukung, dan peningkatan kualitas SDM digital.

Bagi kamu yang tertarik dengan dunia teknologi, ekonomi digital atau kerja lintas negara, Pakistan bisa jadi studi kasus dan inspirasi. Negara ini menunjukkan bahwa transformasi digital bukan hanya milik negara maju, negara-dengan-populasi-besar dan kondisi menantang pun bisa berperan besar asalkan ada strategi, kebijakan, dan implementasi yang baik.

Sumber Referensi:

Yuk Ikut Diskusi! Apa Pendapatmu Tentang Masa Depan Ekonomi Digital Pakistan?

Setelah membaca perjalanan luar biasa Pakistan dalam membangun ekonomi digitalnya, satu hal jadi jelas, masa depan ekonomi Asia Selatan sedang bergerak cepat menuju arah yang serba digital.

Tapi pertanyaannya, di mana posisi kita dalam peta besar ini?
Apakah Indonesia, dengan potensi dan populasi mudanya, bisa belajar dari langkah-langkah Pakistan dalam memperkuat infrastruktur digital, ekspor TI, hingga kebijakan startup?

Atau mungkin kamu sendiri sedang berkecimpung di dunia digital, entah itu freelancing, e-commerce, digital marketing, atau teknologi finansial (fintech), dan punya cerita menarik tentang bagaimana teknologi telah membuka peluang baru buatmu?

Ceritakan di kolom komentar di bawah!
Bagaimana menurutmu, apa strategi paling efektif agar negara berkembang seperti Pakistan dan Indonesia bisa bersaing di ekonomi digital global?

 Kontak & Sosial Media

  • Pakistan Business & Gateway

Website: www.pakistanindonesia.com

Instagram: @pakindoice
https://www.instagram.com/pakindoice

Email: @pakindoice@gmail.com

 

Ayo Menelusuri