Hidangan tradisional Pakistan bernama siri paya telah menjadi sorotan pecinta kuliner internasional berkat proses masaknya yang unik dan rasa kaya rempah. Nama “siri” berarti kepala hewan, sedangkan “paya” berarti kaki atau tungkai. Kombinasi bagian tersebut dimasak perlahan hingga menghasilkan kuah kental bertekstur gelatin yang khas (Yasin, 2016). Kini, siri paya tidak hanya menjadi makanan rumahan, tetapi juga simbol identitas kuliner masyarakat Lahore dan Rawalpindi. Kehadirannya dalam daftar stew terenak di dunia memperkuat popularitasnya sebagai hidangan tradisional yang bertahan lintas generasi (The Express Tribune, 2024).
Apa Itu Siri Paya?
Definisi & Ciri Khas Hidangan
Siri paya adalah hidangan berkuah atau stew yang terbuat dari kepala dan kaki kambing, sapi, atau kerbau. Bagian tulang kaki menghasilkan gelatin alami yang memberi tekstur lembut sekaligus rasa gurih mendalam dalam kuah (Yasin, 2016). Proses pemasakan lambat selama berjam‑jam membuat daging benar‑benar terlepas dari tulang, menambah intensitas rasa.
Sejarah & Asal Usul Budaya
Menurut laporan media lokal Dawn, hidangan ini awalnya disajikan untuk keluarga bangsawan era Mughal, sebelum kemudian populer di kalangan masyarakat umum sebagai sarapan musim dingin (Yasin, 2016). Tradisi memasak siri paya sebagai sajian pagi masih bertahan di banyak daerah Pakistan.
Popularitas Siri Paya Pakistan
Hidangan Sarapan yang Melekat di Budaya Lokal
Di kota Rawalpindi dan Lahore, banyak warung siri paya yang buka sebelum matahari terbit. Menurut liputan Dawn, beberapa kedai sudah penuh antrean sejak pukul 5 pagi dan hanya buka sekitar dua jam sebelum kehabisan stok (Yasin, 2016).
Pengakuan Internasional
Hidangan ini mencapai sorotan global ketika masuk dalam daftar The World’s Best Stews 2024 versi TasteAtlas, menempati posisi ke‑47 dan mewakili Pakistan di kancah kuliner dunia (The Express Tribune, 2024).
Cara Memasak & Menyajikan Siri Paya
Persiapan Bahan Utama
Persiapan dimulai dengan membersihkan kepala dan kaki hewan, kemudian membakar permukaan untuk menghilangkan bulu. Langkah ini menjadi bagian penting yang menentukan kebersihan tekstur (Dawn, 2010).
Proses Memasak Slow‑Cook
Proses memasak siri paya dapat memakan waktu hingga 12–20 jam, baik menggunakan panci tradisional tanah liat maupun pressure cooker modern. Pemasakan lambat membantu pelepasan kolagen dan sumsum yang mengentalkan kuah (Yasin, 2016).
Penyajian
Siri paya umumnya disajikan panas bersama naan atau roti kulcha, serta diberi taburan jahe segar, ketumbar, dan lemon. Penyajian ini menjadi ciri khas sarapan berat pada musim dingin di Punjab (Yasin, 2016).
Mengapa Hidangan Siri Paya Layak Dicoba?
- Autentik dan penuh sejarah — Mengandung nilai tradisional yang kuat dengan teknik masak turun‑temurun.
- Rasa dan tekstur unik — Gabungan gelatin, sumsum, dan rempah menciptakan pengalaman rasa yang jarang ditemui.
- Sedang populer global — Masuk daftar stew terbaik dunia memperkuat kehadirannya di dunia kuliner.
- Pengalaman budaya — Menyantap siri paya di Pakistan adalah cara terbaik memahami tradisi masyarakatnya.
Hidangan siri paya membuktikan bahwa kelezatan tidak selalu berasal dari bagian daging terbaik, melainkan dari kreativitas budaya yang mampu mengolah bahan sederhana menjadi sajian luar biasa. Popularitas globalnya menandakan bahwa kuliner tradisional Pakistan semakin mendapat tempat di hati masyarakat dunia.
Terus ikuti berita dan artikel unik lainnya di PakistanIndonesia.com. karena banyak kisah kuliner dan budaya menarik yang menanti untuk dijelajahi. Jangan lewatkan update terbaru agar tetap terinspirasi oleh kekayaan tradisi dari seluruh penjuru dunia.



