Sektor Tekstil Kapas Pakistan Tertekan Produksi, Ekspor Tetap Mendunia

Sektor Tekstil Kapas Pakistan Tertekan Produksi, Ekspor Tetap Mendunia

Sektor Tekstil Kapas Pakistan
Industri tekstil kapas menjadi tulang punggung ekspor Pakistan di tengah tekanan produksi dan persaingan global yang semakin ketat. Sumber gambar: Profit by Pakistan Today

Bagikan

Sektor tekstil kapas Pakistan kembali menjadi sorotan di tengah dinamika ekonomi global. Di satu sisi, produksi kapas domestik mengalami tekanan serius akibat perubahan iklim dan masalah struktural di sektor pertanian. Namun di sisi lain, industri tekstil justru menunjukkan ketahanan dan tetap menjadi motor ekspor Pakistan.

Kondisi ini menegaskan posisi sektor tekstil kapas sebagai pilar strategis perekonomian nasional. Meski pasokan bahan baku lokal menurun, kontribusinya terhadap perdagangan internasional Pakistan masih sangat dominan.

Sejarah Sektor Tekstil Kapas Pakistan Menjadi Raksasa

Pertumbuhan sektor tekstil kapas Pakistan tidak terjadi dalam waktu singkat. Fondasinya dibangun sejak awal kemerdekaan Pakistan pada akhir 1940-an, ketika tekstil ditetapkan sebagai sektor prioritas industri nasional. Kapas dipilih karena ketersediaan lahan luas, iklim yang mendukung, serta kebutuhan pasar domestik yang besar.

Memasuki dekade 1960–1970-an, pemerintah Pakistan mulai mendorong industrialisasi tekstil melalui pembangunan pabrik pemintalan dan pertenunan. Kebijakan substitusi impor dan dukungan kredit membuat sektor tekstil berkembang pesat dan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

Percepatan signifikan terjadi pada era 1990-an hingga awal 2000-an, ketika Pakistan semakin terintegrasi dengan perdagangan global. Akses pasar Amerika Serikat dan Eropa, ditambah biaya produksi yang relatif rendah, membuat produk tekstil Pakistan kompetitif di pasar internasional. Sejak periode ini, sektor tekstil kapas tumbuh menjadi penyumbang utama ekspor nasional.

Produksi Kapas Mengalami Tekanan Serius

Produksi kapas Pakistan mencatat penurunan signifikan dalam beberapa musim terakhir. Data menunjukkan produksi hanya mencapai sekitar 5,3 juta bal dari target 10,2 juta bal, atau turun hampir 46 persen dari target nasional.

Penurunan tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari cuaca ekstrem, banjir besar, hingga berkurangnya minat petani akibat rendahnya keuntungan. Dampaknya terasa langsung pada ketersediaan bahan baku bagi industri tekstil.

Impor Kapas Jadi Penopang Industri

Kebutuhan industri tekstil Pakistan diperkirakan mencapai sekitar 12 juta bal kapas per tahun. Ketika produksi domestik tidak mencukupi, impor menjadi pilihan utama. Pakistan tercatat harus mengimpor sekitar 7 juta bal kapas untuk menjaga keberlangsungan produksi.

Kebijakan impor ini menambah tekanan pada neraca perdagangan, namun dinilai penting untuk memastikan industri tekstil tetap berjalan dan mampu memenuhi permintaan pasar global.

Kinerja Ekspor Tekstil Tetap Solid

Di tengah tekanan di sektor hulu, kinerja ekspor tekstil Pakistan justru menunjukkan tren positif. Ekspor tekstil tercatat tumbuh sekitar 10,51 persen menjadi US$7,6 miliar pada periode Juli–November 2024/2025 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh produk bernilai tambah. Ekspor garmen jadi meningkat sekitar 23,1 persen, knitwear tumbuh 18,42 persen, dan bedwear naik 15,05 persen, menandakan pergeseran ke produk hilir yang lebih kompetitif.

Kontribusi Besar terhadap Ekonomi Nasional

Sektor tekstil menyumbang sekitar 63 persen dari total ekspor Pakistan, menjadikannya sektor paling berpengaruh dalam struktur perdagangan luar negeri negara tersebut.

Kontribusi besar ini membuat sektor tekstil kapas tetap menjadi prioritas kebijakan nasional, meskipun tantangan produksi kapas domestik belum sepenuhnya teratasi.

Arah Pembenahan Sektor Tekstil Kapas

Sejumlah kalangan industri dan pengamat ekonomi mendorong pembenahan menyeluruh sektor tekstil kapas. Fokus utama meliputi modernisasi pertanian kapas, penggunaan benih unggul, serta pemberian insentif bagi petani agar produksi domestik kembali meningkat.

Upaya pembenahan ini dinilai penting untuk mengurangi ketergantungan impor dan memperkuat daya saing jangka panjang sektor tekstil Pakistan.

Dinamika sektor tekstil kapas Pakistan menunjukkan kontras antara tekanan produksi dan kekuatan ekspor. Meski sektor hulu menghadapi tantangan berat, industri tekstil tetap mampu bertahan dan bersaing di pasar global.

Untuk mengikuti perkembangan ekonomi global dan sektor strategis lainnya, pembaca dapat terus membaca berita dan analisis mendalam di PakistanIndonesia.com yang menyajikan informasi aktual dan terpercaya.

Ayo Menelusuri