5 Tradisi Ramadan Unik dari Berbagai Negara yang Perlu Kamu Tahu

tradisi ramadan
Foto: Visit Manchester
Table of Contents

Bulan suci Ramadan disambut oleh umat Muslim di seluruh penjuru dunia dengan penuh suka cita. Selain menjalankan ibadah puasa, berbagai negara memiliki tradisi Ramadan yang unik dan penuh makna, yang mewarnai momen-momen selama bulan suci mulai dari sahur, berbuka, hingga malam menjelang Idul Fitri.

Tradisi-tradisi tersebut memperkaya pengalaman spiritual sekaligus menampilkan kekayaan budaya lokal, yang turut mempererat hubungan sosial masyarakat. Berdasarkan informasi dari MetroTV News, berikut adalah 5 tradisi ramadan unik dari berbagai negara yang perlu kamu tahu.

1. Lentera Fanous di Mesir

Fanous merupakan lampu atau lentera artistik khas Mesir yang kini telah menjadi simbol representatif bulan suci Ramadhan di seluruh negeri Arab. Mengutip Alarabiya News, konsep penggunaan fanous pada bulan puasa diyakini bermula dari tradisi anak-anak kecil di Kairo pada zaman dahulu. Mereka membawa lentera untuk menerangi jalan bagi Khalifah saat beliau berjalan-jalan mengelilingi kota pada malam hari.

2. Tembakan Meriam di Lebanon

Di Lebanon, masyarakat setempat memiliki tradisi menembakkan meriam sebagai isyarat atau penanda masuknya waktu berbuka puasa (iftar). Berdasarkan publikasi IndonesiaBaik, tradisi dentuman meriam ini awalnya bermula pada masa Kesultanan Ottoman di Mesir. Tradisi tersebut kemudian menyebar ke berbagai negara di kawasan Timur Tengah, termasuk Lebanon, dan masih dipertahankan hingga kini.

3. Tabuhan Genderang di Turki

Turki memiliki cara yang khas untuk membangunkan warganya saat waktu sahur tiba. Mengutip Antara, para penabuh genderang akan berjalan berkeliling di sepanjang jalanan permukiman pada malam hari. Sambil memainkan alat musiknya dengan ritme khas, mereka mengenakan pakaian tradisional era Ottoman untuk memastikan masyarakat terbangun tepat waktu dan bersiap menyantap hidangan sahur.

4. Chaand Raat di Pakistan

Di kawasan Asia Selatan, tepatnya Pakistan, terdapat perayaan penting bernama Chaand Raat yang juga dikenal dengan sebutan Malam Bulan. Merujuk pada The US Sun, tradisi penuh sukacita ini dirayakan pada hari terakhir bulan Ramadhan guna menandai masuknya malam Idul Fitri. Chaand Raat sekaligus menjadi penanda awal dari rangkaian perayaan hari kemenangan yang biasanya berlangsung selama tiga hari berturut-turut.

5. Seheriwalas di India

Tradisi unik membangunkan warga untuk sahur juga ditemukan di sebagian wilayah India melalui sosok Seheriwalas atau Zohridaars. Mengutip laman Kemenag RI, tradisi ini dilakukan oleh seorang Seheriwalas yang mulai berkeliling menyusuri permukiman warga sekitar pukul 02.30 dini hari. Sambil berjalan membawa sebuah tongkat tua, mereka melantunkan puji-pujian dengan suara lantang kepada Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW untuk memanggil warga agar segera bangun.

Penutup

Berbagai negara memiliki tradisi Ramadan yang unik. Contohnya, lentera Fanous di Mesir, tembakan meriam di Lebanon, tabuhan genderang di Turki, Chaand Raat di Pakistan, dan Seheriwalas di India. Tradisi-tradisi ini tidak hanya memperkaya pengalaman beribadah. Mereka juga memperkuat ikatan sosial dan kebersamaan di antara umat Muslim di seluruh dunia.

Jangan lewatkan berita lainnya seputar religi, olahraga, pariwisata, internasional, nasional, ekonomi, politik, pendidikan, kesehatan, teknologi, seni budaya, dan otomotif di PakistanIndonesia.com.

Last Updated: 3 March 2026, 17:27

Bagikan:

Search

Berita Lainnya

Ayo Menelusuri