Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo melarang intervensi politik dalam perombakan atau pemilihan jajaran direksi hingga komisaris Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, seperti diberitakan MetroTV News. Larangan itu bertujuan agar dapat dipilih orang-orang yang memiliki kompetensi dan profesional dalam menduduki posisi tersebut.
“Sebagai Gubernur, saya percaya betul dengan proses yang dijalankan sekarang ini. Bahkan, ketika melakukan perombakan direksi, komisaris, dan sebagainya, saya cuma minta satu hal, jangan ada intervensi politik, jangan ada titipan. Kalau ada keputusan pun yang memutuskan Gubernur, supaya dipilih orang-orang yang terbaik,” tegas Pramono.
Politikus PDI Perjuangan itu mengakui, saat ini BUMD DKI masih memiliki kekurangan. Namun, dari segi performa, beberapa BUMD sudah mengalami peningkatan. Di antaranya Bank Jakarta, PAM Jaya, Jakpro, dan Dharma Jaya.
“Maka, kata kuncinya adalah saya memberikan kesempatan, dan saya percaya dengan saudara-saudara untuk mengelola perusahaan ini,” ujar Pramono.
Lebih lanjut, Pramono juga mengingatkan agar jangan sampai ada pihak yang mengatasnamakan dirinya untuk suatu kepentingan. Dia sepenuhnya menginginkan agar BUMD Jakarta menjadi lebih baik dan tumbuh lebih sehat ke depannya.
“Kalau ada orang yang mengatasnamakan saya, harus ngomong langsung dengan saya. Saya sudah pengin betul membangun BUMD-BUMD ini menjadi lebih baik supaya tidak kebebanan dengan hal-hal yang tidak produktif,” ucap Pramono.
Untuk itu, Pramono meminta agar BUMD DKI memiliki budaya kerja yang lebih baik serta memiliki pemikiran yang terbuka dan komunikasi yang baik. Jika terjadi persoalan yang membutuhkan keputusan, Pramono mengaku selalu siap mendengarkan BUMD DKI. Ia juga siap bersama-sama menghadapi masalah tersebut.
Penutup
Kebijakan larangan intervensi politik dalam pemilihan direksi dan komisaris BUMD DKI Jakarta menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah. Tujuannya adalah menciptakan tata kelola yang lebih profesional. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja BUMD agar lebih transparan dan berorientasi pada kompetensi. Dengan begitu, BUMD di Jakarta dapat berkembang lebih sehat dan memberi manfaat optimal bagi masyarakat.
Jangan lewatkan berita lainnya seputar politik, ekonomi, kesehatan, religi, otomotif, olahraga, pariwisata, pendidikan, seni budaya, internasional, nasional, dan teknologi hanya di PakistanIndonesia.com.