Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon mengatakan pameran seni rupa “Panoramica” menjadi bagian dari peringatan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Uruguay serta memperkuat hubungan kedua negara melalui jalur kebudayaan, seperti diberitakan Antara News.
“Ini merupakan peringatan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia dengan Uruguay yang dimulai pada 9 Juni 1966. Budaya dapat menjadi jembatan hubungan antara kedua negara meskipun secara geografis terpisah sangat jauh,” kata Fadli Zon saat meresmikan pameran di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta.
Indonesia dan Uruguay Perluas Kerja Sama Kebudayaan
Fadli berharap kerja sama kebudayaan antara Indonesia dan Uruguay terus berkembang. Menurut dia, upaya tersebut dapat dilakukan tidak hanya melalui pameran karya seniman Uruguay di Indonesia, tetapi juga dengan menghadirkan karya seniman Indonesia di negara Amerika Selatan tersebut.
Menurut dia, Kementerian Kebudayaan akan menjajaki peluang kerja sama lebih lanjut dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Uruguay. Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas pertukaran seni dan budaya kedua negara.
Ia juga berharap perupa Uruguay Manuel Rodríguez dapat menghadirkan karya yang merefleksikan pengalaman dan ekspresi budaya Indonesia. Hal itu sebagaimana yang pernah dilakukannya di berbagai negara lain. Selain itu, Fadli mengatakan pemerintah berencana melanjutkan kolaborasi kebudayaan dengan Uruguay. Rencana tersebut termasuk melalui penyelenggaraan pameran seni pada Oktober 2026.
“Kami berharap dapat menghadirkan kegiatan serupa di Indonesia sekaligus membawa karya dan cerita tentang Indonesia ke Uruguay pada waktu yang tepat,” ujarnya.
Pameran Panoramica Perkenalkan Budaya Uruguay
Sementara itu, Duta Besar Uruguay untuk Indonesia Cristina Gonzalez mengatakan pameran tersebut menjadi momentum penting. Menurut dia, kegiatan itu dapat memperkenalkan identitas budaya Uruguay kepada masyarakat Indonesia.
“Melalui seni, kita dapat membangun dialog yang melampaui batas geografis dan bahasa. Pameran ini merepresentasikan semangat Uruguay sekaligus menunjukkan nilai-nilai universal yang juga dekat dengan budaya Indonesia, seperti hubungan manusia dengan alam, tradisi, dan identitas,” kata Gonzalez.
Kedutaan Besar Uruguay di Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan melalui Museum dan Cagar Budaya serta Galeri Nasional Indonesia menyelenggarakan pameran tersebut sebagai ruang pertukaran budaya yang mempererat hubungan persahabatan kedua negara.
Pameran “Panoramica” menampilkan karya dua perupa Uruguay, Luis Fabini dan Manuel Rodríguez, yang menghadirkan pendekatan berbeda mengenai lanskap serta hubungan manusia dengan alam. Pameran berlangsung pada 5-28 Juni 2026 di Gedung D Galeri Nasional Indonesia, Jakarta.
Penutup
Pameran “Panoramica” menjadi bagian penting dalam peringatan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Uruguay. Melalui seni dan budaya, kedua negara dapat memperkuat hubungan persahabatan serta memperluas ruang dialog antarmasyarakat. Kolaborasi budaya semacam ini diharapkan terus berkembang melalui berbagai program pertukaran seni dan kerja sama kebudayaan di masa mendatang.
Jangan lewatkan berita lainnya seputar seni budaya, olahraga, pariwisata, internasional, ekonomi, politik, pendidikan, kesehatan, teknologi, religi, dan otomotif hanya di PakistanIndonesia.com.