Pakistan dan ASEAN Perkuat Kerja Sama Bisnis Lewat Forum FPCCI di Karachi

FPCCI Karachi
Pakistan-ASEAN Business Roundtable yang diselenggarakan FPCCI dan Kedutaan Besar Filipina di Islamabad mempertemukan diplomat, pejabat pemerintah, dan pelaku usaha untuk memperkuat peluang perdagangan, investasi, serta kemitraan bisnis antara Pakistan dan negara-negara ASEAN.
Table of Contents

Pakistan dan negara-negara anggota ASEAN memperkuat peluang perdagangan serta investasi melalui Pakistan-ASEAN Business Roundtable di Karachi pada 29 Oktober 2026. Federasi Kamar Dagang dan Industri Pakistan (FPCCI) bersama Konsulat Kehormatan Filipina di Karachi menyelenggarakan forum bertema “Navigating Our Future Together” tersebut. Pertemuan ini mempertemukan perwakilan diplomatik ASEAN, pejabat pemerintah Pakistan, dan pemimpin dunia usaha untuk membangun kemitraan ekonomi yang saling menguntungkan.

FPCCI Perkuat Dialog Ekonomi Pakistan dan ASEAN

FPCCI menjadi tuan rumah pertemuan yang membahas pengembangan hubungan ekonomi Pakistan dengan negara-negara Asia Tenggara. Ketua ASEAN Committee in Islamabad (ACI), Duta Besar Filipina Dr. Emmanuel R. Fernandez, memimpin delegasi diplomatik ASEAN dalam kegiatan tersebut.

Delegasi itu turut melibatkan duta besar Indonesia, Thailand, dan Myanmar, Komisaris Tinggi Malaysia, serta Wakil Kepala Misi Brunei Darussalam. Kehadiran para diplomat mempertemukan kepentingan pemerintah dan pelaku usaha dalam satu forum pembahasan perdagangan regional.

Wakil Presiden Senior FPCCI, Saquib Fayyaz Magoon, menyoroti besarnya potensi ekonomi ASEAN. Kawasan tersebut memiliki sekitar 680 juta penduduk dan produk domestik bruto gabungan lebih dari US$4 triliun.

Magoon juga menyebut hubungan kemitraan sektoral Pakistan dan ASEAN telah berlangsung sejak 1993. Namun, nilai perdagangan kedua pihak masih menunjukkan ketimpangan karena ekspor Pakistan ke kawasan ASEAN berada di bawah US$1,5 miliar.

Investasi dan Kemitraan Swasta Jadi Agenda Roundtable

Magoon mengusulkan pembentukan Pakistan-ASEAN Business Forum dengan FPCCI sebagai sekretariat yang diusulkan. Ia juga mendorong sejumlah langkah untuk memperluas hubungan komersial, antara lain:

  • Pameran perdagangan: Memperbanyak kegiatan promosi produk dan pertemuan bisnis antarpengusaha.
  • Investasi regional: Memanfaatkan Special Investment Facilitation Council dan kawasan ekonomi khusus Pakistan.
  • Perjanjian perdagangan: Mempercepat peninjauan perjanjian perdagangan preferensial Pakistan-Indonesia dan perjanjian perdagangan bebas Pakistan-Malaysia.
  • Ekonomi halal: Mengembangkan peluang kerja sama dalam industri produk dan layanan halal.

Ketua Komite Diplomasi FPCCI, Hanif Gohar, turut mengusulkan kerja sama pertanian korporasi, teknologi, layanan digital, transportasi, dan logistik. Ia juga memperkenalkan gagasan “ASEAN Business Visa Sticker”, yaitu usulan fasilitas perjalanan bisnis satu tahun dengan akses masuk berkali-kali bagi anggota FPCCI yang memenuhi persyaratan. Usulan tersebut masih memerlukan persetujuan negara-negara peserta.

Pakistan dan ASEAN Siapkan Peta Jalan Kerja Sama Bisnis

Duta Besar Filipina Emmanuel R. Fernandez menyambut inisiatif FPCCI dan menyatakan akan meneruskan usulan forum bisnis serta fasilitas visa kepada negara-negara ASEAN terkait. Ia juga menyoroti peluang kerja sama Pakistan-Filipina dalam bidang beras, produk halal, teknologi informasi, dan pengembangan tenaga kerja.

Direktur Jenderal Kementerian Luar Negeri Pakistan di Karachi, Irfan Soomro, menyampaikan dukungan terhadap diplomasi ekonomi yang melibatkan sektor swasta. Ia juga membuka ruang pembahasan mengenai fasilitas visa, perjanjian perdagangan, dan konektivitas.

Forum tersebut menghasilkan komitmen untuk menyusun Pakistan-ASEAN Business Cooperation Roadmap selama dua tahun. Peserta juga mengusulkan pertemuan rutin setiap tiga bulan antara FPCCI dan ACI agar pembahasan dapat berlanjut menjadi peluang perdagangan serta investasi konkret.

Penutup

PakistanIndonesia.com mengajak pembaca mengikuti perkembangan kerja sama ekonomi Indonesia dengan Pakistan dan negara-negara lain melalui berbagai artikel internasional.

Pembaca juga dapat menjelajahi informasi lain mengenai perdagangan, investasi, diplomasi, dan peluang kolaborasi bisnis di PakistanIndonesia.com.

Last Updated: 8 November 2026, 07:30

Bagikan:

Search

Berita Lainnya

Ayo Menelusuri