Anak dengan Alergi Susu Boleh Mengonsumsi Protein dari Daging Sapi

alergi susu
Foto: Antara News
Table of Contents

Dokter Spesialis Anak Konsultan Alergi Imunologi lulusan Universitas Indonesia, dr. Molly Dumakuri Oktarina, (K) mengatakan bahwa anak yang memiliki alergi terhadap susu, masih diperbolehkan mengonsumsi daging sapi sebagai asupan protein, seperti diberitakan Antara News.

“Alhamdulillah tidak (alergi daging sapi). Jadi kalau alergi terhadap protein susu sapi, hanya protein susu sapinya saja dagingnya tidak, jadi masih bisa makan daging,” kata dokter Molly dalam sesi diskusi yang digelar di Jakarta.

Faktor Genetik Tingkatkan Risiko Alergi pada Anak

Lebih jauh terkait alergi, ia juga mengatakan bahwa anak dengan alergi bisa terjadi karena faktor genetik dari orang tua.

“Jadi kalau salah satu orang tua, baik ibu ibu atau umur ayah dan atau salah satu saudara kandung mengalami, sudah tidak mengalami alergi maka anak akan beresiko memiliki kejadian alergi sekitar 20 sampai 40 persen,” katanya.

Sementara bila kedua orang tua memiliki alergi maka risiko alergi pada anak meningkat sebesar 40 sampai 60 persen. Peningkatan alergi pada anak juga bisa meningkat bila ayah dan ibu memiliki gejala alergi yang sama.

“Misalnya ibunya asma, bapaknya asma juga, maka resiko anaknya tersebut bisa sampai 80 persen,” jelasnya.

Dokter Molly juga mengatakan bahwa beberapa penelitian menunjukkan anak tetap dapat mengalami alergi meski orang tuanya tidak memiliki riwayat alergi. Dalam kondisi tersebut, risiko alergi pada anak diperkirakan mencapai sekitar lima persen.

Adapun alergi timbul atau muncul bila terdapat dua faktor yakni riwayat serta kedua adalah anak sudah terpapar alergi. Bila hanya terdapat satu faktor, katanya, maka gejala alergi tidak bisa atau sulit untuk muncul pada anak.

ASI dan Cara Persalinan Jadi Upaya Pencegahan Alergi

Sementara soal pencegahan, pada anak, air susu ibu (ASI) bisa menjadi pencegahan utama, disusul dengan cara persalinan.

“Cara persalinan, itu berpengaruh semuanya pada mikrobiota baik pada anak Karena mikrobiota baik itu bisa mempercepat atau membantu pemaparan sistem imun sehingga dapat mencegah kejadian alergi,” katanya lagi.

Penutup

Anak dengan alergi susu tetap dapat mengonsumsi daging sapi sebagai sumber protein karena alergi yang terjadi hanya pada protein susu sapi, bukan pada dagingnya. Selain itu, faktor genetik dari orang tua turut berperan dalam meningkatkan risiko alergi pada anak. Pemahaman yang tepat mengenai penyebab dan faktor risiko alergi dapat membantu orang tua mengambil langkah pencegahan yang sesuai.

Jangan lewatkan berita lainnya seputar kesehatan, nasional, internasional, ekonomi, politik, pendidikan, religi, olahraga, pariwisata, teknologi, dan seni budaya hanya di PakistanIndonesia.com.

Last Updated: 14 June 2026, 08:00

Bagikan:

Search

Berita Lainnya

Ayo Menelusuri