Pakistan Terbentuk dari Partisi Berdarah: Sejarah Lengkap Kemerdekaan 1947 yang Mengubah Asia Selatan

Pakistan Terbentuk dari Partisi Berdarah: Sejarah Lengkap Kemerdekaan 1947 yang Mengubah Asia Selatan

Kemerdekaan Pakistan
Pakistan lahir dari partisi berdarah 1947 yang mengubah peta Asia Selatan dan meninggalkan dampak geopolitik hingga kini. Sumber gambar: Pngtree

Bagikan

Kemerdekaan Pakistan merupakan peristiwa bersejarah yang lahir dari runtuhnya kekuasaan kolonial Inggris di anak benua India. Negara ini terbentuk melalui proses politik yang kompleks, melibatkan tuntutan identitas keagamaan dan ketegangan sosial yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Peristiwa pada Agustus 1947 tersebut tidak hanya melahirkan Pakistan sebagai negara berdaulat, tetapi juga memicu salah satu pemisahan wilayah paling berdampak dalam sejarah modern. Dampaknya terasa hingga kini, terutama dalam hubungan Pakistan dan India di kawasan Asia Selatan.

Latar Belakang Kemerdekaan Pakistan

Kolonialisme Inggris dan Krisis Politik India Britania

Inggris menguasai India Britania selama hampir dua abad. Menjelang Perang Dunia II berakhir, tekanan politik untuk kemerdekaan semakin menguat, baik dari Kongres Nasional India maupun Liga Muslim Seluruh India. Ketegangan antar komunitas agama menjadi semakin sulit dikendalikan.

Situasi ini mendorong pemerintah Inggris mencari solusi cepat untuk melepaskan kekuasaannya. Salah satu opsi yang dianggap paling realistis saat itu adalah pembagian wilayah menjadi dua negara berdasarkan mayoritas agama.

Peran Liga Muslim dan Muhammad Ali Jinnah

Tokoh kunci dalam kemerdekaan Pakistan adalah Muhammad Ali Jinnah, pemimpin Liga Muslim Seluruh India. Jinnah menilai bahwa umat Muslim akan kehilangan representasi politik yang adil jika India merdeka sebagai satu negara tunggal .

Gagasan negara Pakistan kemudian mendapat dukungan luas dari komunitas Muslim di wilayah India Britania bagian barat dan timur. Dukungan ini menjadi fondasi politik utama dalam proses pembentukan negara baru.

Proses Kemerdekaan Pakistan 1947

Indian Independence Act 1947

Kemerdekaan Pakistan secara hukum ditetapkan melalui Indian Independence Act 1947 yang disahkan Parlemen Inggris. Undang-undang ini secara resmi membagi India Britania menjadi dua dominion merdeka, yaitu India dan Pakistan .

Pakistan diproklamasikan pada 14 Agustus 1947 dengan Muhammad Ali Jinnah sebagai Gubernur Jenderal pertama. Sementara itu, India menyatakan kemerdekaannya sehari kemudian, pada 15 Agustus 1947.

Partisi Wilayah India

Pembagian wilayah India Britania dikenal sebagai Partition of India. Proses ini melibatkan penarikan garis batas yang dikenal sebagai Garis Radcliffe di wilayah Punjab dan Benggala.

Penetapan batas yang dilakukan dalam waktu singkat tersebut memicu kekacauan besar karena jutaan orang harus berpindah negara secara mendadak, tanpa persiapan yang memadai.

Dampak Kemerdekaan Pakistan

Migrasi Massal dan Krisis Kemanusiaan

Partisi India dan Pakistan memicu salah satu migrasi terbesar dalam sejarah dunia modern. Lebih dari 14 juta orang mengungsi, disertai kekerasan komunal yang menewaskan ratusan ribu hingga jutaan jiwa.

Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi negara Pakistan yang baru berdiri, karena harus menampung jutaan pengungsi dengan sumber daya yang sangat terbatas.

Dampak Politik dan Hubungan dengan India

Kemerdekaan Pakistan juga melahirkan konflik berkepanjangan dengan India, terutama terkait wilayah Kashmir. Sengketa ini berakar dari proses partisi yang tidak tuntas dan menjadi sumber ketegangan utama antara kedua negara hingga saat ini .

Kemerdekaan Pakistan adalah hasil dari perjuangan panjang, kompromi politik, dan pengorbanan besar. Peristiwa ini mengubah peta Asia Selatan dan membentuk dinamika geopolitik yang masih berpengaruh hingga hari ini.

Untuk membaca ulasan sejarah dunia dan isu internasional lainnya secara mendalam dan terpercaya, kunjungi artikel-artikel pilihan di PakistanIndonesia.com

Ayo Menelusuri