Penemu muda Pakistan, Wasiullah, menciptakan sepatu pintar tunanetra yang dapat mendeteksi rintangan hingga jarak 120 sentimeter. Perangkat tersebut menggunakan sensor ultrasonik dan papan Arduino untuk memberikan peringatan melalui suara atau getaran kepada pengguna tunanetra.
Wasiullah Kembangkan Sepatu Pintar Tunanetra
Wasiullah merupakan penemu muda berusia 17 tahun yang berasal dari Lembah Swat, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan. Ketertarikannya terhadap teknologi muncul dari kebiasaannya memperbaiki mainan yang menggunakan baterai rusak.
Kebiasaan tersebut mendorong Wasiullah untuk mempelajari cara kerja berbagai perangkat elektronik. Pengetahuan tersebut kemudian ia gunakan untuk mengembangkan perangkat yang dapat memberikan manfaat bagi penyandang tunanetra.
Wasiullah merancang sepatu pintar sebagai alat bantu mobilitas. Sepatu tersebut mendeteksi rintangan yang berada di depan pengguna dan memberikan peringatan sebelum pengguna mendekati objek tersebut.
Sensor Ultrasonik Deteksi Rintangan hingga 120 Cm
Sepatu pintar Wasiullah menggunakan sensor ultrasonik untuk mendeteksi objek di sekitar jalur pengguna. Sensor tersebut mengirimkan informasi kepada papan Arduino yang berfungsi sebagai pengendali sistem.
Sistem kemudian mengubah hasil pendeteksian menjadi peringatan yang dapat diterima pengguna. Peringatan tersebut menggunakan suara atau getaran sehingga pengguna dapat mengetahui keberadaan rintangan tanpa harus melihatnya.
Fitur utama sepatu pintar Wasiullah meliputi:
- Sensor ultrasonik mendeteksi rintangan di depan pengguna.
- Arduino memproses informasi dari sensor ultrasonik.
- Peringatan suara memberi tanda ketika sistem mendeteksi rintangan.
- Peringatan getaran memberikan alternatif informasi kepada pengguna.
- Jangkauan 120 sentimeter memberikan waktu bagi pengguna untuk mengantisipasi rintangan.
Teknologi tersebut membuat sepatu tidak hanya berfungsi sebagai alas kaki, tetapi juga sebagai perangkat bantu navigasi bagi penyandang tunanetra.
Pengajar Fisika Nilai Wasiullah Berpotensi Jadi Ilmuwan
Pengajar Fisika setempat, Muhammad Farooq, menilai Wasiullah sebagai siswa yang memiliki kemampuan dalam bidang sains dan teknologi. Farooq juga menyebut Wasiullah telah merancang konsep kursi roda yang dapat membantu navigasi tunanetra di lingkungan sekitar.
Rencana kursi roda tersebut belum terlaksana karena Wasiullah menghadapi keterbatasan finansial. Kondisi tersebut tidak menghentikan aktivitas inovasinya karena Wasiullah kemudian mengembangkan sepatu pintar pada awal 2021.
Farooq menilai Wasiullah memiliki potensi untuk menjadi ilmuwan apabila memperoleh kesempatan dan bimbingan yang tepat. Menurut Farooq, pengembangan sepatu pintar juga dapat menjadi salah satu jalan bagi Wasiullah untuk memperoleh dukungan pendidikan di bidang sains.
Harga Sepatu Pintar Lebih Terjangkau
Wasiullah menyebut pembuatan sepatu pintar membutuhkan biaya sekitar 4.500 rupee India atau sekitar Rp841.587 berdasarkan nilai yang tercantum dalam laporan tersebut. Biaya tersebut membuat inovasinya memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai perangkat bantu dengan harga yang lebih terjangkau.
Produk sepatu pintar untuk tunanetra sebenarnya telah tersedia di luar negeri. Namun, harga produk tersebut dinilai masih berada di luar jangkauan sebagian masyarakat Pakistan.
Muhammad Farooq menilai pemerintah dapat mengambil peran dalam pengembangan sepatu tersebut. Dukungan pemerintah dapat membantu proses produksi dan pemasaran sehingga masyarakat dapat memperoleh perangkat dengan harga yang lebih terjangkau.
Wasiullah sendiri menghadapi kendala dana untuk meningkatkan produksi. Selain mengembangkan sepatu pintar, Wasiullah juga harus membiayai pendidikan tingginya secara mandiri.
Pemerintah Pakistan Siapkan Evaluasi Teknologi
Aktivis sosial Swat, Mian Sayed, menilai sepatu pintar Wasiullah memiliki potensi untuk menjadi produk ekspor. Sayed mengenal Wasiullah sebagai siswa yang memiliki kemampuan dan menilai inovasinya dapat memberikan keuntungan bagi Pakistan apabila mendapatkan dukungan pemerintah.
Pemerintah daerah kemudian menunjukkan ketertarikan terhadap inovasi tersebut. Kepala Direktorat Jenderal Provinsi, Sajid Shah, menyatakan bahwa para ahli akan mengevaluasi sepatu pintar Wasiullah.
Evaluasi tersebut akan menentukan kemampuan teknologi dan potensi komersial produk. Pemerintah juga menyatakan rencana untuk mempromosikan proyek tersebut apabila para ilmuwan memberikan penilaian positif.
Dukungan tersebut dapat membuka kesempatan bagi Wasiullah untuk mengembangkan prototipe menjadi produk yang dapat digunakan masyarakat secara lebih luas.
Sepatu Pintar Tunanetra Dorong Inovasi Teknologi Bantu
Inovasi Wasiullah menunjukkan bahwa teknologi sederhana dapat digunakan untuk membantu kebutuhan mobilitas penyandang tunanetra. Sensor ultrasonik dan Arduino memungkinkan perangkat memberikan peringatan ketika terdapat rintangan di jalur pengguna.
Pengembangan lebih lanjut dapat meningkatkan kemampuan sepatu tersebut. Beberapa aspek yang dapat dikembangkan meliputi:
- Akurasi sensor dapat ditingkatkan untuk mendeteksi objek dengan lebih baik.
- Sistem peringatan dapat dikembangkan agar lebih mudah dikenali pengguna.
- Desain sepatu dapat dibuat lebih ringan dan nyaman untuk penggunaan sehari-hari.
- Biaya produksi dapat ditekan agar perangkat lebih mudah dijangkau masyarakat.
- Pengujian keamanan dapat dilakukan untuk memastikan perangkat bekerja secara konsisten.
Pengembangan tersebut membutuhkan dukungan teknologi, pendanaan, serta pendampingan dari para ahli. Pemerintah juga dapat berperan dalam membantu proses penelitian dan komersialisasi agar inovasi tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih luas.
Penutup
Sepatu pintar tunanetra buatan Wasiullah menjadi contoh inovasi anak muda yang memanfaatkan teknologi sederhana untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Perangkat tersebut menggunakan sensor ultrasonik dan Arduino untuk mendeteksi rintangan hingga 120 sentimeter serta memberikan peringatan melalui suara atau getaran.
Dukungan terhadap penemu muda seperti Wasiullah dapat membuka peluang lahirnya inovasi baru di bidang teknologi bantu. Baca artikel menarik lainnya di PakistanIndonesia.com untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai teknologi, inovasi, dan berbagai perkembangan yang bermanfaat bagi masyarakat.