Pameran otomotif GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 resmi berakhir dengan capaian pengunjung yang mengesankan. Dalam 10 hari penyelenggaraan di ICE BSD City, Tangerang, jumlah pengunjung hampir menembus 200 ribu orang, menjadikannya salah satu pameran otomotif paling ramai sepanjang tahun ini.
Lonjakan kunjungan ini tidak hanya mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap otomotif, tetapi juga dibaca sebagai sinyal positif bagi geliat konsumsi dan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah pemulihan global yang masih berlangsung.
Lonjakan Pengunjung GJAW 2025 Hampir 200 Ribu Orang
Penyelenggara mencatat GJAW 2025 dikunjungi sebanyak 196.807 orang, naik sekitar 35 persen dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya. Angka tersebut melampaui target awal panitia dan menunjukkan antusiasme publik yang sangat tinggi sejak hari pertama hingga penutupan pameran.
GJAW 2025 menempati area pameran seluas sekitar 90.000 meter persegi dengan diikuti lebih dari 80 merek kendaraan, mulai dari mobil penumpang, sepeda motor, hingga industri pendukung otomotif. Berbagai program seperti test drive, test ride, hingga pameran kendaraan listrik menjadi magnet utama bagi pengunjung.
Daya Tarik Kuat Industri Otomotif di Mata Konsumen
Tingginya kunjungan ke GJAW 2025 menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap kendaraan, baik konvensional maupun listrik, masih berada di level yang sangat sehat. Pengunjung tidak hanya datang untuk melihat-lihat, tetapi juga aktif melakukan test drive dan konsultasi pembelian.
Sejumlah pelaku industri menyebut pameran ini sebagai momentum penting untuk mendorong pembelian kendaraan menjelang akhir tahun. Meski nilai transaksi resmi masih dalam proses rekapitulasi, aktivitas penjualan selama pameran disebut sangat menjanjikan.
GJAW 2025 dan Kaitannya dengan Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Capaian besar GJAW 2025 tidak bisa dilepaskan dari kondisi ekonomi Indonesia yang terus menunjukkan tren positif. Sektor industri pengolahan nonmigas, termasuk otomotif, masih menjadi penyumbang utama pertumbuhan ekonomi nasional.
Tingginya minat masyarakat untuk datang ke pameran dan mempertimbangkan pembelian kendaraan menjadi indikasi bahwa daya beli konsumen masih terjaga. Hal ini penting karena industri otomotif memiliki efek berganda yang besar, mulai dari manufaktur, logistik, jasa pembiayaan, hingga sektor perdagangan.
Setiap unit kendaraan yang terjual tidak hanya menggerakkan satu lini usaha, tetapi juga memicu aktivitas di rantai pasok yang panjang. Inilah alasan mengapa geliat di sektor otomotif kerap dijadikan barometer kesehatan ekonomi kelas menengah di Indonesia.
Efek Multiplier GJAW 2025 terhadap Industri Pendukung
Dampak GJAW 2025 tidak hanya dirasakan oleh produsen kendaraan. Ratusan pelaku industri pendukung seperti komponen, aksesori, karoseri, hingga teknologi otomotif juga mendapatkan manfaat langsung dari ramainya pameran.
Selain itu, keterlibatan perbankan dan lembaga pembiayaan turut memperkuat perputaran uang selama pameran. Berbagai program kredit dan promosi yang ditawarkan selama GJAW 2025 ikut mendorong keputusan pembelian di tengah masyarakat.
Kondisi ini memperlihatkan bahwa pameran otomotif bukan sekadar ajang promosi, melainkan juga instrumen penting dalam menjaga denyut ekonomi sektor riil tetap bergerak.
Isyarat Optimisme Menjelang Akhir Tahun
Keberhasilan GJAW 2025 dinilai memberikan optimisme baru bagi industri otomotif nasional yang sebelumnya sempat tertekan oleh perlambatan global. Antusiasme masyarakat menjadi sinyal bahwa kepercayaan konsumen mulai pulih secara konsisten.
Jika tren ini terus berlanjut hingga akhir tahun, bukan tidak mungkin sektor otomotif kembali menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia, sejalan dengan peningkatan konsumsi rumah tangga.
Capaian hampir 200 ribu pengunjung di GJAW 2025 menjadi bukti nyata bahwa industri otomotif Indonesia masih memiliki daya tarik yang sangat kuat. Di tengah berbagai tantangan ekonomi global, tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa optimisme konsumen terus terjaga.
Ikuti terus perkembangan industri otomotif dan berita ekonomi nasional lainnya hanya di PakistanIndonesia.com. untuk mendapatkan informasi terkini dan terpercaya setiap hari.




