RI Resmi Beli Hotel dan Lahan Kampung Haji di Makkah

Kampung Haji di Makkah
Pemerintah Indonesia mempercepat realisasi Kampung Haji di Makkah sebagai langkah strategis meningkatkan kenyamanan dan kemandirian layanan jamaah haji Tanah Air. Sumber gambar: BPMI Setpres/Kris
Table of Contents

Pemerintah Indonesia resmi melangkah lebih jauh dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji dengan mengakuisisi hotel dan lahan strategis di Makkah, Arab Saudi. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam realisasi proyek Kampung Haji Indonesia yang telah lama direncanakan.

Akuisisi aset di Tanah Suci tersebut dilaporkan telah memasuki tahap final dan menjadi perhatian publik karena dinilai sebagai solusi jangka panjang atas persoalan klasik haji, mulai dari akomodasi hingga efisiensi biaya jamaah.

Akuisisi Hotel dan Lahan Kampung Haji

Proyek Kampung Haji diawali dengan pembelian sebuah hotel berkapasitas 1.461 kamar yang berlokasi sekitar 2,5 kilometer dari Masjidil Haram. Pemerintah menilai jarak tersebut masih ideal dan strategis untuk mobilitas jamaah.

Selain hotel, Indonesia juga mengamankan lahan seluas kurang lebih 4 hingga 5 hektare yang akan dikembangkan menjadi kawasan terpadu khusus jamaah haji dan umrah asal Indonesia.

Lokasi Strategis dan Rencana Pengembangan

Menurut laporan Kumparan, lahan Kampung Haji tersebut direncanakan akan dibangun hingga 13 tower tambahan lengkap dengan fasilitas pendukung seperti pusat kesehatan, dapur katering, dan area komersial.

Pemerintah berharap kawasan ini mampu menampung ribuan jamaah setiap musim haji dengan standar pelayanan yang lebih terkontrol dibanding sistem sewa hotel konvensional.

Peran Danantara dan BUMN

The Jakarta Post melaporkan bahwa akuisisi hotel dan lahan dilakukan melalui Danantara, badan investasi milik Indonesia, dengan pengelolaan operasional yang akan melibatkan BUMN. Skema ini dipilih agar aset tetap produktif di luar musim haji.

Model pengelolaan tersebut juga diharapkan dapat menekan biaya akomodasi haji dalam jangka panjang.

Lobi Intensif dan Dukungan Pemerintah Arab Saudi

Menteri Investasi Rosan Roeslani mengungkapkan bahwa realisasi Kampung Haji tidak lepas dari lobi intensif pemerintah Indonesia kepada otoritas Arab Saudi. Regulasi kepemilikan asing di wilayah Makkah membuat proses ini memerlukan pendekatan diplomasi tingkat tinggi.

Dukungan pemerintah Arab Saudi menjadi kunci agar proyek strategis ini dapat berjalan sesuai rencana.

Dilaporkan ke Presiden Prabowo

Kantor Staf Presiden menyampaikan bahwa progres Kampung Haji Indonesia telah dilaporkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto. Presiden disebut memberikan perhatian khusus karena proyek ini menyangkut kepentingan jutaan jamaah Indonesia setiap tahunnya.

Pengawasan dan Respons Publik

Meski mendapat banyak apresiasi, proyek Kampung Haji juga menuai sorotan soal transparansi dan tata kelola. Sejumlah pihak meminta pemerintah memastikan pengelolaan aset dilakukan secara profesional dan akuntabel.

Pengawasan publik dinilai penting mengingat nilai investasi proyek Kampung Haji mencapai belasan triliun rupiah.

Realisasi Kampung Haji Indonesia di Makkah menjadi simbol keseriusan negara dalam memberikan layanan terbaik bagi jamaah. Jika dikelola dengan baik, proyek ini diyakini mampu membawa perubahan besar dalam penyelenggaraan ibadah haji nasional.

Ikuti perkembangan proyek strategis nasional lainnya dan berita aktual pilihan hanya di PakistanIndonesia.com. Temukan liputan mendalam, analisis tajam, dan informasi terpercaya setiap hari.

Last Updated: 18 December 2025, 14:18

Bagikan:

Search

Berita Lainnya

Ayo Menelusuri