Kerja Sama Pertahanan RI–Pakistan Kian Erat, Diplomasi Militer dan Pelatihan Jadi Sorotan

Kerja Sama Pertahanan RI–Pakistan
Penguatan diplomasi pertahanan Indonesia terus dilakukan melalui kerja sama strategis dengan negara mitra guna menjaga stabilitas keamanan kawasan. Sumber gambar: Humas Kementerian Pertahanan RI

Bagikan

Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Pakistan melalui peningkatan kerja sama pertahanan. Langkah ini dilakukan dalam kunjungan resmi ke Islamabad, Pakistan, pada Januari 2026.

Diplomasi pertahanan tersebut menegaskan komitmen kedua negara untuk membangun kemitraan strategis. Fokus kerja sama meliputi dialog militer, pelatihan personel, serta penguatan hubungan antarangkatan bersenjata.

Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia–Pakistan

Kunjungan kerja Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin ke Islamabad menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Pakistan. Dalam pertemuan resmi dengan Menteri Produksi Pertahanan Pakistan, Muhammad Raza Hayat Harraj, kedua negara menegaskan komitmen untuk memperluas ruang lingkup kolaborasi pertahanan yang selama ini telah terbangun dengan baik.

Pembahasan tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga menyentuh aspek teknis kerja sama, seperti peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pertukaran informasi strategis, serta penguatan koordinasi kelembagaan. Pemerintah Indonesia menilai Pakistan sebagai mitra strategis yang memiliki pengalaman panjang dalam pengelolaan sektor pertahanan dan keamanan nasional.

Kerja sama ini merupakan kelanjutan dari Agreement on Cooperation Activities in the Field of Defence yang telah disepakati sejak 2010. Perjanjian tersebut menjadi fondasi hukum bagi berbagai program pertahanan bilateral, termasuk dialog rutin, pelatihan, dan kerja sama teknis yang terus dikembangkan seiring dinamika keamanan kawasan.

Dialog Strategis dengan Pimpinan Militer

Selain agenda kementerian, Menhan RI juga melakukan pertemuan dengan pimpinan militer Pakistan. Dialog ini membahas isu keamanan regional serta pentingnya memperkuat hubungan antarangkatan bersenjata kedua negara. Menurut laporan Geo.tv, pihak militer Pakistan menegaskan komitmen mereka untuk terus memperdalam hubungan pertahanan dengan Indonesia.

Hubungan militer Indonesia dan Pakistan selama ini dinilai saling menguntungkan, khususnya dalam pertukaran pandangan strategis dan pengalaman profesional. Kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat kesiapsiagaan pertahanan kedua negara.

Fokus Pendidikan dan Pelatihan Militer

Salah satu poin utama dalam penguatan kerja sama pertahanan Indonesia–Pakistan adalah sektor pendidikan dan pelatihan militer. Kedua negara sepakat untuk memperluas program pertukaran personel militer, pendidikan lanjutan di lembaga pertahanan masing-masing, serta peningkatan pelatihan bersama, khususnya bagi angkatan udara.

Dalam konteks ini, kerja sama pendidikan dipandang sebagai investasi jangka panjang dalam membangun profesionalisme dan kesiapan personel militer. Indonesia menilai pengalaman dan sistem pelatihan militer Pakistan dapat menjadi referensi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia pertahanan nasional.

Selain itu, pelatihan bersama juga diharapkan mampu meningkatkan interoperabilitas serta pemahaman taktis antarangkatan bersenjata kedua negara. Hal ini dinilai penting untuk memperkuat kesiapan menghadapi tantangan keamanan regional yang semakin kompleks.

Peluang Kerja Sama Teknologi Pertahanan

Selain aspek sumber daya manusia, Indonesia dan Pakistan juga membuka ruang diskusi terkait peluang kerja sama di bidang teknologi pertahanan. Anadolu Agency melaporkan bahwa kedua negara sepakat untuk menjajaki penguatan kemampuan pertahanan melalui dialog dan pertukaran pandangan mengenai pengembangan teknologi militer.

Meski belum diumumkan adanya kesepakatan teknis atau kontrak pengadaan tertentu, pembahasan ini menunjukkan adanya kepercayaan dan keterbukaan antara kedua negara dalam membangun kerja sama jangka panjang. Pendekatan ini dinilai sejalan dengan kebijakan pertahanan Indonesia yang mengedepankan prinsip transparansi dan kerja sama damai.

Pihak militer Pakistan sendiri menegaskan komitmennya untuk terus mempererat hubungan pertahanan dengan Indonesia. Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan Menhan RI dengan pimpinan militer Pakistan, yang menilai hubungan bilateral kedua negara memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.

Implikasi Strategis bagi Indonesia

Penguatan kerja sama pertahanan dengan Pakistan memberikan dampak strategis bagi Indonesia. Upaya ini memperluas jejaring diplomasi militer dan memperkuat posisi Indonesia di kawasan Asia.

Kerja sama tersebut juga menjadi bagian dari strategi Indonesia dalam menjaga stabilitas keamanan regional secara berkelanjutan.

Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa seluruh kerja sama pertahanan dijalankan secara transparan. Prinsip saling menghormati kedaulatan negara tetap dijunjung tinggi dan berorientasi pada perdamaian dunia.

Kerja sama pertahanan Indonesia dan Pakistan menunjukkan arah diplomasi militer yang semakin aktif dan terukur. Hubungan ini dibangun melalui dialog terbuka, pelatihan bersama, serta penguatan kerja sama kelembagaan.

Melalui kolaborasi tersebut, Indonesia berupaya memperkuat kapasitas pertahanan nasional dan menjaga stabilitas kawasan. Ikuti berita dan analisis lainnya seputar pertahanan serta hubungan internasional hanya di PakistanIndonesia.com.

Ayo Menelusuri