Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Jawa kembali berdampak pada sektor transportasi kereta api. Genangan air yang merendam jalur rel di wilayah Jawa Tengah hingga Jawa Barat membuat PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengambil langkah tegas dengan membatalkan puluhan perjalanan kereta api demi keselamatan penumpang.
Pembatalan ini terjadi akibat banjir di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah, serta gangguan lintasan di jalur utara Jawa. Kondisi tersebut memaksa KAI menghentikan operasional sejumlah kereta jarak jauh dari dan menuju Jakarta, Semarang, hingga Jawa Timur.
Jadwal Kereta Dibatalkan Akibat Banjir
KAI mengonfirmasi bahwa banjir yang merendam jalur rel di wilayah Pekalongan menyebabkan perjalanan kereta api kembali dibatalkan. Air yang menggenangi lintasan rel berada di atas batas aman, sehingga tidak memungkinkan kereta melintas tanpa risiko keselamatan.
Genangan air terjadi di petak jalan antara Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi. Kondisi ini berdampak langsung pada kelancaran perjalanan kereta api jarak jauh yang melintasi jalur utara Pulau Jawa.
38 Perjalanan Kereta Api Dibatalkan
KAI membatalkan sedikitnya 38 perjalanan kereta api akibat banjir yang terjadi di sejumlah titik lintasan, termasuk wilayah Jakarta, Semarang, dan Pekalongan.
Kereta-kereta yang dibatalkan meliputi berbagai kelas layanan, mulai dari eksekutif hingga ekonomi. Pembatalan ini bersifat sementara dan dilakukan setelah melalui evaluasi kondisi lintasan oleh tim prasarana KAI.
Dampak bagi Penumpang di Berbagai Daerah
Pembatalan massal perjalanan kereta api ini berdampak luas terhadap ribuan penumpang di berbagai kota. Stasiun besar seperti Gambir, Pasar Senen, Semarang Tawang, dan Pekalongan mengalami peningkatan jumlah penumpang yang mencari informasi lanjutan terkait perjalanan mereka.
Pembatalan 38 perjalanan kereta api membuat sekitar 18 ribu tiket kereta api diajukan untuk pengembalian dana (refund). Angka ini mencerminkan besarnya dampak banjir terhadap mobilitas masyarakat, terutama penumpang jarak jauh yang telah merencanakan perjalanan sejak jauh hari.
Banyak penumpang terpaksa membatalkan agenda penting, mulai dari perjalanan kerja, kegiatan keluarga, hingga keperluan pendidikan. Situasi ini juga memicu antrean panjang di loket layanan pelanggan di sejumlah stasiun besar.
Refund Tiket 100 Persen dan Kebijakan KAI
Menanggapi pembatalan perjalanan tersebut, KAI menerapkan kebijakan refund tiket 100 persen bagi seluruh penumpang terdampak. Kebijakan ini berlaku tanpa potongan biaya administrasi sebagai bentuk perlindungan konsumen akibat gangguan operasional yang disebabkan bencana alam.
Hingga hari yang sama, belasan ribu penumpang telah mengajukan refund, dengan total mencapai sekitar 18 ribu tiket. Pengembalian dana dapat dilakukan melalui loket stasiun, Contact Center 121, maupun aplikasi Access by KAI, sehingga penumpang memiliki beberapa opsi layanan yang mudah diakses.
Selain refund, KAI juga memberikan opsi penjadwalan ulang perjalanan (reschedule) tanpa biaya tambahan. Opsi ini ditujukan bagi penumpang yang masih ingin melakukan perjalanan setelah kondisi lintasan kembali normal.
Upaya Normalisasi Jalur Rel
Di tengah pembatalan perjalanan, KAI terus melakukan upaya penanganan di lokasi terdampak banjir. Langkah yang dilakukan meliputi pengecekan kondisi rel, penguatan struktur lintasan, serta pemantauan debit air secara berkala sebelum jalur kembali dioperasikan.
KAI memprioritaskan keselamatan perjalanan dan tidak akan mengoperasikan kereta api sebelum jalur benar-benar dinyatakan aman.
Banjir yang menyebabkan jadwal kereta dibatalkan secara massal menunjukkan besarnya dampak cuaca ekstrem terhadap sistem transportasi nasional. Pembatalan 38 perjalanan kereta api serta refund sekitar 18 ribu tiket menjadi gambaran nyata bagaimana satu gangguan alam dapat memengaruhi mobilitas masyarakat dalam skala besar.
Ke depan, upaya mitigasi risiko dan penguatan infrastruktur rel menjadi hal krusial agar layanan transportasi publik tetap andal di tengah perubahan iklim. Untuk mengikuti perkembangan terbaru seputar transportasi, bencana alam, dan kebijakan publik lainnya, pembaca dapat terus mengikuti berita terkini dan terpercaya di PakistanIndonesia.com.




