Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, menerima kunjungan delegasi dari Republik Islam Pakistan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 12 Februari 2026. Pertemuan ini bertujuan memperkuat kerja sama militer dan investasi serta menjadi simbol komitmen kedua negara dalam kemitraan strategis.
Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, Zahid Hafeez Chaudhri, menekankan bahwa hubungan historis Indonesia-Pakistan sudah terjalin sebelum kedua negara merdeka. Ia juga menegaskan nilai persaudaraan dan kerja sama yang terus berkembang antara kedua bangsa.
Kerja Sama Militer: Memperkuat Kolaborasi Pertahanan
Zahid Hafeez Chaudhri menjelaskan bahwa Pakistan dan Indonesia memiliki kerja sama yang erat di sektor pertahanan. Kolaborasi ini termasuk pelatihan Perwira Angkatan Bersenjata Indonesia dan rencana peningkatan kerja sama di masa depan.
“Kami telah melatih Perwira Angkatan Bersenjata Indonesia dan kami akan terus meningkatkan kolaborasi sektor pertahanan bilateral kami,” ujar Zahid. Sinergi ini menjadi bagian penting dari hubungan strategis kedua negara, terutama dalam konteks geopolitik dan kerja sama antarnegara Muslim yang mewakili lebih dari 25% populasi Muslim dunia.
Intensitas Kunjungan Pejabat Tinggi
Hubungan bilateral semakin diperkuat dengan kunjungan pejabat tinggi dari kedua negara. Contohnya, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani, serta Menteri Kesehatan Pakistan, telah melakukan kunjungan ke Jakarta. Zahid menambahkan bahwa pertemuan tingkat tinggi berikutnya juga akan segera dilaksanakan, sebagaimana dilaporkan oleh Merdeka dan Setkab.
Kerja Sama Investasi Strategis: Memperkuat Kemitraan Ekonomi
Selain sektor pertahanan, delegasi Pakistan menekankan peluang kerja sama investasi strategis. Pertemuan ini menjadi platform untuk membahas proyek-proyek investasi yang dapat meningkatkan ekonomi kedua negara, memperkuat hubungan bilateral, dan membuka kesempatan bagi pembangunan berkelanjutan.
Zahid menekankan bahwa kunjungan Presiden Prabowo ke Pakistan bulan lalu menjadi titik balik signifikan dalam hubungan bilateral. Kunjungan tersebut mendorong intensitas kolaborasi di sektor strategis, termasuk pertahanan dan investasi.
Penutup
Kerja sama militer dan investasi strategis antara Indonesia dan Pakistan menunjukkan komitmen kedua negara dalam memperkuat hubungan bilateral dan meningkatkan stabilitas regional. Sinergi ini menjadi landasan penting untuk kolaborasi yang berkelanjutan di masa depan.
Jangan lewatkan berita lainnya seputar kerja sama militer, investasi strategis, dan hubungan bilateral antara Indonesia dan Pakistan, termasuk perkembangan kunjungan pejabat tinggi dan dukungan untuk KTT D8, hanya di PakistanIndonesia.com.