Indonesia dan Pakistan sepakat memperkuat kerja sama Angkatan Udara kedua negara. Kesepakatan ini muncul setelah Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, bertemu dengan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Pakistan, Air Chief Marshal Zaheer Ahmad Babar Sidhu. Pertemuan ini menegaskan komitmen kedua negara untuk meningkatkan kerja sama konkret di bidang militer dan industri dirgantara.
Pertemuan berlangsung setelah Menhan Sjafrie memberikan arahan dalam rapat pimpinan (rapim) TNI 2026 di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (10/2). Sjafrie didampingi Panglima TNI, Agus Subiyanto, dan tiga kepala staf angkatan. Ini merupakan kelanjutan dari kunjungan Menhan Sjafrie ke Pakistan pada Januari lalu, sebagaimana dilaporkan Indonesia Defense.
Penguatan Kerja Sama Angkatan Udara
Akuisisi Jet Tempur dan Kolaborasi Dirgantara
Peningkatan kerja sama dilakukan di tengah isu ketertarikan Indonesia mengakuisisi jet tempur JF-17 yang dikembangkan Pakistan dan China. “Pertemuan ini menegaskan pada langkah-langkah implementatif guna meningkatkan kerja sama yang konkret, khususnya di bidang Angkatan Udara dan kolaborasi industri dirgantara nasional,” tulis siaran pers Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI.
Working Group untuk Kerja Sama Angkatan Udara
Indonesia dan Pakistan juga sepakat mendorong pembentukan working group bersama sebagai instrumen percepatan realisasi kerja sama. Langkah ini diharapkan memperkuat koordinasi dan mempercepat implementasi proyek-proyek kolaboratif di bidang pertahanan.
Perluasan Cakupan Kemitraan
Biro Informasi Kemhan RI menulis, kedua negara tidak hanya memperdalam kolaborasi yang telah berjalan. Mereka juga memperluas cakupan kemitraan ke lintas matra, pertahanan siber, dan kecerdasan buatan. Kerja sama ini juga mencakup industri strategis sebagai langkah adaptif menghadapi dinamika peperangan modern dan menjaga stabilitas kawasan.
Diplomasi Militer dan Hubungan Military-to-Military
Pada kesempatan yang sama, Panglima TNI menekankan pentingnya kerja sama dan dialog sebagai wujud diplomasi militer antarnegara sahabat. “Panglima TNI menilai hubungan military-to-military antara Indonesia dan Pakistan telah terjalin dengan baik, khususnya antara Angkatan Udara kedua negara,” tulis Pusat Penerangan TNI.
Penutup
Pertemuan Menhan Sjafrie dengan KSAU Pakistan menegaskan bahwa kerja sama angkatan udara menjadi fondasi penting dalam hubungan strategis kedua negara. Inisiatif ini diharapkan meningkatkan kapabilitas militer sekaligus memperkuat kolaborasi industri dirgantara nasional.
Jangan lewatkan berita seputar kerja sama bilateral Indonesia dengan Pakistan, diplomasi pertahanan, inovasi industri militer, serta informasi terbaru tentang ekonomi, teknologi, pendidikan, dan pariwisata di PakistanIndonesia.com.