Banjir Bandang Terjang Wisata Guci Tegal, Kolam Air Panas Rusak Parah

Bandang Wisata Guci Tegal
Banjir bandang menerjang kawasan wisata Guci, Tegal, setelah hujan deras mengguyur wilayah hulu, menyebabkan fasilitas pemandian air panas rusak dan aktivitas wisata dihentikan sementara. Sumber gambar: ANTARA/HO-Oky Lukmansyah
Table of Contents

Banjir bandang kembali menerjang kawasan wisata pemandian air panas Guci, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Peristiwa ini terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah hulu Gunung Slamet sehingga debit Sungai Gung meningkat tajam dan meluap ke area wisata.

Arus deras membawa material lumpur, batu, dan kayu yang menghantam fasilitas utama wisata Guci. Sejumlah kolam air panas, jembatan, serta pipa distribusi air panas dilaporkan rusak akibat terjangan banjir bandang tersebut.

Kronologi Banjir Bandang Guci

Banjir Bandang Guci Terjadi Usai Hujan Lebat

Banjir bandang di kawasan wisata Guci terjadi pada Sabtu sore setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah pegunungan di Kabupaten Tegal. Luapan Sungai Gung mengalir deras menuju kawasan wisata dan merendam sejumlah titik pemandian air panas .

Menurut laporan media, arus air datang secara tiba-tiba dan membawa material alam dari hulu sungai. Kondisi ini menyebabkan pengelola dan pengunjung sempat panik sebelum akhirnya area wisata dikosongkan untuk menghindari risiko korban jiwa .

Dampak Kerusakan di Kawasan Wisata

Fasilitas Wisata Rusak Akibat Banjir Bandang Guci

Dampak banjir bandang Guci cukup signifikan. Kolam air panas Pancuran 13 dilaporkan rusak berat akibat terjangan arus dan material lumpur. Selain itu, jembatan kecil di kawasan wisata juga hanyut terbawa banjir .

Sejumlah pipa distribusi air panas yang menyuplai vila dan penginapan di sekitar Guci ikut terdampak. Akibatnya, pasokan air panas sempat terhenti dan aktivitas wisata dihentikan sementara demi keselamatan pengunjung.

Respons BPBD dan BNPB

Penanganan Darurat Pasca Bencana

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal bersama BNPB langsung melakukan penanganan darurat setelah banjir surut. Petugas melakukan pembersihan material lumpur serta pendataan kerusakan fasilitas wisata .

BNPB juga mengeluarkan peringatan kepada masyarakat dan wisatawan agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca di wilayah pegunungan masih berpotensi hujan lebat.

Status Korban dan Aktivitas Wisata

Tidak Ada Korban Jiwa

Hingga laporan terakhir, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa banjir bandang Guci. Seluruh pengunjung berhasil dievakuasi dari kawasan wisata saat kejadian berlangsung .

Namun demikian, kawasan wisata Guci ditutup sementara hingga proses pembersihan dan perbaikan fasilitas selesai dilakukan. Pemerintah daerah berharap kawasan ini dapat kembali dibuka secara bertahap setelah dinyatakan aman.

Dampak terhadap Pariwisata Lokal

Banjir bandang Guci berpotensi memengaruhi sektor pariwisata lokal, terutama menjelang musim liburan. Guci dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan Jawa Tengah dengan daya tarik utama pemandian air panas alami.

Pemerintah daerah dan pengelola wisata diharapkan dapat mempercepat perbaikan fasilitas agar aktivitas pariwisata dan ekonomi masyarakat sekitar dapat segera pulih.

Peristiwa banjir bandang Guci Tegal menjadi pengingat pentingnya mitigasi bencana di kawasan wisata alam, khususnya yang berada di daerah aliran sungai dan pegunungan. Kesiapsiagaan dan sistem peringatan dini menjadi kunci untuk meminimalkan risiko bencana serupa.

Ikuti terus berita terkini dan informasi penting lainnya seputar bencana alam, pariwisata, dan isu daerah hanya di PakistanIndonesia.com. Jangan lewatkan update terbaru agar Anda selalu waspada dan terinformasi.

Last Updated: 21 December 2025, 19:22

Bagikan:

Search

Berita Lainnya

Ayo Menelusuri