Danantara Jadi Pemegang Saham GoTo demi Kesejahteraan Pengemudi Ojol

danantara pemegang saham goto
Foto: MetroTV News
Table of Contents

CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani, mengungkapkan pihaknya telah masuk sebagai pemegang saham di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) sejak beberapa waktu lalu. Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan para pengemudi ojek online (ojol), seperti diberitakan MetroTV News.

“GoTo, kita sudah masuk sebetulnya. Sudah mulai masuk,” ujar Rosan di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Program Peningkatan Kesejahteraan Ojol

Rosan menjelaskan bahwa peningkatan kesejahteraan tersebut diwujudkan melalui sejumlah program, seperti pemberian BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Selain itu, terdapat juga Bantuan Hari Raya (BHR) yang nilainya lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

Dampak terhadap Kinerja Perusahaan

Selain itu, Rosan juga menyinggung kinerja Tokopedia yang sebelumnya merugi, namun kini mulai mencatatkan keuntungan. Ia menilai perbaikan kinerja tersebut tidak lepas dari dukungan Danantara.

“Selama ini kan selalu rugi, baru tahun ini kuartal ini mulai untung. Kemudian pada saat BHR kemarin, itu juga dari kami yang bicara agar BHR atau THR-nya dilipatgandakan,” jelasnya.

Transformasi Kebijakan dan Pembiayaan

Terkait waktu masuknya Danantara ke GoTo, Rosan memberi isyarat bahwa hal itu terjadi saat mulai ada perubahan kebijakan yang berpihak pada pengemudi.

“Perubahan itu mulai terjadi di Januari. Itu saja kodenya,” katanya.

Meski demikian, Rosan belum mengungkapkan besaran kepemilikan saham Danantara di GoTo karena prosesnya masih berlangsung secara bertahap.

“Masih berlanjut, bertahap,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rosan menyebut iuran BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan bagi para pengemudi ditanggung oleh perusahaan. Pendanaan tersebut berasal dari realokasi anggaran pemasaran yang sebelumnya digunakan untuk strategi “bakar uang” antar aplikator.

“Dulu perusahaan ojol saling marketing, burning cash ratusan juta dolar. Sekarang kita ajak untuk tidak lagi bakar uang, tapi dialihkan untuk kepentingan pengemudi. Alhamdulillah, karena yang bicara kami, didengar,” kata Rosan.

Penutup

Langkah Danantara sebagai pemegang saham GoTo dinilai membawa arah baru dalam penguatan ekosistem digital di Indonesia. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan pengemudi ojek online melalui program perlindungan sosial dan dukungan yang lebih berkelanjutan.

Jangan lewatkan berita lainnya seputar nasional, internasional, ekonomi, politik, pendidikan, kesehatan, religi, pariwisata, teknologi, olahraga, blog, dan seni budaya hanya di PakistanIndonesia.com.

Last Updated: 7 May 2026, 07:30

Bagikan:

Search

Berita Lainnya

Ayo Menelusuri