Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) resmi mengesahkan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Keputusan ini diambil dalam rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Pengesahan dilakukan setelah DPR menyetujui laporan hasil uji kelayakan dan kepatutan dari Komisi XI DPR RI.
Penetapan tersebut langsung menarik perhatian publik. Jabatan Deputi Gubernur BI dinilai strategis karena berperan menjaga stabilitas moneter, mengendalikan inflasi, dan menopang sistem keuangan nasional. Latar belakang Thomas Djiwandono juga menjadi sorotan karena rekam jejaknya di pemerintahan.
DPR Tetapkan Thomas Djiwandono Deputi BI
Keputusan Rapat Paripurna DPR
Rapat Paripurna DPR RI menetapkan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI setelah pimpinan rapat meminta persetujuan seluruh anggota dewan yang hadir. Seluruh fraksi di DPR menyatakan persetujuan sehingga keputusan tersebut diambil secara musyawarah mufakat tanpa adanya catatan penolakan.
Pimpinan DPR menyampaikan bahwa pengesahan ini merupakan bagian dari kewenangan konstitusional DPR dalam mengisi jabatan strategis di lembaga negara. Proses penetapan dinilai telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur mekanisme pengangkatan pimpinan Bank Indonesia.
Proses Uji Kelayakan dan Kepatutan
Sebelum disahkan dalam rapat paripurna, Thomas Djiwandono telah menjalani uji kelayakan dan kepatutan yang digelar oleh Komisi XI DPR RI. Dalam forum tersebut, Thomas memaparkan pandangannya terkait tantangan perekonomian nasional, dinamika ekonomi global, serta strategi Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar dan inflasi.
Komisi XI DPR RI menilai Thomas memiliki pemahaman yang memadai mengenai kebijakan moneter dan koordinasi lintas lembaga. Atas dasar itu, Komisi XI merekomendasikan namanya untuk disetujui dalam rapat paripurna DPR RI.
Dampak Penunjukan bagi Bank Indonesia
Penguatan Sinergi Kebijakan Moneter dan Fiskal
DPR RI menilai kehadiran Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI dapat memperkuat sinergi antara kebijakan moneter yang dijalankan Bank Indonesia dan kebijakan fiskal pemerintah. Koordinasi tersebut dinilai penting untuk merespons ketidakpastian ekonomi global, menjaga stabilitas makroekonomi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Sinergi kebijakan moneter dan fiskal juga diharapkan mampu memperkuat kepercayaan pelaku usaha dan investor terhadap perekonomian Indonesia, terutama dalam menghadapi tekanan eksternal seperti fluktuasi nilai tukar dan gejolak pasar keuangan global.
Sorotan Publik terhadap Independensi BI
Meski telah disahkan, penunjukan Thomas Djiwandono tetap memunculkan beragam tanggapan dari publik dan pengamat ekonomi. Sebagian pihak menyoroti pentingnya menjaga independensi Bank Indonesia sebagai bank sentral yang bebas dari pengaruh politik dalam menjalankan tugas dan kewenangannya.
Di sisi lain, DPR dan pihak Bank Indonesia menegaskan bahwa mekanisme kerja, tata kelola, serta kerangka hukum yang berlaku tetap menjadi landasan utama dalam setiap pengambilan kebijakan. Dengan demikian, independensi BI diharapkan tetap terjaga meskipun terjadi pergantian atau penambahan pejabat di jajaran pimpinan.
Profil Singkat Thomas Djiwandono
Thomas Djiwandono dikenal sebagai sosok yang memiliki pengalaman panjang di bidang ekonomi dan pemerintahan. Ia pernah menduduki sejumlah posisi strategis yang berkaitan langsung dengan perumusan dan pelaksanaan kebijakan ekonomi nasional.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu pertimbangan DPR dalam menyetujui penunjukannya sebagai Deputi Gubernur BI. Dalam masa jabatannya ke depan, Thomas diharapkan mampu berkontribusi dalam menjaga stabilitas moneter serta memperkuat peran Bank Indonesia di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks.
Pengesahan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia menandai babak baru dalam kepemimpinan bank sentral. Keputusan ini membawa harapan agar Bank Indonesia tetap konsisten menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus responsif terhadap dinamika global.
Ikuti terus perkembangan isu ekonomi, kebijakan moneter, dan dinamika politik nasional lainnya hanya di PakistanIndonesia.com. Jangan lewatkan artikel-artikel terbaru kami yang menyajikan informasi aktual, mendalam, dan terpercaya untuk memperkaya wawasan Anda.




