Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri bersama stakeholder terkait akan mengevaluasi pemberlakuan one way nasional di KM 70 Tol Jakarta-Cikampek hingga KM 414 Kalikangkung, Semarang, seperti diberitakan MetroTV News. Rekayasa lalu lintas tersebut berpotensi akan dihentikan.
“One way nasional yang dibuka pada tanggal 18 Maret, besok pagi (Sabtu, 21 Maret 2026) akan kami evaluasi,” kata Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Agus Suryonugroho.
Evaluasi ini dilakukan karena pergerakan lalu lintas mulai landai saat ini. Sebelumnya, volume kendaraan mengalami peningkatan pada Rabu, 18 Maret 2026.
Proses Evaluasi One Way Nasional
Menurut Irjen Agus Suryonugroho, apabila tidak ada tanda-tanda kenaikan arus lalu lintas, one way nasional berpotensi dihentikan. Hal ini didasarkan pada hasil traffic counting di jalan tol yang menunjukkan angka rendah.
“Kami lakukan kolaborasi dengan stakeholder, baik Pak Menteri Perhubungan, Dirut Jasa Marga, termasuk kami akan melapor kepada Bapak Kapolri. Mungkin one way arus mudik akan kami cabut. Jamnya kapan nanti akan kami sampaikan,” ungkap Agus.
Pemberlakuan One Way Nasional
Diketahui, one way nasional resmi diberlakukan di Tol Trans Jawa pada Rabu, 18 Maret 2026. Pemberlakuannya dimulai dari KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama, Jawa Barat, hingga KM 414 di Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan bahwa pemberlakuan rekayasa lalu lintas ini merupakan bentuk dari kehadiran negara guna memastikan memberikan layanan terbaik untuk masyarakat yang akan melakukan mudik. Dia menjelaskan bahwa rekayasa itu sebetulnya sudah dilakukan sejak Selasa, 17 Maret 2026. Namun, pemberlakuan bersifat sepenggal, yaitu dari KM 70 hingga ke KM 263, Tol Trans Jawa. Pemberlakuan one way diperluas ke jarak yang lebih jauh. Hal ini dilakukan karena volume kendaraan pemudik yang menggunakan Tol Trans Jawa ke arah Jawa Tengah sudah meningkat.
Penutup
Evaluasi ini menjadi langkah penting untuk menjaga kelancaran arus mudik sekaligus memastikan keselamatan seluruh pengguna tol. Keputusan mengenai pencabutan atau kelanjutan one way nasional akan diumumkan setelah seluruh data traffic counting selesai dianalisis.
Jangan lewatkan berita lainnya seputar nasional, internasional, ekonomi, politik, pendidikan, kesehatan, religi, pariwisata, teknologi, dan seni budaya hanya di PakistanIndonesia.com.