Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah Didorong, Peran Ayah dalam Pendidikan

Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah
Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) dan Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak (GEMAR) menjadi upaya memperkuat keterlibatan ayah dalam mendukung pendidikan serta tumbuh kembang anak.
Table of Contents

Untuk memperkuat peran ayah dalam pendidikan anak, pemerintah daerah di berbagai wilayah mulai mengintensifkan pelaksanaan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) dan Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak (GEMAR). Kedua program tersebut mendorong para ayah hadir pada momen penting di sekolah. Kehadiran itu diharapkan mampu membangun kedekatan emosional sekaligus memberikan dukungan moral kepada anak.

Di Jawa Tengah, pemerintah provinsi mengajak para ayah menyukseskan GAMAS melalui kebijakan yang memberikan fleksibilitas waktu kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki anak usia sekolah. Langkah tersebut memungkinkan para ayah mengantar anak pada hari pertama tahun ajaran 2026/2027 tanpa mengganggu pelayanan publik.

Pemerintah Daerah Perkuat Pelaksanaan GEMAR dan GAMAS

Sebagai tindak lanjut Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah Nomor S/400.13.26/207/2026, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melaksanakan GAMAS dan Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah (GEMAR). Kebijakan ini diharapkan mendorong keterlibatan ayah secara berkelanjutan. Dengan demikian, kehadiran ayah tidak hanya terjadi pada hari pertama sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari budaya pengasuhan.

Di Kota Tangerang, pemerintah juga menerbitkan Surat Edaran Nomor 15310 Tahun 2026 sebagai tindak lanjut kebijakan nasional. ASN laki-laki yang memiliki anak usia sekolah diimbau mengantar anak pada hari pertama sekolah. Langkah tersebut juga bertujuan memperkuat komunikasi antara keluarga dan pihak sekolah.

Tujuan Gerakan Ayah Mengantar

Program GAMAS dan GEMAR memiliki sejumlah tujuan utama, yaitu:

  • Meningkatkan keterlibatan ayah dalam pendidikan anak.
  • Memperkuat ikatan emosional antara ayah dan anak.
  • Menumbuhkan motivasi belajar sejak hari pertama sekolah.
  • Mendorong kolaborasi antara keluarga dan sekolah.
  • Membentuk budaya pengasuhan yang lebih aktif dan seimbang.

Implementasi GAMAS di Berbagai Daerah Perkuat Peran Ayah

Pelaksanaan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) mulai diterapkan di berbagai daerah. Program ini bertujuan meningkatkan keterlibatan ayah dalam pendidikan anak. Dukungan langsung dari orang tua dinilai mampu membangun rasa percaya diri sekaligus membantu anak beradaptasi dengan lingkungan belajar baru.

Di Kota Pontianak, para ayah diimbau mengantar anak ke sekolah pada hari pertama tahun ajaran baru 2026/2027. Menurut Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak, kehadiran ayah menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan emosional keluarga. Kehadiran tersebut juga dapat menumbuhkan semangat belajar anak sejak awal masuk sekolah.

Berbagai daerah lain turut menjalankan program serupa melalui kebijakan masing-masing. GAMAS dan GEMAR dipandang sebagai langkah untuk mendorong ayah lebih aktif mendampingi pendidikan anak. Tanggung jawab pendidikan pun diharapkan tidak hanya dibebankan kepada sekolah atau ibu.

Dampak Positif Gerakan Ayah Mengantar bagi Anak dan Keluarga

Program GAMAS dan GEMAR memberikan sejumlah dampak positif dalam hubungan keluarga dan pendidikan anak, antara lain:

  • Meningkatkan kedekatan emosional ayah dan anak melalui kehadiran langsung dalam momen penting pendidikan.
  • Membangun rasa percaya diri anak ketika memulai perjalanan sekolah atau menghadapi lingkungan baru.
  • Memperkuat komunikasi keluarga dan sekolah melalui keterlibatan orang tua secara aktif.
  • Mendorong pola pengasuhan kolaboratif antara ayah dan ibu.
  • Meningkatkan perhatian ayah terhadap perkembangan akademik anak melalui keterlibatan dalam kegiatan sekolah.

Kehadiran ayah dalam kegiatan pendidikan tidak hanya menjadi simbol dukungan. Peran tersebut juga menjadi bentuk nyata perhatian terhadap tumbuh kembang anak. Melalui GEMAR, para ayah didorong mengambil rapor secara langsung. Mereka juga diharapkan berdiskusi dengan guru mengenai perkembangan dan capaian belajar anak.

GAMAS dan GEMAR Bangun Budaya Pengasuhan Aktif

GAMAS dan Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak (GEMAR) menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun budaya pengasuhan yang lebih aktif. Peran ayah dinilai penting dalam membentuk karakter, motivasi belajar, dan perkembangan sosial anak.

Sebagai bentuk dukungan, berbagai pemerintah daerah menerbitkan surat edaran terkait pelaksanaan program tersebut. Salah satunya Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya yang mengajak para ayah mengantar anak pada hari pertama sekolah. Langkah tersebut bertujuan memperkuat ketahanan keluarga sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Di Jawa Barat, pemerintah provinsi juga menetapkan kebijakan mengenai Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah/Madrasah (GEMAR) dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah/Madrasah (GAMAS) melalui surat edaran resmi. Aturan tersebut menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dan lembaga pendidikan untuk meningkatkan partisipasi ayah dalam mendukung pendidikan anak.

Melalui GAMAS dan GEMAR, pemerintah berharap para ayah semakin aktif mendampingi pendidikan anak. Keterlibatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Sebaliknya, kehadiran ayah diharapkan menjadi budaya yang memperkuat hubungan keluarga sekaligus mendukung tumbuh kembang anak.

Ikuti terus informasi terbaru seputar pendidikan, kebijakan publik, dan berbagai program sosial lainnya hanya di PakistanIndonesia.com.. Temukan juga artikel menarik lainnya yang membahas perkembangan pendidikan Indonesia, inovasi keluarga, serta berbagai gerakan inspiratif dari berbagai daerah.

Last Updated: 13 July 2026, 14:30

Bagikan:

Search

Berita Lainnya

Ayo Menelusuri