IHSG Dibuka Zona Hijau, Pasar Saham Indonesia Naik 1,09 Persen

IHSG Dibuka Zona Hijau, Pasar Saham Indonesia Naik 1,09 Persen
IHSG Dibuka Zona Hijau, Pasar Saham Indonesia Naik 1,09 Persen

Bagikan

IHSG dibuka zona hijau pada awal perdagangan Kamis (11/9/2025), mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 1,09 persen. Indeks Harga Saham Gabungan naik 83,666 poin ke posisi 7.782,673.

Sementara itu, data pra-perdagangan (preopening) juga sudah menunjukkan arah positif, dengan IHSG bertambah 82,164 poin atau 1,07 persen ke 7.781,171. Dilansir dari KumparanBisnis, pembukaan perdagangan hari ini menjadi sinyal optimisme pasar modal Indonesia.

Tren Positif Sejak Preopening

Sinyal penguatan sebenarnya sudah terlihat sejak sesi pra-pembukaan. Investor mulai aktif melakukan aksi beli di saham-saham unggulan, terutama pada sektor perbankan, energi, dan telekomunikasi. Kenaikan yang konsisten dari preopening hingga pembukaan resmi memperlihatkan bahwa pelaku pasar percaya diri terhadap prospek ekonomi dalam negeri.

Rupiah Ikut Menguat

Selain IHSG, rupiah pun bergerak positif di awal perdagangan. Mata uang Garuda tercatat menguat tipis 0,07 persen terhadap dolar Amerika Serikat, berada di kisaran Rp16.469 per USD. Penguatan ini menjadi salah satu faktor pendukung mengapa IHSG dibuka zona hijau, karena kestabilan kurs memberi ruang lebih luas bagi arus modal asing masuk ke pasar saham domestik.

Dukungan Bursa Asia

Kondisi bursa Asia turut memengaruhi sentimen. Beberapa indeks utama di kawasan menunjukkan penguatan, misalnya Nikkei 225 yang naik 0,88 persen. Walaupun ada bursa lain seperti Hang Seng Hong Kong yang bergerak negatif, tren positif di Jepang dan Korea Selatan cukup memberikan dorongan bagi investor di Indonesia.

Faktor Pendorong IHSG

Kenaikan IHSG didorong oleh kombinasi faktor domestik dan global. Dari dalam negeri, kepercayaan terhadap stabilitas ekonomi serta ekspektasi laporan kinerja emiten kuartal ketiga membuat pelaku pasar optimis. Dari luar negeri, adanya tanda perlambatan inflasi Amerika Serikat dan sikap hati-hati The Fed membuat investor berani masuk ke aset berisiko, termasuk saham Indonesia.

Saham Unggulan Jadi Incaran

Sejumlah saham big caps menjadi motor penggerak IHSG dibuka zona hijau hari ini. Saham perbankan besar seperti BBRI dan BBCA mencatat lonjakan transaksi sejak awal. Di sektor energi, saham pertambangan batu bara dan nikel juga mengalami penguatan seiring naiknya harga komoditas global.

Risiko Tetap Ada

Meski pembukaan perdagangan penuh optimisme, potensi volatilitas masih membayangi. Faktor eksternal seperti harga minyak dunia, tensi geopolitik, hingga kebijakan moneter global dapat sewaktu-waktu menekan pasar. Investor disarankan tetap waspada dan cermat memilih saham dengan fundamental kuat.

Peluang bagi Investor Lokal

IHSG dibuka zona hijau memberi peluang bagi investor ritel dalam negeri untuk memanfaatkan momentum. Saham-saham dengan valuasi menarik dan prospek pertumbuhan stabil bisa menjadi incaran. Sektor konsumer dan teknologi juga berpotensi mencatat penguatan dalam beberapa sesi perdagangan ke depan.

Kesimpulan

Dengan IHSG dibuka zona hijau naik 1,09 persen ke level 7.782,673, pasar saham Indonesia menunjukkan optimisme tinggi. Rupiah yang ikut menguat dan sentimen positif dari bursa Asia menambah dorongan bagi pelaku pasar. Meski risiko global tetap perlu diperhatikan, momentum ini memberi sinyal kuat bahwa investor menaruh kepercayaan pada perekonomian Indonesia.

Simak berita menarik lainnya hanya di Pakistan Indonesia.

Referensi

Ayo Menelusuri