Indonesia-Jerman Bahas Perluasan Penempatan PMI di Sektor Baru

penempatan pmi
Foto: Antara News
Table of Contents

Pemerintah Indonesia dan Jerman mulai menjajaki perluasan sektor penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) di luar bidang kesehatan. Hal ini dilakukan seiring tingginya kebutuhan tenaga kerja terampil di pasar kerja Jerman, seperti diberitakan Antara News.

Pembahasan tersebut mengemuka dalam pertemuan Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani dengan Director General GIZ (Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit) International Services, Andrea von Rauch, di Kantor Kementerian P2MI.

“Pertemuan tadi membahas penguatan kerja sama Indonesia dan Jerman terkait penempatan pekerja migran Indonesia,” kata Christina.

Selain mengevaluasi pelaksanaan Program Triple Win, kedua pihak juga membahas peluang diversifikasi sektor penempatan serta menjajaki bidang-bidang baru. Bidang-bidang tersebut berpotensi menjadi tujuan penempatan tenaga kerja Indonesia di Jerman.

Apresiasi Kemitraan Indonesia-Jerman dan Perluasan Penempatan PMI

Christina menyampaikan apresiasi atas kemitraan yang selama ini terjalin antara Indonesia dan Jerman. Khususnya melalui Program Triple Win yang menjadi salah satu jalur penempatan tenaga kesehatan Indonesia ke Jerman secara aman, legal, dan etikal.

Menurut dia, perluasan sektor penempatan menjadi langkah penting untuk membuka peluang yang lebih luas bagi PMI. Hal ini terutama bagi PMI yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan pasar kerja internasional.

“Diversifikasi sektor penempatan penting dilakukan untuk membuka lebih banyak peluang bagi pekerja migran Indonesia yang memiliki keterampilan dan kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja internasional, termasuk Jerman,” kata Christina.

SMK Go Global, Tantangan Bahasa, dan Penguatan Kolaborasi

Dalam pertemuan tersebut, Christina juga menyinggung peluang keterlibatan GIZ dalam mendukung Program SMK Go Global. Program ini dirancang untuk mempersiapkan lulusan pendidikan vokasi agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja luar negeri.

Menurut dia, dukungan mitra internasional akan berperan penting dalam meningkatkan kualitas pelatihan dan sertifikasi. Selain itu, dukungan tersebut juga memperkuat konektivitas lulusan dengan dunia kerja global.

“Keterlibatan berbagai mitra internasional penting untuk memperkuat kualitas pelatihan, sertifikasi, serta konektivitas dengan dunia kerja global,” ujarnya.

Christina menambahkan bahwa salah satu tantangan utama dalam penempatan tenaga kerja Indonesia ke Jerman adalah pemenuhan standar kemampuan bahasa yang berbeda pada setiap profesi. Ia menjelaskan bahwa tenaga kesehatan umumnya diwajibkan memiliki kemampuan bahasa Jerman hingga level B2. Sementara itu, sektor lain seperti perhotelan dan berbagai bidang jasa memiliki persyaratan bahasa yang relatif lebih fleksibel.

Karena itu, Indonesia dan Jerman perlu terus memperkuat koordinasi. Hal ini dilakukan guna mengidentifikasi sektor-sektor yang memiliki prospek paling besar untuk dikembangkan dalam waktu dekat.

“Pertemuan antara Kementerian P2MI dan GIZ International Services menjadi langkah awal memperluas ruang kolaborasi Indonesia-Jerman dalam pengembangan tenaga kerja terampil, sekaligus membuka peluang penempatan yang lebih beragam bagi pekerja migran Indonesia di masa mendatang,” demikian kata Wamen P2MI tersebut.

Penutup

Perluasan kerja sama antara Indonesia dan Jerman dalam sektor penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) menunjukkan komitmen kedua negara dalam memperkuat hubungan ketenagakerjaan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pasar kerja global. Upaya diversifikasi sektor penempatan juga menjadi langkah strategis untuk membuka peluang kerja yang lebih luas bagi tenaga kerja Indonesia di berbagai bidang. Selain itu, peningkatan kualitas pelatihan dan sertifikasi diharapkan mampu memperkuat daya saing PMI di tingkat internasional.

Jangan lewatkan berita lainnya seputar kerja sama internasional, kerja sama ekonomi, kerja sama politik, kerja sama pendidikan, kerja sama teknologi, kerja sama pariwisata, kerja sama seni budaya, kerja sama kesehatan, kerja sama otomotif, dan kerja sama religi hanya di PakistanIndonesia.com.

Last Updated: 21 June 2026, 08:00

Bagikan:

Search

Berita Lainnya

Ayo Menelusuri