May Day 2026: RSU Pekerja Perkuat Layanan Kesehatan

layanan kesehatan
Foto: Istimewa
Table of Contents

Memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2026, Rumah Sakit Umum (RSU) Pekerja memperkuat pelayanannya dengan menghadirkan layanan cuci darah (hemodialisa), seperti diberitakan MetroTV News. Layanan ini mulai beroperasi dan melayani pekerja di kawasan industri sebagai pasien pertama pada Jumat, 1 Mei 2026.

Direktur PT KBN Graha Medika, Achmad Mawardi, selaku perwakilan pemegang saham, menyampaikan bahwa RSU Pekerja selama ini telah dikenal sebagai rumah sakit bagi pekerja di kawasan industri. Rumah sakit tersebut memberikan layanan kesehatan terintegrasi. Layanannya mencakup pelayanan umum, kegawatdaruratan, hingga penanganan penyakit kronis yang membutuhkan perawatan berkelanjutan.

Penambahan Layanan Cuci Darah di RSU Pekerja

“Tahun ini, kami berfokus menambah pelayanan cuci darah untuk membantu masyarakat sekitar yang membutuhkan,” kata Achmad dalam keterangannya, Jumat, 1 Mei 2026.

Lebih lanjut, ia mengatakan pengembangan layanan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat peran rumah sakit. Langkah tersebut dilakukan untuk menjawab kebutuhan pekerja di kawasan industri.

“Penambahan layanan hemodialisa ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat kualitas layanan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat sekitarnya,” ujar Achmad.

Komitmen RSU Pekerja dan BPJS Kesehatan

Sementara itu, Direktur RSU Pekerja, dr. Iswanto, menjelaskan bahwa penambahan layanan ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang bersama BPJS Kesehatan. Komitmen tersebut dilakukan untuk menghadirkan layanan yang lebih komprehensif dan terjangkau. Ia mengaku ingin RSU Pekerja menjadi rumah sakit rujukan bagi pekerja, khususnya di kawasan industri.

“Layanan hemodialisa ini kami hadirkan untuk memastikan pasien mendapatkan perawatan yang berkesinambungan tanpa harus meninggalkan lingkungan kerja mereka,” ujar Iswanto.

Menurutnya, pendekatan layanan yang dekat dengan aktivitas pekerja menjadi kunci untuk meningkatkan kepatuhan terapi serta kualitas hidup pasien. Hal itu terutama penting bagi penderita penyakit kronis seperti gagal ginjal. Saat ini, sudah banyak pasien yang mengantre untuk layanan cuci darah karena akses rumah sakit dekat dengan jalan raya dan dilintasi jalur JakLingko.

Hari Buruh dan Pentingnya Kesehatan Pekerja

Momentum Hari Buruh menjadi pengingat bahwa kesehatan pekerja merupakan hak fundamental yang harus dimiliki para pekerja. Kesehatan pekerja juga menjadi fondasi utama produktivitas ekonomi. Masih banyak pekerja yang hak kesehatannya terabaikan. Contohnya, pekerja yang terkena penyakit akibat kerja (PAK) masih belum mendapatkan pelayanan yang seharusnya.

“Sebagai bagian dari ekosistem kawasan industri, RSU Pekerja berkomitmen untuk mendukung terciptanya tenaga kerja yang sehat, produktif, dan berdaya saing melalui layanan kesehatan yang profesional,” ungkap Iswanto.

Penutup

Kehadiran layanan hemodialisa di RSU Pekerja pada May Day 2026 menjadi bukti komitmen memperkuat akses layanan kesehatan bagi pekerja. Langkah ini diharapkan membantu pasien penyakit kronis. Mereka tetap bisa mendapat perawatan berkelanjutan tanpa meninggalkan pekerjaan. Inovasi ini juga memperkuat peran rumah sakit. RSU Pekerja ikut mendukung produktivitas dan kesejahteraan tenaga kerja di kawasan industri.

Jangan lewatkan berita lainnya seputar kesehatan, nasional, internasional, ekonomi, politik, pendidikan, religi, olahraga, pariwisata, teknologi, dan seni budaya hanya di PakistanIndonesia.com.

Last Updated: 2 May 2026, 09:16

Bagikan:

Search

Berita Lainnya

Ayo Menelusuri