Mendag Pastikan Penyesuaian HET Minyakita Tak Terkait Implementasi B50

het minyakita
Foto: Antara News
Table of Contents

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso memastikan bahwa rencana penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita tidak berkaitan dengan implementasi program biodiesel B50, seperti diberitakan Antara News.

‎“Gak ada sama sekali,” kata Mendag di Jakarta, Minggu.

Menurutnya penyesuaian tersebut murni didorong oleh faktor kenaikan harga bahan baku crude palm oil (CPO) dan biaya produksi yang memengaruhi perhitungan keekonomian produk minyak goreng rakyat tersebut. Selain itu, penyesuaian dilakukan mengingat HET Minyakita tak berubah sejak tahun 2024.

“Ini kan faktor karena harga CPO naik, biaya produksi naik. Jadi kami kan harus menyesuaikan semua,” katanya.

Penyesuaian HET Minyakita Masih Dibahas Pemerintah

‎Ia menambahkan, pemerintah saat ini masih dalam tahap pembahasan terkait penyesuaian tersebut.

“Lagi kita bahas sekarang,” kata Budi.

Di sisi lain, Mendag memastikan kondisi harga dan pasokan Minyakita secara nasional masih terkendali. Ia menyebut harga Minyakita saat ini berada di kisaran Rp15.800 per liter, bahkan lebih rendah dibandingkan sebelumnya.

“Padahal sebelumnya Rp15.900-an, berarti malah bagus,” ungkapnya.

Harga Minyakita di Papua Lebih Tinggi karena Distribusi

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat beberapa wilayah dengan harga yang relatif lebih tinggi, seperti di Papua, karena faktor distribusi.

“Memang ada daerah tertentu yang agak mahal misalnya kayak di Papua. Karena faktor distribusi. Nah kami sudah minta ke Bulog untuk mendistribusikan ke Papua,” jelasnya.

Sementara itu, dari sisi pasokan, Mendag memastikan tidak ada kendala yang berarti.

‎“Gak ada masalah pasokan,” pungkasnya.

Program B50 Resmi Berlaku Mulai 1 Juli 2026

‎Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan Indonesia akan memberlakukan kebijakan Biodiesel 50 (B50) atau campuran minyak kelapa sawit (crude palm oil) sebesar 50 persen terhadap solar, untuk menghemat subsidi senilai Rp48 triliun.

“Sebagai bagian dari upaya kemandirian energi dan efisiensi energi, pemerintah menerapkan kebijakan B50. Ini mulai berlaku 1 Juli 2026,” ujar Airlangga dalam konferensi pers terkait kebijakan-kebijakan pemerintah dalam menyikapi kondisi geopolitik global.

Penutup

Pemerintah memastikan penyesuaian HET Minyakita dilakukan berdasarkan kondisi pasar dan kenaikan biaya produksi. Stabilitas harga serta ketersediaan pasokan tetap menjadi perhatian utama agar kebutuhan masyarakat terpenuhi. Masyarakat diimbau mengikuti informasi resmi terkait kebijakan harga minyak goreng agar tidak terpengaruh isu yang menyesatkan.

Jangan lewatkan berita lainnya seputar ekonomi, nasional, internasional, politik, pendidikan, kesehatan, religi, olahraga, pariwisata, teknologi, dan seni budaya hanya di PakistanIndonesia.com.

Last Updated: 4 May 2026, 07:00

Bagikan:

Search

Berita Lainnya

Ayo Menelusuri