Majelis Ulama Indonesia (MUI) resmi mengukuhkan jajaran pengurus masa khidmat 2025-2030 dalam acara khidmat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu. Pengukuhan tersebut disaksikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto serta puluhan ribu jamaah dari berbagai daerah.
Prosesi pengukuhan menandai awal pengabdian baru MUI secara resmi dan penuh tanggung jawab. Lembaga ini akan menjalankan peran keulamaan, kepemimpinan, kebangsaan, dan kemasyarakatan di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks bagi masyarakat.
Pengukuhan Pengurus MUI 2025-2030
Pengukuhan pengurus berlandaskan Surat Keputusan Nomor Kep-1/DP-MUI/XI/2025 yang ditandatangani Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar dan Sekretaris Jenderal MUI Amirsyah Tambunan. Keputusan tersebut merupakan hasil Musyawarah Nasional (Munas) ke-11 MUI Tahun 2025, sebagaimana dilaporkan media Kabarin. Amirsyah Tambunan menyatakan, “Hasil Musyawarah Nasional ke-11 MUI Tahun 2025 sebagaimana terlampir dalam susunan keputusan dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keputusan ini.”
Struktur Kepengurusan MUI dan Dewan Pertimbangan
KH Anwar Iskandar kembali dipercaya sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, didampingi empat Wakil Ketua Umum: Cholil Nafis, Anwar Abbas, dan Marsyudi Syuhud. Kepengurusan juga melibatkan ketua, sekretaris, dan bendahara dari berbagai latar belakang keulamaan, akademisi, dan tokoh nasional. Majelis Ulama Indonesia juga menetapkan Dewan Pertimbangan yang diisi tokoh-tokoh nasional seperti Nasaruddin Umar, Jimly Asshiddiqie, Hamdan Zoelva, Afifuddin Muhajir, dan Tamsil Linrung sebagai penopang arah kebijakan keumatan dan kebangsaan.
Kehadiran Presiden Prabowo
Presiden Prabowo Subianto tiba di Masjid Istiqlal sekitar pukul 10.00 WIB, didampingi anggota Kabinet Merah Putih seperti Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Menteri Agama Nasaruddin Umar juga hadir mendampingi Presiden. Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo langsung menghampiri jajaran pimpinan MUI dan menyalami mereka satu per satu. Di barisan depan tampak Ketua MPR RI Ahmad Muzani. Kehadiran Presiden menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan.
Antusiasme Jamaah
Acara ini dihadiri lebih dari 58.000 jamaah dari berbagai organisasi kemasyarakatan Islam. Jamaah telah memadati kompleks Masjid Istiqlal sejak pagi hari, bahkan sebagian hadir sejak subuh. Jamaah yang didominasi busana serba putih memenuhi ruang utama hingga lantai empat dan lima, mencerminkan besarnya antusiasme umat terhadap konsolidasi kepemimpinan ulama nasional.
Penutup
Dengan kepengurusan yang baru, MUI siap menjalankan fungsi strategisnya dalam membimbing umat dan menjaga persatuan bangsa di tengah dinamika global. Kolaborasi antara Majelis Ulama Indonesia dan pemerintah diharapkan terus berjalan untuk kemajuan bangsa.
Jangan lewatkan berita terbaru seputar keagamaan, nasional, politik, pendidikan, sosial, seni budaya, dan kerja sama antarumat di PakistanIndonesia.com.