Pakai Kartu JakLingko Hitam Bisa Lebih Hemat Ongkos Transportasi

kartu jaklingko hitam
Foto: Antara News
Table of Contents

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaludin mengatakan masyarakat dapat memanfaatkan kartu uang elektronik JakLingko Card berwarna hitam untuk menghemat biaya transportasi di tengah rencana penyesuaian tarif Transjabodetabek. Kartu tersebut mendukung skema tarif integrasi antarmoda dengan biaya maksimum Rp10 ribu, seperti diberitakan Antara News.

“Kartu tersebut dipergunakan untuk mengakses layanan integrasi multi moda. Transjakarta, MRT dan LRT DKI Jakarta dengan tarif maksimum Rp10 ribu,” ujar Budi.

Kartu JakLingko Hitam Mudahkan Perjalanan Antarmoda

Adapun kartu JakLingko berwarna hitam memungkinkan pengguna berpindah dengan mudah antarmoda transportasi. Moda yang dapat diakses meliputi Moda Raya Terpadu (MRT), Lintas Rel Terpadu (LRT), Transjakarta, dan Commuterline. Diketahui, kartu ini terintegrasi dengan aplikasi JakLingko. Bila kartu hilang, saldo kartu dipastikan tetap ada di aplikasi JakLingko.

Selain itu, pada fase Account Based Ticketing (ABT), kartu transportasi mampu mengenali profil masing-masing pengguna. Dengan demikian, kartu tersebut dapat mendukung penerapan kebijakan insentif tarif apabila nantinya diberlakukan bagi pengguna tertentu, seperti lansia, anak sekolah, dan kelompok lainnya.

Selain kartu tersebut, masyarakat juga dapat membeli kartu uang elektronik JakLingko berwarna biru. Kartu tersebut diterbitkan oleh lima bank, yakni BCA, Mandiri, BNI, Bank Jakarta, dan BRI. Budi menjelaskan, kartu tersebut bisa dibeli di mesin penjual otomatis atau vending machine yang tersedia di halte Transjakarta dan stasiun MRT serta LRT.

“Kartu ini bisa digunakan naik Tj Rp5 ribu maksimal selama tiga jam perjalanan. Tidak ada syarat. Warga non-Jakarta juga boleh memiliki kartu tersebut,” jelas Budi.

Dishub DKI Perluas Tarif Integrasi Transjabodetabek

Sebelumnya, Budi juga sempat memaparkan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah menanggapi rencana penyesuaian tarif layanan Transjabodetabek. Pihaknya, kata dia, akan melakukan beberapa cara untuk tetap menarik minat masyarakat, khususnya warga daerah penyangga agar beralih menggunakan transportasi umum.

Salah satunya, yaitu dengan melakukan sosialisasi yang komprehensif terhadap urgensi penyesuaian tarif kepada masyarakat dengan melibatkan unsur pemangku kepentingan. Selain itu, pihaknya juga akan memperluas skema tarif integrasi.

“Seperti tarif maksimum Rp10.000 dalam 3 jam yang diakses melalui aplikasi JakLingko agar mencakup seluruh rute Transjabodetabek,” kata Budi.

Dia menyebutkan tarif integrasi Rp10 ribu merupakan skema biaya maksimum yang dikenakan saat masyarakat menggunakan lebih dari satu moda transportasi umum. Moda yang dimaksud antara lain kombinasi Transjakarta, MRT, dan LRT dalam satu perjalanan berkelanjutan. Namun, dia menjelaskan, skema tersebut hanya dapat dimanfaatkan oleh pengguna melalui aplikasi JakLingko.

Penutup

Kartu JakLingko hitam dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin menghemat biaya transportasi melalui skema tarif integrasi antarmoda. Selain memudahkan perpindahan antarmoda transportasi umum, kartu ini juga terhubung dengan aplikasi JakLingko yang memberikan kemudahan tambahan bagi pengguna.

Jangan lewatkan berita lainnya seputar nasional, internasional, ekonomi, politik, pendidikan, kesehatan, religi, pariwisata, teknologi, olahraga, blog, dan seni budaya hanya di PakistanIndonesia.com.

Last Updated: 10 June 2026, 07:30

Bagikan:

Search

Berita Lainnya

Ayo Menelusuri