Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia (LBBP RI) untuk Republik Islam Pakistan, Letjen TNI (Purn) Chandra Warsenanto Sukotjo. Pertemuan berlangsung di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (24/2).
Pertemuan ini digelar untuk meningkatkan sinergi antara Indonesia dan Pakistan dalam kerja sama pendidikan militer. Agenda ini juga bertujuan meningkatkan koordinasi kedua negara di bidang pelatihan militer. Selain itu, kegiatan ini bertujuan memperkuat diplomasi militer kedua negara. Pusat Penerangan TNI menulis, dalam kesempatan tersebut juga dibahas pelatihan lanjutan bagi Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD, sebagaimana dilaporkan oleh Indonesia Defense.
Pelatihan Lanjutan Kopassus
“(Dalam pertemuan) dibahas juga pelatihan lanjutan untuk Kopassus, Sus Danyon (kursus komandan batalion) dan Sus Danki (kursus komandan kompi),” tulis Puspen TNI, Rabu (25/2).
Diplomasi Militer dan Kerja Sama Teknologi
Dubes RI untuk Pakistan memperkenalkan keunggulan produk militer Pakistan. Ia juga membuka peluang kerja sama pengembangan teknologi militer kelas medium antara Pakistan dan Indonesia. Lewat pertemuan ini, TNI menegaskan komitmen dalam menghadapi tantangan keamanan global yang semakin kompleks, sejalan dengan peran TNI sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan internasional.
Kehadiran Pejabat TNI Senior
Panglima TNI didampingi Asisten Operasi Panglima TNI Letjen Bobby Rinal Makmun dan Asisten Intelijen Panglima TNI Mayjen Rio Firdianto. Selain itu, hadir juga Perwira Tinggi Staf Ahli (Sahli) TK III Bidang Sosbudkum HAM dan Narkoba Mayjen TNI Agus Isrok serta Kepala Pusat Kerja Sama Internasional (Kapuskersin) TNI Laksma Donny Suharto. Kehadiran mereka menegaskan koordinasi tingkat tinggi dalam kerja sama bilateral.
Penutup
Kunjungan Dubes RI untuk Pakistan ke Panglima TNI menegaskan pentingnya kerja sama militer. Pertemuan ini juga menyoroti pelatihan lanjutan Kopassus sebagai bagian dari diplomasi pertahanan kedua negara. Hubungan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas TNI dalam menghadapi tantangan keamanan internasional yang semakin kompleks.
Jangan lewatkan berita lainnya seputar nasional, kerja sama militer, pelatihan lanjutan Kopassus, diplomasi pertahanan, teknologi militer, pendidikan militer, strategi keamanan, latihan gabungan, kapasitas pasukan, operasi khusus, pertukaran personel, inovasi pertahanan, dan manajemen risiko di PakistanIndonesia.com.