Super Garuda Shield 2025 resmi digelar pada Agustus ini dengan melibatkan ribuan personel dari berbagai negara. Indonesia kembali menjadi tuan rumah latihan militer multinasional terbesar di kawasan, menegaskan posisinya sebagai salah satu kekuatan pertahanan yang disegani di Asia Tenggara.
Latihan ini tidak hanya memperkuat kerja sama militer, tetapi juga memperlihatkan kesiapan Indonesia menghadapi tantangan keamanan global yang semakin kompleks.
Sejarah Super Garuda Shield
Super Garuda Shield merupakan latihan militer tahunan yang pertama kali digagas oleh Indonesia dan Amerika Serikat. Seiring waktu, latihan ini berkembang menjadi ajang multinasional yang diikuti oleh banyak negara sahabat.
Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah peserta terus meningkat. Kehadiran negara-negara besar di latihan ini menegaskan pentingnya kawasan Indo-Pasifik dalam dinamika geopolitik dunia.
Peserta Latihan Tahun Ini
Super Garuda Shield 2025 melibatkan ribuan prajurit dari berbagai negara. Selain Indonesia dan Amerika Serikat, beberapa negara yang ikut serta antara lain:
Jepang
Korea Selatan
Australia
Filipina
Singapura
Inggris
Kanada
Dengan adanya partisipasi dari negara-negara tersebut, latihan ini tidak hanya sebatas penguatan militer, tetapi juga simbol solidaritas dan kerja sama internasional dalam menjaga stabilitas regional.
Fokus Latihan Super Garuda Shield 2025
Latihan tahun ini menekankan pada beberapa skenario penting, di antaranya:
Operasi Amfibi – simulasi pendaratan pasukan di wilayah pesisir.
Manuver Gabungan – kerja sama antarangkatan darat, laut, dan udara.
Operasi Penanggulangan Terorisme – mengantisipasi ancaman non-konvensional.
Respon Bencana – simulasi bantuan kemanusiaan ketika terjadi bencana alam besar.
Dengan skenario tersebut, latihan ini tidak hanya fokus pada aspek tempur, tetapi juga pada peran militer dalam mendukung kemanusiaan.
Pesan Indonesia untuk Dunia
Melalui Super Garuda Shield 2025, Indonesia mengirimkan pesan penting bahwa pertahanan tidak bisa berdiri sendiri. Kolaborasi antarnegara adalah kunci menghadapi berbagai ancaman di masa depan.
Selain itu, Indonesia juga menunjukkan kemampuannya sebagai tuan rumah latihan berskala internasional. Infrastruktur, kesiapan pasukan, dan dukungan logistik menjadi bukti bahwa Indonesia mampu memimpin agenda besar di kawasan.
Dampak bagi Pertahanan Indonesia
Bagi Indonesia, keikutsertaan dalam Super Garuda Shield memberikan sejumlah keuntungan strategis:
Peningkatan Kapabilitas – prajurit TNI mendapatkan pengalaman berharga dalam latihan bersama pasukan asing.
Transfer Ilmu dan Teknologi – kesempatan belajar strategi tempur modern dan penggunaan alutsista canggih.
Jaringan Pertahanan Regional – mempererat hubungan bilateral dan multilateral dengan negara sahabat.
Hal ini sejalan dengan visi Indonesia dalam membangun postur pertahanan yang tangguh dan modern.
Reaksi Publik dan Analis
Publik Indonesia menyambut positif pelaksanaan latihan ini. Banyak yang melihat Super Garuda Shield sebagai bukti nyata bahwa Indonesia dihormati di kancah internasional.
Sementara itu, analis pertahanan menilai latihan ini penting untuk meningkatkan interoperabilitas antarangkatan. Mereka menekankan bahwa di tengah dinamika geopolitik kawasan, Indonesia harus terus memperkuat kerja sama pertahanan tanpa kehilangan prinsip politik bebas aktif.
Kesimpulan
Super Garuda Shield 2025 bukan sekadar latihan militer biasa. Lebih dari itu, ini adalah simbol persatuan, kesiapan, dan komitmen Indonesia bersama negara sahabat dalam menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.
Dengan keterlibatan banyak negara dan fokus latihan yang luas, Indonesia berhasil menunjukkan diri sebagai aktor penting dalam percaturan geopolitik dunia.
Simak berita menarik lainnya hanya di Pakistan Indonesia.