Cara atasi efek gas air mata bukanlah dengan menggunakan odol, melainkan dengan langkah pertolongan pertama yang aman sesuai arahan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Gas air mata kerap digunakan aparat keamanan untuk mengurai massa dalam situasi demonstrasi atau kerumunan. Zat kimia di dalamnya, biasanya berbahan aktif seperti CS (chlorobenzylidene malononitrile) atau CN (chloroacetophenone), dapat memicu reaksi iritasi pada mata, kulit, hingga saluran pernapasan.