Presiden Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri India Narendra Modi secara resmi menandai dimulainya proyek konservasi Candi Prambanan saat mengunjungi Kompleks Candi Prambanan di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Peresmian tersebut menjadi tonggak baru kerja sama budaya Indonesia dan India dalam menjaga salah satu situs warisan dunia yang diakui UNESCO. (Sekretariat Kabinet RI, 2026)
Kunjungan kedua pemimpin negara tidak hanya menjadi agenda kenegaraan, tetapi juga menunjukkan komitmen bersama untuk melestarikan warisan sejarah yang memiliki nilai budaya tinggi. Proyek konservasi tersebut merupakan tindak lanjut dari kesepakatan bilateral kedua negara yang diwujudkan melalui penandatanganan Letter of Intent mengenai konservasi Kompleks Candi Prambanan. (Sekretariat Kabinet RI, 2026)
Konservasi Prambanan Menjadi Simbol Persahabatan Indonesia dan India
Kompleks Candi Prambanan merupakan candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-9 dan telah ditetapkan sebagai UNESCO World Heritage Site sejak 1991. Status tersebut menjadikan Prambanan sebagai salah satu warisan budaya paling penting di Asia Tenggara sekaligus destinasi wisata sejarah yang dikenal di tingkat internasional. (Sekretariat Kabinet RI, 2026)
Kunjungan Prabowo dan Modi menjadi simbol hubungan erat Indonesia dan India dalam menjaga warisan budaya yang memiliki nilai sejarah lintas peradaban. Kedua negara berkomitmen mengembangkan kerja sama konservasi melalui penelitian, pertukaran keahlian, serta penerapan metode pelestarian yang sesuai dengan standar internasional agar keaslian kompleks candi tetap terjaga. (Sekretariat Kabinet RI, 2026)
Tujuan Kerja Sama Konservasi Candi Prambanan
Program konservasi dilaksanakan untuk mendukung beberapa tujuan utama, yaitu:
- Melestarikan Kompleks Candi Prambanan sebagai warisan budaya dunia.
- Memperkuat kerja sama kebudayaan antara Indonesia dan India.
- Meningkatkan kapasitas konservator melalui pertukaran keahlian.
- Menerapkan metode konservasi berbasis riset dan standar internasasional.
- Menjaga daya tarik Candi Prambanan sebagai destinasi wisata budaya kelas dunia.
Prabowo dan Narendra Modi Tegaskan Komitmen Melestarikan Warisan Dunia
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pelestarian Candi Prambanan merupakan bentuk penghormatan terhadap sejarah dan identitas budaya yang telah diwariskan selama berabad-abad. Perdana Menteri Narendra Modi juga menyampaikan bahwa Prambanan menjadi simbol kuat hubungan peradaban Indonesia dan India yang telah terjalin sejak masa lampau. Kedua pemimpin berharap kerja sama ini mampu memperkuat hubungan bilateral sekaligus menjaga salah satu warisan budaya terpenting di kawasan Asia. (Sekretariat Kabinet RI, 2026)
Kolaborasi konservasi tersebut tidak hanya berfokus pada pemugaran bangunan bersejarah, tetapi juga mencakup pengembangan kapasitas sumber daya manusia, penelitian arkeologi, dokumentasi, hingga pertukaran pengalaman di bidang pelestarian cagar budaya. Melalui kerja sama tersebut, Indonesia dan India berupaya memastikan Candi Prambanan tetap lestari dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang. (Sekretariat Kabinet RI, 2026)
Restorasi Candi Prambanan Ditargetkan Rampung pada 2029
Program konservasi Candi Prambanan akan dilaksanakan secara bertahap dengan target penyelesaian pada 2029. Proyek tersebut mencakup upaya restorasi ratusan Candi Perwara yang mengelilingi candi utama melalui pendekatan ilmiah, mulai dari dokumentasi, penelitian arkeologi, pemetaan struktur, hingga rekonstruksi sesuai kaidah pelestarian cagar budaya. Seluruh proses dirancang untuk menjaga keaslian nilai sejarah sekaligus mempertahankan karakter arsitektur asli Kompleks Candi Prambanan. (ANTARA, 2026; Sekretariat Kabinet RI, 2026)
Pelaksanaan konservasi juga melibatkan kolaborasi antara pemerintah Indonesia dan India melalui pertukaran pengetahuan, teknologi, serta pengalaman dalam pemugaran situs bersejarah. Kerja sama tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas konservator sekaligus memperkuat hubungan budaya kedua negara dalam jangka panjang. (Sekretariat Kabinet RI, 2026)
Fokus Program Konservasi Candi Prambanan
Program konservasi akan difokuskan pada beberapa aspek berikut:
- Restorasi bertahap ratusan Candi Perwara di Kompleks Candi Prambanan.
- Penelitian arkeologi dan dokumentasi kondisi bangunan.
- Penerapan metode konservasi sesuai standar internasional.
- Pertukaran keahlian antara konservator Indonesia dan India.
- Penguatan pelestarian Candi Prambanan sebagai situs Warisan Dunia UNESCO.
Kolaborasi Indonesia dan India Perkuat Diplomasi Budaya
Kerja sama konservasi Candi Prambanan menjadi salah satu bentuk nyata diplomasi budaya antara Indonesia dan India. Kedua negara memiliki hubungan sejarah yang panjang sejak masuknya pengaruh peradaban Hindu-Buddha ke Nusantara, sehingga proyek ini diharapkan mampu mempererat hubungan bilateral melalui pelestarian warisan budaya yang memiliki nilai universal. (Sekretariat Kabinet RI, 2026)
Selain menjaga kelestarian bangunan bersejarah, kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya tarik Candi Prambanan sebagai destinasi wisata budaya kelas dunia. Keberhasilan proyek konservasi juga berpotensi memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata, pendidikan, penelitian, serta perekonomian masyarakat di sekitar kawasan Prambanan.
Kunjungan Prabowo dan Modi Menjadi Tonggak Baru Pelestarian Warisan Dunia
Kunjungan Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Narendra Modi ke Kompleks Candi Prambanan menjadi simbol dimulainya babak baru pelestarian salah satu warisan budaya terbesar di Indonesia. Komitmen kedua pemimpin menunjukkan bahwa pelestarian cagar budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab nasional. Upaya tersebut juga membutuhkan kolaborasi internasional agar nilai sejarahnya tetap terjaga untuk generasi mendatang (Sekretariat Kabinet RI, 2026).
Melalui proyek konservasi ini, Indonesia dan India berharap Candi Prambanan tetap menjadi pusat pembelajaran sejarah, kebudayaan, dan peradaban dunia. Kerja sama tersebut juga memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang berkomitmen menjaga warisan budaya dunia. Komitmen itu diwujudkan melalui kolaborasi lintas negara (ANTARA, 2026; Sekretariat Kabinet RI, 2026).
Dimulainya konservasi Candi Prambanan menandai komitmen kuat Indonesia dan India dalam menjaga salah satu situs warisan dunia yang bernilai sejarah tinggi. Proyek ini ditargetkan rampung pada 2029. Program tersebut diharapkan mampu melestarikan ratusan Candi Perwara sekaligus memperkuat hubungan bilateral melalui kerja sama di bidang kebudayaan dan pelestarian cagar budaya (ANTARA, 2026; Sekretariat Kabinet RI, 2026).
Ikuti terus informasi terbaru seputar warisan budaya, pariwisata, dan kebijakan pelestarian situs bersejarah hanya di PakistanIndonesia.com. Temukan juga berbagai artikel menarik lainnya mengenai sejarah Indonesia, diplomasi budaya, dan perkembangan destinasi wisata yang menjadi kebanggaan bangsa.
Referensi