Konsul Jenderal Republik Indonesia di Jeddah Yusron B. Ambary memberi imbauan untuk calon jemaah haji Indonesia, yang baru tiba di Madinah. Mereka diminta menjaga kesehatan serta mematuhi seluruh aturan di Arab Saudi, selama menjalankan ibadah haji, seperti diberitakan MetroTV News. Imbauan itu disampaikan dia usai menyambut kedatangan calon jamaah haji kloter pertama berasal dari Yogyakarta yang tiba di Bandara Madinah, Rabu.
“Alhamdulillah, jamaah mendarat dan langsung menuju hotel yang lokasinya sangat dekat dengan Masjid Nabawi, tepatnya di kawasan Taiba Front. Tinggal menyeberang langsung ke masjid,” ujar Yusron.
Ia mengaku selama tiga tahun pengalaman dalam penyelenggaraan haji, baru kali ini mendapati jamaah Indonesia mendapatkan akomodasi yang dekat dengan Masjid Nabawi. Ia juga menyoroti banyaknya jemaah lanjut usia dalam kloter tersebut. Sehingga, Yusron menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik mengingat rangkaian ibadah haji masih panjang. Ia mengingatkan jamaah untuk menjaga pola makan dan minum secara cukup selama berada di Tanah Suci. Selain itu, jamaah juga dianjurkan mengonsumsi vitamin jika diperlukan guna menjaga stamina.
“Jangan memaksakan diri beribadah jika kondisi tubuh tidak fit. Puncak haji masih lebih dari satu bulan ke depan. Kita berharap jamaah tetap sehat saat memasuki fase puncak,” katanya.
Layanan Kesehatan Jemaah Haji Siaga 24 Jam
Sebelumnya, Kementerian Haji dan Umrah memastikan layanan kesehatan bagi calon jamaah haji seperti Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) tersedia selama musim haji. Selain itu, sistem rujukan dengan rumah sakit di Arab Saudi juga diperkuat dan beroperasi 24 jam.
“KKHI dua puluh empat jam tiap hari, ya,” ujar Kasi Kesehatan Daerah Kerja Madinah Enny Nuryanti.
Ia mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kondisi kesehatan jamaah. Hal ini penting terutama di tengah potensi cuaca ekstrem yang dapat memengaruhi daya tahan tubuh selama menjalankan ibadah. Ia memastikan tenaga medis selalu tersedia dan siaga dalam menangani berbagai keluhan kesehatan jamaah. KKHI Madinah didukung oleh tim yang terdiri atas dokter umum dan spesialis, perawat, apoteker, tenaga laboratorium, radiografer, hingga ahli sanitasi. Dari sisi fasilitas, KKHI telah dilengkapi dengan ambulans dan ruang perawatan yang menyediakan tempat tidur pasien. Selain itu, tersedia pula peralatan medis seperti radiologi rontgen, USG, serta apotek untuk menunjang pelayanan kesehatan secara menyeluruh.
Penutup
Imbauan untuk menjaga kesehatan dan mematuhi aturan menjadi hal yang sangat penting bagi seluruh calon jemaah haji selama berada di Madinah. Dengan kondisi fisik yang tetap terjaga, jamaah dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan lebih khusyuk dan nyaman. Dukungan fasilitas serta layanan kesehatan yang siaga 24 jam juga menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran ibadah di Tanah Suci.
Jangan lewatkan berita lainnya seputar religi, nasional, olahraga, seni budaya, pariwisata, ekonomi, politik, kesehatan, pendidikan, teknologi, dan internasional hanya di PakistanIndonesia.com.