Indonesia dan Thailand Perbarui Kerja Sama di Bidang Ekonomi Kreatif

kerja sama ekonomi kreatif
Foto: Antara News
Table of Contents

Perwakilan pemerintah Republik Indonesia (RI) dan pemerintah Thailand menyepakati perlunya pembaruan kerja sama kedua negara di bidang ekonomi kreatif. Kesepakatan ini diumumkan dalam pertemuan di Jakarta, Jumat (13/2). Tujuannya adalah memperbarui nota kesepahaman kerja sama industri kreatif yang ditandatangani pada 2019 dan berakhir pada 2025. Pembaruan ini dimaksudkan agar lebih relevan dengan perkembangan industri saat ini.

Menurut siaran pers Kementerian Ekonomi Kreatif RI, lingkup nota kesepahaman mencakup pertukaran kebijakan, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, dan pemanfaatan teknologi digital. Kedua negara menilai pentingnya pembaruan dan penguatan implementasi kerja sama. Hal ini agar kerja sama lebih adaptif terhadap kebutuhan industri saat ini.

Lingkup Kerja Sama Ekonomi Kreatif

Thailand sebagai Mitra Strategis

Direktur Kajian dan Manajemen Strategis Kementerian Ekonomi Kreatif, Agus Syarip Hidayat, menyampaikan bahwa Thailand merupakan salah satu mitra strategis Indonesia dalam pengembangan ekonomi kreatif. Menurut data Badan Koordinasi Penanaman Modal RI yang diolah oleh Pusat Data dan Informasi Kementerian Ekonomi Kreatif, nilai perdagangan Indonesia dengan Thailand di sektor ekonomi kreatif, yang mencakup produk kuliner, penerbitan, kriya, dan fesyen, selama Januari-November 2025 mencapai 1,54 miliar dolar AS, seperti dilaporkan Antara News.

“Thailand merupakan salah satu tujuan utama ekspor produk ekonomi kreatif Indonesia. Hal ini menunjukkan besarnya potensi kerja sama kedua negara,” kata Agus. “Kami melihat momentum ini sebagai peluang untuk memperbarui dan mengalibrasi kembali kolaborasi agar tercipta kemitraan yang lebih kuat, sekaligus mempererat hubungan antarnegara dan masyarakat,” ia menambahkan.

Penguatan Ekosistem Kreatif

Agus menekankan bahwa usaha ekonomi kreatif Indonesia bertumpu pada kekayaan budaya dan potensi daerah. “Kami mendorong penguatan ekosistem kreatif melalui pendekatan kolaborasi hexahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, media, dan lembaga pembiayaan. Dengan model ini, kami ingin menjadikan ekonomi kreatif sebagai mesin pertumbuhan baru yang tumbuh dari daerah dan berdampak secara nasional,” ia menjelaskan.

Strategi dan Implementasi Kerja Sama Ekonomi Kreatif

Deputy Chief of Mission Kedutaan Besar Kerajaan Thailand di Jakarta, Hathaichanok Frumau, menyampaikan sektor ekonomi kreatif sangat strategis bagi pertumbuhan ekonomi. “Ekonomi kreatif merupakan sektor penting bagi pertumbuhan ekonomi kami. Untuk mencapai kemitraan strategis yang lebih kuat, kerja sama antara Thailand dan Indonesia perlu diperbarui dan diaktifkan kembali sesuai perkembangan industri saat ini,” katanya. “Kami berharap dapat mempercepat implementasi kerja sama serta memperluas kolaborasi agar kedua negara dapat menjadi pemain global dalam ekonomi kreatif,” ia menambahkan.

Peluang Kolaborasi Konkret

Pertemuan perwakilan pemerintah RI dan Thailand membahas partisipasi Indonesia dalam ajang Grand Halal Bangkok. Mereka juga membahas kerja sama perfilman melalui Thai-Indonesian Film Festival. Pertemuan tersebut turut menyoroti kolaborasi industri gim melalui Gamescom Asia x Thailand Game Show.

Indonesia juga mengundang Thailand ke World Conference on Creative Economy (WCCE) tahun ini. Ajang itu bertujuan mempromosikan ekonomi kreatif sebagai pendorong pembangunan berkelanjutan. Delegasi Thailand menekankan peningkatan kerja sama investasi. Mereka juga mendorong pengembangan industri konten digital dan gim. Selain itu, mereka ingin memperkuat posisi kedua negara sebagai pemain global di bidang ekonomi kreatif.

Penutup

Pembaruan kerja sama ekonomi kreatif Indonesia-Thailand diharapkan memperkuat kolaborasi industri kreatif dan memperluas peluang perdagangan bilateral. Kerja sama ini juga menjadi langkah strategis untuk mempererat hubungan antarnegara dan masyarakat.

Jangan lewatkan berita seputar ekonomi kreatif, perdagangan internasional, investasi, budaya, teknologi digital, inovasi, industri kreatif, kolaborasi, dan kerja sama bilateral lainnya di PakistanIndonesia.com.

Last Updated: 15 February 2026, 15:56

Bagikan:

Search

Berita Lainnya

Ayo Menelusuri